home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Penyebab yang Bisa Bikin Wanita Punya Kumis Tebal Seperti Pria

5 Penyebab yang Bisa Bikin Wanita Punya Kumis Tebal Seperti Pria

Secara umum, faktor keturunan dan hormon merupakan penyebab utama seorang wanita bisa punya kumis tebal. Meski terbilang normal, pertumbuhan rambut yang berlebihan pada wanita bisa jadi sebuah tanda bahwa ada gangguan medis yang sedang dialaminya. Lantas, gangguan apa saja? Cari tahu jawabannya di sini.

Penyebab wanita punya kumis tebal

Ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan seorang wanita memiliki kumis tebal layaknya pria. Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan seorang wanita bisa punya kumis tebal:

1. Hirsutisme

Hirsutisme adalah sebuah kondisi ketika rambut wanita tumbuh secara berlebihan, paling sering di area dagu atau di atas bibir. Dalam beberapa kasus, pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan juga dapat meluas ke bagian tubuh lainnya seperti cambang, dada, dan punggung.

Bila dibandingkan dengan bulu-bulu halus pada umumnya, hirutisme mengakibatkan pertumbuhan rambut jadi lebih kaku, kasar, dan berwana gelap. Namun secara umum, ketebalan rambut yang tumbuh pada wanita sangat ditentukan oleh faktor genetik atau turunan dari orang tua.

2. Hiperplasia adrenal kogenital

Hiperplasia adrenal kogenital adalah kelainan bawaan lahir yang disebabkan karena produksi hormon kortisol dan aldosterone sangat berlebihan, sedikit, atau tidak ada sama sekali.

Seseorang yang punya penyakit ini akan mengalami gangguan pada metabolisme, daya tahan tubuh, hormon reproduksi, dan tekanan darah. Tak hanya itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan tumbuh kumis tebal pada wanita. Bahkan, pertumbuhan rambut juga bisa terjadi di area lainnya.

3. Sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik adalah penyebab paling umum mengapa seseorang wanita bisa memiliki kumis tebal. Kondisi ini terjadi ketika kadar hormon estrogen dan hormon progesteron pada wanita tidak smimbang.

Akibatnya, seorang wanita lebih mungkin untuk mengalami menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebih, jerawat, dan obesitas. Jika tidak diobati, lama-lama kondisi ini juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, seperti diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit jantung.

4. Sindrom Cushing

Sindrom Cushing terjadi ketika kelenjar adrenal menghasilkan hormon kortisol yang tidak normal. Hormon kortisol yang tak terkendali dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem tubuh lainnya, seperti kenaikan gula darah, penumpukkan lemak di sekitar pinggang dan punggung atas, siklus menstruasi tidak teratur, serta pertumbuhan rambut wajah dan tubuh yang lebih tebal dari biasanya.

5. Tumor

Pembentukan tumor di kelenjar adrenal atau ovarium dapat merangsang kelebihan produksi hormon testosteron pada wanita. Nah, hal inilah yang bisa jadi penyebab wanita punya kumis tebal. American Academy of Family Physicians menyarankan untuk setiap wanita yang tiba-tiba mengalami pertumbuhan rambut berlebihan di area wajah, menstruasi tidak teratur, dan suara menjadi lebih berat, segera berkonsultasi ke dokter.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada banyak kemungkinan yang bisa jadi penyebab seorang wanita memiliki kumis tebal. Jadi, untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, segeralah melakukan konsultasi ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Excessive or Unwanted Hair in Women – https://medlineplus.gov/ency/article/007622.htm diakses pada 7 Desember 2018

Understanding Excessive Hair – https://www.healthline.com/health/excessive-or-unwanted-hair-in-women diakses pada 7 Desember 2018

What Causes Lip Hair Growth? – https://www.livestrong.com/article/147064-what-causes-lip-hair-growth/ diakses pada 7 Desember 2018

 

 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 22/09/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x