Sebenarnya, Perlukah Pakai Asam Lemak Esensial untuk Merawat Wajah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kulit membutuhkan berbagai nutrisi agar selalu sehat dan bersinar. Ini bisa didapat dari makanan, minuman, atau produk perawatan yang Anda gunakan. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan adalah asam lemak esensial, seperti omega 3 dan omega 6. Namun, apakah perlu menggunakan asam lemak ini untuk wajah? Yuk, simak penjelasannya pada ulasan berikut ini.

Fungsi asam lemak esensial untuk kulit wajah Anda

minyak almond oil
Sumber: Cure Joy

Asam lemak esensial (essential fatty acid/EFA) adalah asam lemak yang tidak dapat diproduksi tubuh dan harus dipasok dari luar.

Asam lemak esensial terdiri dari asam lemak tak jenuh ganda omega 3 dan omega 6. Asam lemak ini didapat dari makanan, seperti ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Selain makanan, ternyata asam lemak esensial juga tersedia dalam bentuk minyak, yang juga terkandung pada beberapa produk perawatan kulit.

Pada kulit, asam lemak esensial memiliki peran penting, yakni mencegah terjadinya TEWL (Transepidermal Water Loss), yakni hilangnya air yang mengalir dari dalam tubuh melalui epidermis (lapisan kulit luar).

Selain itu, asam lemak esensial juga memiliki senyawa aktif yang bersifat antimikroba dan antiperadangan.

Studi yang dilakukan Oregon State University juga mengamati peran asam lemak esensial untuk kesehatan wajah.

Asam lemak omega 3 dan diketahui dapat memberikan perlindungan pada kulit dari kerusakan dan penuaan yang disebabkan oleh sinar matahari.

Selain itu, asam lemak esensial juga mengurangi munculnya reaksi kulit sensitif dan gejala peradangan akibat penyakit kulit.

Perlukah pakai asam lemak esensial untuk wajah?

aturan pakai face oil

Menggunakan asam lemak esensial memang bisa menjaga tampilan kulit tetap sehat.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua orang perlu menambahkan asam lemak esensial dalam perawatan kulitnya. Pasalnya, nutrisi ini bisa didapat dengan mudah dari makanan.

Sebagian besar asam lemak esensial pada minyak tertentu belum diuji efektivitasnya untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Untuk tahu lebih jauh, Anda bisa konsultasi pada dokter kulit.

Ini berbeda kasus pada orang yang kekurangan EFA. Kondisi mengarah pada kondisi kulit kering, meradang, dan rentan berkomedo. Untungnya, kondisi kulit ini jarang terjadi.

Selain perawatan kulit umum, dokter mungkin merekomendasikan penggunaan asam lemak esensial dokter untuk mengurangi timbulnya gejala.

Perawatan ini akan jadi lebih efektif bila disertai dengan pengobatan dokter dan gaya hidup yang sehat.

Dari mana asam lemak esensial bisa didapat?

Pada makanan Anda bisa mendapatkan asam lemak esensial ini dari ikan salmon, sarden, kembung, kacang kenari, kedelai, biji rami, dan telur yang diperkaya dengan omega 3.

Makanan ini bisa Anda olah menjadi berbagai menu sesuai keinginan. Ingat, cara memasaknya harus benar supaya nutrisinya tidak rusak.

Jika tertarik mendapatkan manfaat asam lemak esensial untuk wajah, Anda bisa memilih beberapa minyak esensial, seperti:

Sebelum menggunakan minyak yang asam lemak esensial ini, amannya lakukan uji sensitivitas terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya reaksi alergi parah setelah digunakan.

Caranya, teteskan sedikit minyak tersebut ke kulit tangan. Kemudian, diamkan dalam satu jam untuk melihat reaksinya.

Jika muncul sensasi menyengat, gatal, dan kemerahan, sebaiknya segera cuci muka anda dengan air mengalir dan urungkan niat Anda untuk memakai minyak dengan asam lemak esensial ini pada kulit wajah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya untuk Penyakit Kulit dengan Sinar UV

Pengobatan penyakit kulit dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan fototerapi atau terapi cahaya. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Ragam Penyebab Eksim Beserta Faktor Pemicu Kekambuhannya

Eksim membuat kulit memerah, kasar, pecah-pecah, terasa amat gatal, dan sangat kering. Apa sebenarnya penyebab eksim alias dermatitis atopik?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ciri kulit sensitif termasuk ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit atau produk wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Kecantikan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Terlepas manfaatnya bagi tubuh, romaterapi ternyata menyimpan efek buruk yang dapat merugikan kesehatan. Simak efek samping aromaterapi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
komplikasi dermatitis

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
dermatitis numularis

Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
dermatitis atopik eksim

Dermatitis Atopik (Eksim)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit