7 Cara Mudah Mengatasi Kulit yang Terbakar Matahari

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/09/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Musim liburan tiba, dan tujuan mana lagi yang paling menarik hati untuk bersantai sejenak dan menikmati cerahnya matahari? Tentu saja pantai. Liburan musim panas memang mengasyikkan. Hangat terik matahari membuat kita kembali bersemangat untuk beraktivitas di luar ruangan, seperti berenang, berselancar, atau bersepeda keliling kota, setelah berbulan-bulan dilanda hujan tiada henti. Namun, ada satu hal yang tidak bisa terelakkan. Berlama-lama di bawah sinar matahari bisa menyebabkan kulit terbakar sehingga terasa gatal bahkan perih dan warna kulit berubah kemerahan.

Untungnya, ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah untuk mengobati sunburn alias kulit yang terbakar matahari.

1. Air dingin

Pada dasarnya, sunburn adalah peradangan kulit. Peradangan biasanya menyebabkan sensasi panas yang dapat dilawan dengan kompres air dingin. Salah satu cara terbaik dan tercepat untuk meringankan sunburn adalah dengan berendam, tidak masalah jika Anda sedang berada di luar, misalnya di pantai dekat laut, sungai, atau danau. Berendamlah dalam air setiap beberapa menit sekali untuk mencegah sunburn semakin parah. Tetapi, hati-hati dengan air kolam renang. Klorin yang terkandung dalam air kolam renang dapat mengiritasi kulit yang radang.

2. Baking soda & oatmeal

Saat berendam di rumah, tambahkan beberapa sendok baking soda ke dalam bathtub. Tambahkan pula secangkir oatmeal untuk membantu kulit mendapatkan kembali kelembapan alaminya dan meringankan iritasi.

Jangan gosok kulit Anda, baik saat mandi atau setelahnya. Tepuk-tepuk tubuh Anda dengan handuk lembut untuk mengeringkan tubuh.

3. Teh chamomile

Teh chamomile tidak hanya berguna untuk merelaksasi pikiran Anda saat stres melanda, namun juga baik untuk mengobati kulit yang terbakar. Seduh teh seperti biasanya dan biarkan dingin sejenak. Setelah itu, rendam kain lap bersih dalam teh dan kompres area kulit yang terbakar.

4. Cuka

Efektivitas cuka sebagai obat penawar sunburn masih simpang siur. Beberapa orang berpendapat bahwa menuangkan satu setengah cangkir cuka ke dalam bak mandi dapat meringankan nyeri akibat sunburn. Namun, banyak yang berkata sebaliknya. Asam yang terkandung dalam cuka dipercaya dapat memperparah kondisi kulit. Jika Anda belum pernah menguji cara ini pada area kulit yang lebih kecil, jangan coba untuk menggunakan cuka pada luka bakar yang lebih besar.

5. Pakai pakaian longgar

Selama proses penyembuhan, jangan pakai pakaian ketat atau yang ngepas badan. Kulit adalah organ tubuh terbesar yang Anda miliki, hargai kerja keras kulit untuk melindungi Anda dengan membiarkannya “bernapas” setelah mengalami trauma parah akibat sunburn. Serat alami seperti katun adalah bahan pakaian terbaik yang bisa Anda gunakan selama proses penyembuhan kulit yang terbakar.

6. Banyak minum air

Selagi kulit berusaha memperbaiki dirinya sendiri, Anda harus mencukupi asupan cairan dalam tubuh untuk menyediakan kelembapan kulit yang sempat hilang akibat sunburn. Jika sebelumnya Anda jarang minum air putih, mungkin terkena sunburn adalah alasan terbaik bagi Anda untuk mulai rajin minum air.

7. Jangan lupa, pelembap!

Setelah semua upaya yang Anda lakukan membuahkan hasil memuaskan, kulit tetap membutuhkan perawatan rutin. Kulit yang baru saja sembuh dari segala macam kerusakan biasanya rentan mengelupas. Untuk menghindari hal ini, selalu gunakan losion pelembap di sekujur tubuh, terutama di bagian kulit yang pernah terinfeksi. Gunakan hanya body lotion yang tidak memakai pewangi dan pewarna buatan (cari produk yang berlabel “untuk kulit sensitif”) untuk meminimalisir risiko iritasi yang semakin menjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Tips Pakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

    Pakai sheet mask tidak hanya sekadar ditempelkan di wajah beberapa menit. Intip cara pakai sheet mask agar hasilnya maksimal di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Kecantikan 27/01/2020 . 4 menit baca

    5 Hal yang Menyebabkan Rejime Skincare Anda Tidak Efektif

    Sudah pakai produk skin care berbulan-bulan tapi kulit tetap sama tidak berubah? Mungkin ini penyebab skin care Anda tidak bekerja dengan baik.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat 06/01/2020 . 4 menit baca

    Sebenarnya, Perlukah Pakai Asam Lemak Esensial untuk Merawat Wajah?

    Minyak yang mengandung asam lemak esensial digunakan sebagai produk perawatan untuk kulit wajah. Sebenarnya, perlukah Anda menggunakannya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Kecantikan 01/12/2019 . 4 menit baca

    Bolehkan AHA BHA dan Vitamin C Digunakan Bersamaan?

    AHA BHA dan vitamin C banyak ditemukan pada produk skin care. Tapi, apakah zat-zat tersebut aman untuk dikombinasikan? Simak ulasannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Hidup Sehat, Kecantikan 20/11/2019 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    mencegah ruam popok

    Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
    bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

    Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . 5 menit baca
    gatal karena kulit kering

    Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . 5 menit baca
    warna rambut

    Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 4 menit baca