5 Penyebab Terbentuknya Kantung Mata

Oleh

Siapa yang memiliki masalah dengan mata panda? Istilah mata panda ditujukan pada orang yang memiliki kantung di bawah mata. Bagi perempuan, memiliki kantung mata bisa menjadi permasalahan karena kantung mata dianggap mengganggu penampilan. Tidak jarang, perempuan yang memiliki biaya lebih biasanya rela mengeluarkan kocek besar untuk operasi kelopak mata, bahkan hingga ke luar negeri.

Kantung mata bisa dipicu oleh lemak berpindah ke kelopak mata, lemak ini kemudian menumpuk sehingga terjadi pembengkakan. Cairan yang terdapat pada jaringan mata pun bisa menjadi salah satu pemicu terjadi pembengkakan pada kantung mata. Inilah yang kemudian juga menyebabkan kulit di area mata mengendur dan terbentuk lingkaran hitam di sekitar mata.

Apa yang menyebabkan terbentuknya kantung mata?

Penyebab terjadinya kantung mata yang utama adalah faktor usia. Usia semakin tua mengakibatkan kulit mulai mengendur, struktur jaringan dan otot yang menumpu penutup mata pun mulai melemah. Ada faktor-faktor lain yang membuat terbentuknya kantung mata, seperti:

  1. Penyimpanan cairan.  Yang mempengaruhi penyimpanan cairan pada mata adalah perubahan cuaca. Selain itu, tingkat hormon yang diproduksi juga mempengaruhi penyimpanan cairan. Bahkan, makanan asin juga dapat memicu jumlah cairan yang meningkat.
  2. Kurang tidur. Kurang tidur menjadi penyebab yang paling sering dijumpai pada masalah kantung mata. Bahkan pada orang yang berusia muda pun, terkadang kantung mata muncul setelah seseorang begadang semalaman tanpa tidur.
  3. Tidur. Perlu Anda ketahui bahwa kantung mata yang membesar pada pagi hari saat Anda baru bangun tidur adalah wajar. Hal ini terjadi karena cairan yang bertambah ketika tidur. Sistem sirkulasi ketika Anda tidur bergerak lambat, sehingga sangat wajar jika cairan pun bertambah.
  4. Alergi. Terbentuknya kantung mata juga bisa disebabkan oleh alergi pada mata. Ini ditandai dengan mata membengkak dan memerah. Jika ini terjadi, segera periksakan ke dokter.
  5. Keturunan. Faktor yang terakhir ini memang sulit untuk diatasi. Jika banyak anggota keluarga Anda memiliki kantung mata, kemungkinan itu juga akan menurun pada Anda.

Bagaimana cara mengatasi kantung mata?

Jika menurut Anda belum mengganggu, Anda dapat menutupinya dengan concealer ketika merias wajah. Concealer dapat menutupi lingkar hitam pada mata dan membuat penampilan Anda lebih segar. Bagi Anda yang tidak menyukai make-up, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Mengompres dengan air dingin. Ketika Anda kurang tidur, dan di pagi hari Anda mendapati kantung mata Anda membesar, solusi paling mudah adalah kompresan dingin.
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dibanding badan. Posisi kepala yang dinaikkan lebih tinggi mampu mencegah cairan mengumpul di area mata. Anda bisa memberi bantal tambahan. Posisi kepala lebih tinggi juga dapat mencegah sakit leher.
  • Tidur yang cukup. Tidur delapan jam sehari akan mengurangi risiko kantung mata yang membesar sekaligus membuat Anda terhindar dari stress.
  • Kurangi makanan yang mengandung garam.
  • Atasi alergi Anda. Jika Anda alergi dengan sabun atau produk kosmetik lainnya dan ini mempengaruhi kantung mata, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Menghapus make-up sebelum tidur.
  • Gunakan sunblock. Sinar matahari dapat membuat kulit Anda kendur. Sunblock akan sangat berpengaruh untuk menangkal sinar matahari dari kulit Anda. Selain itu, gunakan juga kacamata hitam setiap Anda beraktivitas di bawah panas terik.
  • Terapi atau perawatan. Ada terapi yang dapat dicoba seperti laser resurfacing, peeling, dan filler dengan bahan kimia. Terapi ini mampu mengubah permukaan kulit wajah Anda.
  • Operasi kelopak mata atau blepharoplasty. Operasi ini dapat dijadikan alternatif untuk menghilangkan kantung mata. Hasilnya memang lebih cepat dibanding pilihan yang ada di atas, namun harganya lebih mahal dan prosesnya invasif karena melibatkan operasi. Pada prosesnya, dokter akan menghilangkan lemak dan kulit yang kendur bada bagian bawah mata. Selalu ada risiko yang ditimbulkan, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter tentang manfaat dan risiko dari prosedur ini. Efek samping yang mungkin terjadi bisa saja berupa infeksi pada mata, mata kering, hingga masalah pada penglihatan.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca