5 Manfaat Pilates: Dari Postur Tubuh Ideal Hingga Seks yang Lebih Baik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kalau dilihat-lihat, yoga dan pilates bisa dikatakan hampir mirip. Tapi sebenarnya pilates adalah versi kontemporer dari yoga. Awal mula pilates dikembangkan sekitar abad 20-an oleh seorang atlet veteran bernama Joseph Pilates, sebagai bentuk latihan fisik yang berfokus pada rehabilitasi dan penguatan tubuh.

Bagi Anda yang sedang cari-cari gym karena penasaran untuk menjajal pilates tapi masih ragu tentang manfaatnya, simak artikel ini untuk cari tahu lebih lanjut tentang banyak manfaat pilates untuk tubuh.

Manfaat pilates untuk kesehatan tubuh

1. Menguatkan otot inti tubuh

Otot inti adalah serangkaian otot kompleks yang membentang mulai dari otot dada bawah, perut, punggung, hingga otot di sekitar panggul. Anggap saja otot inti Anda sebagai penghubung utama dari rantai penghubung tubuh bagian atas dan bawah, yang terlibat dalam hampir setiap gerakan tubuh manusia.

Otot inti yang lemah atau tidak fleksibel dapat mengganggu fungsi lengan dan kaki, serta bisa menguras habis tenaga dari setiap gerakan yang Anda buat. Melatih otot inti dengan benar dapat menggenjot kekuatannya. Memiliki torso tubuh yang kuat berarti membangun stabilitas dan kekuatan otot inti.

Banyak orang yang berpendapat bahwa melatih otot inti identik dengan program membentuk perut six-pack. Tapi jangan salah, menguatkan otot inti menjadi salah satu manfaat pilates yang paling dicari.

2. Mengoreksi postur tubuh

Otot perut dan punggung yang kuat sangat penting untuk melakukan tugas sehari-hari, seperti menggendong anak kecil dan membawa boks atau barang berat. Pilates mendukung inti tubuh untuk menstabilkan koordinasi tubuh, sehingga dapat menjaga postur tubuh yang baik saat duduk atau berdiri.

Pilates melatih otot-otot punggung bawah, pinggul, perut, serta panggul Anda yang penjadi pusat gravitasi tubuh, agar dapat bekerja secara harmonis. Lebih penting lagi, menstabilkan inti tubuh lewat pilates juga mengurangi keausan tulang belakang. Manfaat pilates ini memungkinkan Anda untuk menarik lebih banyak oksigen saat bernapas, yang memberikan Anda postur tubuh stabil dan baik, dan juga mengasah keterampilan motorik halus Anda. Keterampilan motorik yang tajam membuat Anda bisa sigap dalam bereaksi dan tetap seimbang pada permukaan yang tidak stabil, seperti saat di jalanan licin atau tanjakan tajam.

Postur tubuh yang baik membuat Anda tampak lebih tinggi dan ramping, yang pada akhirnya menggenjot kepercayaan diri Anda secara keseluruhan.

3. Mencegah dan mengurangi rasa sakit dari cedera

Kelamaan duduk dan minim olahraga melemahkan otot-otot bagian tengah tubuh Anda. Begitu otot inti tubuh melemah, salah bantal atau keseleo sedikit saja dapat menyebabkan Anda menderita nyeri berkepanjangan — belum lagi risiko nyeri kambuhan yang juga sama besarnya.

Pilates memanjangkan dan memperkuat otot, meningkatkan elastisitas otot, dan meningkatkan mobilitas sendi. Tubuh dengan kekuatan dan kelenturan yang seimbang akan lebih kebal dan/atau lebih cepat sembuh dari cedera.

Itu sebabnya banyak orang-orang dengan nyeri punggung bawah kronis memilih berlatih Pilates, dan telah terbukti sangat meningkatkan kesembuhan walau hanya mengikuti empat minggu sesi latihan (jika dibandingkan dengan mereka yang berkunjung ke dokter spesialis saja), ungkap sebuah studi terbitan Journal of Orthopedic & Sports Physical Therapy. Terlebih lagi, rasa sakitnya benar-benar menghilang selama setahun penuh pasca-Pilates.

4. Menajamkan fokus

Pilates tampak sangat mudah dilakukan, tapi sebenarnya ini merupakan olahraga yang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Pilates berpusat pada harmonisasi pengendalian pikiran, tubuh, dan pengaturan napas yang membuat Anda jadi lebih berfokus pada setiap gerakan yang Anda buat. Ketajaman fokus ini membuat sangat tipis kemungkinannya untuk Anda bisa teledor dan mencelakai diri sendiri.

Selain itu, ketika peneliti Cina mengukur perubahan dalam aktivitas otak perempuan setelah 10 minggu ikut senam Pilates, mereka menemukan adanya peningkatan daya puncak alpha otak, yang berhubungan dengan aktivitas saraf jaringan, kinerja memori, dan fungsi kognitif lainnya. Para peneliti percaya Pilates bahkan mungkin memiliki potensi sebagai pilihan terapi untuk orang-orang dengan penyakit otak degeneratif dan disfungsi kognitif.

5. Meningkatkan kualitas kehidupan seks

Sedikit banyak, pilates juga melibatkan gerakan yang mirip dengan senam Kegel untuk menguatkan otot dasar panggul Anda. Otot panggul yang kuat dapat memberikan Anda pengalaman orgasme yang lebih menakjubkan.

Selain itu, manfaat pilates untuk penguatan otot panggul tak hanya berakhir di tempat tidur saja. Jika Anda sedang mencoba hamil, otot dasar panggul dapat memudahkan Anda untuk mengejan melahirkan bayi saat persalinan nanti.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Mengompol bukan cuma dialami oleh bayi dan balita. Tak jarang ada orang dewasa yang tak sengaja ngompol, terutama saat seks. Apa penyebab ngompol saat seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

10 Khasiat Mengejutkan Buah Mengkudu yang Wajib Anda Tahu

Meski berbau busuk tajam dan rasanya kurang menggugah selera, ada banyak manfaat buah mengkudu untuk kesehatan. Tertarik untuk mencobanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ciri kulit sensitif termasuk ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit atau produk wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Kecantikan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Apa yang biasanya Anda lakukan segera setelah makan? Rebahan karena ngantuk kekenyangan? Kebiasaan buruk ini bisa bikin perut panas dan perih, lho

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
cara masturbasi wanita

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit