Jenis Olahraga yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menstruasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meski datangnya hanya sebulan sekali, menstruasi bukanlah yang paling ditunggu-tunggu oleh kebanyakan perempuan. Pasalnya, kram perut dan sakit punggung yang datang menyertai bisa menyulitkan untuk beraktivitas. Belum lagi gejolak mood swing yang bisa mengacaukan hari Anda. Tidak heran kebanyakan perempuan lebih memilih untuk mengurung diri di kamar sampai PMS-nya berlalu. Tapi tahukah Anda kalau olahraga saat menstruasi bisa membantu Anda meredakan gejalanya? Tentu tidak semua olahraga akan baik dilakukan saat menstruasi. Lalu, apa saja olahraga saat menstruasi yang perlu dihindari?

Apa manfaatnya olahraga saat menstruasi?

Semakin aktif Anda berolahraga saat menstruasi dan semakin rutin Anda menjalani latihan tersebut, maka gejala PMS tidak akan lagi menyiksa. Begitu ungkap Stacy Sims, seorang fisiologis dari USA Cycling Women’s Track Endurance Program, dilansir dari Health. Ia mengatakan bahwa olahraga teratur selama datang bulan dapat mengendalikan perdarahan haid yang berat, mengurangi nyeri punggung, serta kram perut akibat PMS.

Sebab, tubuh akan terus menghasilkan endorfin saat berolahraga. Endorfin adalah senyawa kimia yang dilepaskan otak untuk membantu meringankan rasa sakit yang dialami wanita saat haid. Kekuatan hormon endorfin untuk meredakan nyeri dilaporkan hampir setara dengan efek morfin. Selain itu, endorfin yang dihasilkan akan membantu karena membuat Anda merasa lebih positif dan rileks, sehingga Anda merasa lebih baik dan tidak begitu stres.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi dari Khorasgan Azad University asal Iran yang diterbitkan di Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research. Tim periset mengamati 40 responden mahasiswa perempuan yang mengalami PMS. Kelompok pertama diminta berolahraga aerobik selama 60 menit untuk 3 kali seminggu dalam 8 minggu, sementara sisanya tidak diminta untuk melakukan apapun untuk meredakan PMS-nya. Ternyata, mereka yang rutin olahraga saat menstruasi melaporkan bahwa mereka tak lagi mengalami kram perut dan sakit kepala hebat selama haid. 

Pada dasarnya seluruh aktivitas fisik baik untuk Anda lakukan saat menstruasi. Namun studi di atas menunjukkan bahwa olahraga jenis aerobik, seperti jogging, sepeda, lari, dan jalan kaki adalah pilihan olahraga terbaik selama menstruasi. Lantas, olahraga apa yang sebaiknya tidak dilakukan saat datang bulan?

Jenis-jenis olahraga yang sebaiknya tak dilakukan dulu saat menstruasi?

1. Olahraga berat

Selama menstruasi, Anda tidak disarankan untuk berolahraga yang membutuhkan tekanan dan kerja otot terlalu berat. Misalnya saja lompat tali, Muay Thai, basket, sepak bola, atau angkat beban. Olahraga intensitas tinggi ini dapat meningkatkan risiko cedera pada tulang, otot dan persendian.

Dilansir dari Chicago Tribune, Ellen Casey, seorang profesor kedokteran olahraga dan rehabilitasi di University of Pennysylvania menjelaskan bahwa pelepasan hormon selama menstruasi akan membuat ligamen otot dan persendian menjadi lebih kendur dan melunak. Otot yang lembek dan dipaksa bekerja keras akan lebih rentan mengalami cedera, khusunya cedera robekan ACL.

Statistik olahraga menunjukkan bahwa atlet perempuan paling rentan mengalami cedera ACL pada lututselama menstruasi. Jika ingin tetap melakukannya, hindari gerakan yang terlalu berlebihan agar tidak mengalami cedera.

2. Berenang

Sebenarnya, sah-sah saja untuk berenang selama menstruasi. Namun mungkin hindari berenang di hari-hari darah mens sedang mengalir deras. Dan sebaiknya jangan berenang dulu jika Anda sering mengalami perut kram selama menstruasi. Pasalnya, kram yang kambuh di dalam air akan berbahaya untuk Anda. Kram yang terasa amat menyakitkan dan tak tertahankan hingga menyebabkan sesak napas dapat meningkatkan risiko Anda untuk tenggelam.

Jika kedua hal di atas tidak menjadi masalah Anda, boleh saja berenang saat menstruasi. Hanya saja, akan lebih baik untuk menggunakan tampon selama berenang daripada pembalut kertas biasanya. Tampon digunakan dengan cara memasukkannya ke dalam vagina dan berfungsi untuk menyerap darah sebelum keluar.

3. Yoga

Pada dasarnya hampir semua gerakan yoga aman dilakukan saat menstruasi. Namun ada beberapa jenis postur gerakan yang perlu Anda hindari saat darah sedang banyak-banyaknya keluar. Beberapa gerakan yoga yang membutuhkan postur “kepala di kaki, kaki di kepala” semisal shoulder stand, sikap lilin (headstand), atau plow pose dapat menekan dan memicu penyumbatan pembuluh darah di rahim sehingga dapat memperbanyak volume darah yang keluar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

7 Bahan Dalam Krim Anti-Aging yang Perlu Anda Tahu

Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit
tidur pakai bra

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit