4 Bahaya yang Bisa Muncul Jika Anda Lari Pakai Jaket

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017
Bagikan sekarang

Lari merupakan salah satu olahraga yang paling banyak diminati semua kalangan. Bahkan saat ini lari menjadi sebuah tren gaya hidup, entah memang karena untuk kepentingan kesehatan ataupun hanya karena mengikuti tren yang sedang booming, khususnya di kalangan muda. Salah satu gaya berpakaian untuk lari yang biasanya digunakan oleh anak-anak muda adalah dengan menggunakan jaket. Hmmm.. tapi apakah boleh, ya, lari pakai jaket? Simak penjelasannya berikut ini.

Lari pakai jaket berisiko terhadap kesehatan

Ketika Anda berlari, detak jantung Anda mengalami peningkatkan karena jantung mengalirkan pasokan darah yang mengandung banyak oksigen ke bagian otot yang mengalami pergerakan. Hal ini menyebabkan suhu tubuh meningkat sehingga tubuh cenderung mengeluarkan keringat.

Nah, ketika Anda menggunakan jaket saat berlari, proses penguapan keringat yang dikeluarkan oleh tubuh akan terhambat. Padahal, proses penguapan keringat ini sangat penting saat seseorang melakukan aktivitas fisik atau pun olahraga, seperti berlari. Hal ini dikarenakan proses penguapan tersebut akan membantu mendinginkan suhu badan kita yang akan semakin memanas saat kita berolahraga.  

Oleh sebab itu, ketika suhu tubuh tinggi, pemakaian jaket pada saat lari justru akan memperparah kondisi tubuh, bahkan bisa berakibat fatal.

Apa saja bahaya yang mungkin muncul bila lari pakai jaket?

Ketika Anda memaksakan diri lari pakai jaket, terlebih saat siang hari yang mana kondisi cuaca sangat panas, Anda akan lebih rentan terkena risiko kesehatan seperti:

1. Kram karena panas

Kejang otot ini terjadi karena tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dalam jumlah yang besar akibat dari produksi keringat berlebih. Biasanya seseorang akan mengalami kram panas jika melakukan aktivitas fisik yang berat dan dalam kondisi cuaca yang panas.

2. Dehidrasi berat

Kita semua akrab dengan dehidrasi, namun apabila Anda memaksakan lari pakai jaket hal ini tentunya akan memicu tubuh kehilangan cairan yang lebih banyak. Gejala yang paling umum ketika seseorang mengalami dehidrasi berat adalah pusing, kelelahan, dan bahkan disorientasi mental seperti kelinglungan.

3. Heat exhaution

Heat exhaution terjadi akibat seseorang menyepelekan gejala kram panas. Sehingga, tubuh yang terpapar panas selama berjam-jam kehilangan banyak cairan akibat keringat berlebih. Kondisi ini menyebabkan tubuh kelelahan, pusing, lemas, tekanan darah rendah, bahkan sampai pingsan.

4. Heat stroke

Heat stroke adalah suatu keadaan yang terjadi akibat terpapar panas dalam waktu yang sangat lama, di mana penderita tidak dapat mengeluarkan keringat yang cukup untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Jika tidak segera diobati, heat stroke bisa menyebabkan kerusakan yang permanen, bahkan kematian. Gejala heat stroke di antaranya ialah pandangan mulai berkunang-kunang, wajah pucat, tangan dingin, hingga tak sadarkan diri. Ketika tubuh kekurangan cairan, darah akan menjadi kental sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu, termasuk ke jantung hingga otak.

Agar aman, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum lari?

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum lari, yaitu:

  • Gunakanlah pakaian yang nyaman seperti tidak pakai pakaian yang berbahan tebal, tapi gunakanlah pakaian yang menyerap keringat. Intinya, pakailah bahan yang bisa membantu memudahkan penguapan keringat yang keluar saat berlari.
  • Jangan lari saat tengah hari bolong, baiknya Anda lari saat pagi hari saat udara masih dalam temperatur rendah. Selain itu, udara pagi juga masih segar sehingga membuat Anda lebih bersemangat ketika berolahraga.
  • Sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan cairan ketika berolahraga. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk minum air putih maupun minuman isotonik olahraga untuk menghindari dehidrasi saat berlari.
  • Gunakan sepatu khusus lari, karena menggunakan sepatu sesuai dengan fungsinya akan membantu menghidarkan dari cedera. Sepatu lari mempunyai bobot yang lebih ringan, sehingga bisa memudahkan pemakainya leluasa bergerak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Jadikan Olahraga Lari Sebagai Rutinitas dengan 5 Tips Ini

Sebagai jenis olahraga yang mudah dilakukan, rutin berlari tentu bermanfaat bagi tubuh. Apa saja ya tips agar tetap rutin olahraga lari?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

3 Latihan Fisik yang Perlu Dilakukan untuk Persiapan Sebelum Beribadah Haji

Calon jemaah haji perlu melakukan persipan panjang. Salah satunya adalah persiapan fisik calon haji yang penting demi kelancaran ibadah di Arab sana.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 05/03/2020

Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Sakit Pinggang, Ini Alasannya

Kurang minum air putih tidak hanya menimbulkan gejala dehidrasi, tapi juga bisa menyebabkan sakit pinggang. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
tips jogging saat puasa

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
kepala pusing saat puasa

4 Penyebab Kepala Anda Pusing Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020
waktu untuk lari

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Lari?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020