Badan Masih Sakit Setelah Olahraga, Bolehkah Lanjut Latihan Lagi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Olahraga memang terkadang membuat badan terasa nyeri setelahnya. Biasanya hal ini terjadi saat Anda kurang pemanasan, baru olahraga setelah sekian lama tak pernah melakukannya, atau karena olahraga yang terlalu berat. Banyak yang bertanya-tanya, kira-kira apakah boleh lanjut latihan jika badan masih sakit setelah olahraga sebelumnya? Berikut ulasannya.

Saat badan masih sakit setelah olahraga, apa boleh lanjut lagi?

menyembuhkan cedera olahraga

Siapa yang pernah merasa otot nyeri seperti tertarik setelah olahraga? Biasanya kondisi ini dialami karena adanya delayed onset muscle soreness (DOMS). DOMS mungkin terjadi setelah olahraga, sekitar hari pertama atau kedua pascalatihan.

Penyebabnya yaitu robekan otot mikroskopis, kerusakan pada jaringan otot yang terjadi selama latihan, atau adanya penumpukan produk buangan seperti asam laktat dan kalsium. Mencoba olahraga baru atau meningkatkan intensitasnya menjadi pemicu DOMS yang paling sering.

Jika Anda mengalami rasa sakit yang tak tertahankan, tentu saja sebaiknya jangan lanjut olahraga terlebih dahulu. Biarkan tubuh memulihkan diri sepenuhnya. Pasalnya, jika Anda memaksakan untuk berolahraga saat tubuh sedang terasa nyeri, ini akan memberikan tekanan berlebih pada ligamen dan tendon. Akibatnya, Anda berisiko tinggi untuk mengalami cedera.

Selain itu, ketika badan masih sakit setelah olahraga sebelumnya, Anda biasanya akan mengalami gangguan koordinasi dan memiliki rentang gerak yang lebih terbatas. Hal ini bisa membuat Anda lagi-lagi berisiko tinggi untuk cedera jika dipaksakan untuk terus berolahraga.

Akan tetapi, Anda juga harus bisa membedakan mana rasa sakit yang normal dan mana yang tidak. Jika rasa sakitnya hanya sekadar pegal saja atau nyeri otot ringan dan tidak mengganggu, Anda bisa tetap berolahraga. Pasalnya, nyeri otot jenis ini biasanya terjadi hanya karena tubuh sedang menyesuaikan diri di awal-awal latihan.

Menurut Carly Ryan, ahli fisiologi olahraga di Exercise and Sports Science, Australia, Anda bisa melakukan berbagai olahraga ringan seperti berenang atau jalan santai saat mengalami DOMS. Olahraga ringan ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses pemulihan. Aliran darah ke otot akan membantu memperbaiki dan meningkatkan kelenturan serta mobilitas Anda.

Jangan olahraga dulu jika:

olahraga saat cedera

Saat Anda sedang rajin berolahraga intens, ada kemungkinan tubuh mengalami penurunan kondisi akibat terlalu lelah. Biasanya dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga hitungan bulan untuk memulihkan kondisinya. Apalagi jika Anda mengalami berbagai kondisi seperti:

  • Peningkatan detak jantung bahkan saat beristirahat
  • Sering pilek dan flu
  • Cedera yang cukup berat
  • Nyeri otot dan sendi
  • Kelelahan
  • Insomnia
  • Nafsu makan menurun

Jika Anda mengalami hal ini, yang perlu dilakukan adalah membiarkan tubuh sepenuhnya beristirahat. Jangan dulu mulai untuk olahraga kembali sampai kondisi tubuh kembali sehat seperti semula. Jika perlu, konsultasikan ke dokter mengenai keluhan yang Anda rasakan saat ini.

Intinya, apa pun olahraga yang Anda lakukan sebaiknya pertimbangkan juga waktu pemulihannya. Biasanya tubuh perlu waktu sekitar 48 hingga 72 jam sebelum mulai olahraga lagi. Berapa lamanya sebenarnya tergantung jenis dan intensitas olahraga yang Anda lakukan. Jangan terlalu memaksakan diri, apalagi jika tubuh mulai menunjukkan sinyal-sinyal rasa sakit atau keluhan yang tak wajar.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca