home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pijat Setelah Olahraga Ternyata Bisa Bikin Pegal-Pegal Hilang

Pijat Setelah Olahraga Ternyata Bisa Bikin Pegal-Pegal Hilang

Setelah melakukan olahraga berat, nyeri otot sering terjadi. Kalau sudah begini, rasanya badan seperti remuk dan akhirnya malah malas untuk olahraga lagi. Nah maka itu, sebenarnya setelah olahraga Anda harus memulihkan badan dan mempersiapkannya untuk berolahraga kembali. Tak sulit kok, Anda bisa melakukan pijat setelah olahraga supaya badan cepat pulih. Belum pernah coba pijat setelah olahraga? Ada segudang manfaat yang bisa Anda dapatkan, lho. Apa saja?

Ternyata ini manfaat dari pijat setelah olahraga

Dilansir dalam laman Men’s Journal, pijat setelah olahraga bisa mempercepat pemulihan otot. Pijatan dapat menurunkan peradangan otot yang biasanya kelelahan atau bahkan rusak akibat olahraga. Mungkin bisa dibilang metode ini mirip dengan cara kerja obat pereda nyeri. Pijatan juga merangsang sel-sel otot untuk memproduksi energi lebih banyak, sehingga Anda bisa cepat pulih kembali.

Penelitian dalam Journal of Strength and Conditioning Research tahun 2015, menunjukan bahwa pijat setelah olahraga yang dilakukan selama kurang lebih 15 menit dapat meningkatkan kekuatan otot. Pijatan tersebut sebenarnya merangsang serat-serat otot untuk segera memperbaiki diri hingga akhirnya dapat digunakan kembali.

Selain itu, dilansir dalam laman Science Daily, Profesor Tschakovsky dari Queen University menemukan bahwa pijatan setelah olahraga dapat membantu menghilangkan asam laktat yang biasanya menyebabkan rasa pegal-pegal dan meningkatkan aliran darah ke otot sehingga sel-sel di dalamnya mendapatkan makanan yang cukup.

Pijatan seperti apa yang dibutuhkan setelah olahraga?

Menurut Libby Sharp, seorang fisioterapis dan direktur di ESPH London, sebuah pusat kebugaran, mengatakan bahwa pijat setelah olahraga lakukan setidaknya satu jam agar efeknya optimal. Dengan begitu, pijatan mampu mengurangi peradangan otot, mengatasi kelelahan, dan membuat tubuh lentur kembali.

Sebaiknya, pijatan dilakukan oleh seorang ahli yang sudah terlatih, bukan sembarang tukang pijat. Lakukan pijatan yang mendalam untuk melepaskan ketegangan otot. Pijatan setelah olahraga ini fokus pada lapisan otot terdalam, tendon dan fasia (lapisan pelindung yang mengelilingi otot, tulang, dan sendi) semuanya harus terjamah. Contohnya seperti jenis pijat Shiatsu, Thai, Chinese, myofacial release, active release.

Pijat sebelum olahraga juga bikin olahraga lebih optimal

Menurut Libby Sharp, pijatan setelah dan sebelum olahraga dua-duanya saling melengkapi. Pastinya gerakan keduanya jelas berbeda. Pijatan sebelum latihan harus dilakukan dengan lembut. Fokus pijatan ini berbeda dari setelah latihan. Fokus pijatan ini untuk produksi endorfin agar lebih termotivasi saat latihan dan untuk menenangkan.

Pijatan ini sebaiknya singkat, tidak lebih dari 30 menit. Tambahkan juga gerakan pemanasan ringan dalam pijatan ini. Jika ditekan terlalu keras sebelum latihan, justru bisa menyebabkan rasa sakit dan kekakuan otot, sehingga performa olahraga bisa menurun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Angeline De Villa. 2015. Is It Better to Have a Massage Before or After Exercise?. [Online] Tersedia pada: http://www.womenshealthmag.co.uk/fitness/sports-injuries/2920/is-it-better-to-have-a-massage-before-or-after-exercise/ (Diakses 5 Juni 2018)

Massage Improves Post- Workout Recovery. [Online] Tersedia pada: https://www.mensjournal.com/health-fitness/massage-improves-post-workout-recovery/ (Diakses 5 Juni 2018)

Bumgardner Wendy. 2017. Does Sports Massage After a Workout Have Any Benefit?. [Online]Tersedia pada: https://www.verywellfit.com/massage-after-exercise-may-speed-muscle-recovery-3436572 (Diakses 5 Juni 2018)

Science Daily. 2009. Massage After Exercise? Research Challenges Common Belief in Benefits. [Online] Tersedia pada: https://www.sciencedaily.com/releases/2009/05/090507164405.htm (Diakses 5 Juni 2018)

Shin, Mal-Soon, Sung, Yun-Hee. 2015. Effects of Massage on Muscular Strength and Proprioception After Exercise-Induced Muscle Damage. The Journal of Strength & Conditioning Research 29(8): 2255-2260

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 25/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x