Buat Apa Sih, Jemur Bantal Guling di Bawah Terik Matahari?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika cuaca sedang panas terik, Anda mungkin melihat banyak orang menjemur bantal, guling, atau kasur mereka di bawah paparan sinar matahari. Jemur bantal guling memang sudah jadi kebiasaan masyarakat di negara-negara yang mendapat cukup sinar matahari sepanjang tahun, termasuk Indonesia. Akan tetapi, sebenarnya untuk apa sih jemur bantal guling di bawah matahari? Benarkah ini cara yang tepat untuk membersihkan peralatan tempat tidur Anda? Langsung simak ulasan berikut ini untuk mencari tahu jawabannya.

Buat apa jemur bantal guling di bawah sinar matahari?

Sejak dulu, kebiasaan jemur bantal guling sudah dilakukan untuk mengusir kuman, bakteri, kutu, dan tungau yang tinggal dalam bantal guling. Paparan sinar matahari yang terik dan panas dipercaya bisa membunuh organisme-organisme yang rentan sebabkan asma dan alergi tersebut.

Menurut para ahli, tungau dan bakteri-bakteri tertentu memang tidak bisa bertahan hidup dalam suhu yang sangat tinggi (di atas 50 derajat Celsius). Maka, semakin terik sinar mataharinya, semakin ampuh pula dalam membunuh tungau kasur.

Jemur bantal guling juga bisa membuat bantal guling jadi gembung lagi. Pasalnya, setelah sekian lama bantal dan guling akan menyerap kelembapan dari keringat atau cairan tubuh Anda. Ini membuat bagian dalam bantal dan guling jadi lebih pipih atau kempis. Menjemur di bawah sinar matahari bisa membuat kelembapan yang terjebak dalam bantal guling menguap.

Bagaimana cara membersihkan bantal dan guling?

Untuk mencegah alergi atau serangan asma karena kutu, tungau, dan organisme-organisme lain di bantal guling, Anda harus rutin membersihkan bantal dan guling. Cuci dan ganti sarung bantal guling seminggu sekali. Cucilah dengan deterjen dan air panas (kira-kira 50-75 derajat Celsius) dan jemur di bawah terik matahari. Kalau sedang tidak ada matahari, Anda bisa memasukannya dalam mesin pengering (dry cleaner).

Sementara itu, untuk bagian dalam bantal dan guling Anda bisa membersihkannya setiap tiga bulan sekali. Cuci bantal guling dengan deterjen dan air panas. Kemudian, jemur di bawah terik matahari. Anda tak perlu menjemurnya sampai berhari-hari. Cukup tunggu sampai bantal dan guling kering sepenuhnya. Saat menjemur, jauhkan bantal dan guling dari debu atau kotoran yang mungkin menempel di permukaan kain.

Tips mencegah kutu dan tungau kasur

Setelah mencuci bersih bantal guling, kutu dan tungau bisa saja kembali lagi. Kalau Anda dan keluarga alergi terhadap kutu dan tungau kasur, pilih seprai dan sarung bantal guling khusus yang tidak bisa dihinggapi organisme-organisme tersebut namun tetap terasa lembut ketika disentuh. Seprai ini biasanya tersedia di pusat perlengkapan rumah tangga.  

Pastikan juga sirkulasi udara di kamar tidur Anda cukup baik. Pasalnya, binatang-binatang kecil tersebut akan berkembang biak di udara yang lembap. Maka, usahakan untuk menjaga bantal guling tetap kering.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit