4 Siasat Memilih Kasur Bagi Orang Dengan Nyeri Punggung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Produsen matras atau kasur memang menawarkan serangkaian pilihan yang begitu beragam, sampai jadi memusingkan. Ada kasur busa dan pegas konvensional, kombinasi, bahkan ada juga tempat tidur air. Ada kasur yang empuk, sedang, dan keras. Jadi, bagaimana cara memilih kasur yang tepat bagi Anda? Khususnya bagi Anda yang mengalami nyeri punggung, tentu memilih kasur bukanlah hal yang mudah atau sepele. Ahli ortopedi sering kali menghadapi pertanyaan mengenai pilihan kasur untuk nyeri punggung.

Nah, untuk menentukan kasur mana yang terbaik untuk mengatasi nyeri punggung, simak panduan lengkapnya di bawah ini.

Tips cerdas memilih kasur untuk nyeri punggung

1. Tulang belakang Anda sebaiknya sejajar

Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi selain berbagai pantangan dan cara mengatasi nyeri punggung, postur tubuh yang baik sangatlah penting. Otot dan ligamen (jaringan yang menahan sendi) di punggung Anda perlu rileks sehingga bisa pulih total ketika Anda terbangun.

Karena itu, tulang belakang Anda sebaiknya sejajar. Apabila kasur Anda terlalu kaku atau terlalu empuk, justru tulang belakang Anda tidak akan ditopang dengan baik selama Anda tidur. Apalagi di bagian leher dan punggung bawah yang paling terkena dampaknya.

Studi menemukan bahwa ketika para peserta penelitian tidur di kasur yang membuat kelengkungan tulang belakang dan distribusi beban tubuh cukup ideal, tingkat kenyenyakan tidur pun akan meningkat. Mereka juga tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beristirahat dan bangun dalam keadaan segar.

Karena beban tubuh setiap orang berbeda, Anda harus mencoba sendiri kasurnya sebelum dibeli. Anda tidak perlu membeli kasur untuk nyeri punggung yang paling keras dan kaku. Kalau dengan kasur yang lebih lembut pun tulang belakang Anda tetap lurus dan tidak tertekuk, kasur tersebut bisa Anda pilih.

2. Pilih yang medium-firm kalau Anda bingung

Dalam satu penelitian yang melibatkan lebih dari 300 orang dengan nyeri punggung bawah kronis, para peserta penelitian diminta untuk menggunakan kasur medium-firm (kerasnya sedang) atau firm (keras) selama 90 hari.

Hasilnya, justru lebih banyak orang yang menggunakan kasur keras yang mengeluhkan rasa tidak nyaman. Sebaliknya, hanya sedikit orang yang menggunakan kasur yang tidak terlalu keras yang melaporkan keluhan tertentu.

Penelitian lain dari para ahli di Oklahoma State University menguji 59 orang dengan kasur yang sudah berusia lima tahun. Kasur yang sudah tua tersebut kemudian diganti dengan kasur baru yang kerasnya sedang (medium-firm). Setelah hampir sebulan tidur di atas kasur baru tersebut, para peserta penelitian melaporkan bisa tidur lebih nyaman dan lebih jarang mengalami nyeri punggung.

Kesimpulannya, kasur untuk nyeri punggung sebaiknya cukup keras, tapi tidak perlu yang keras sekali sampai-sampai Anda merasa tidak bisa tidur. Pilih yang sedang saja, tapi cukup untuk menopang beban tubuh Anda dengan merata.

3. Perhatikan juga posisi tidur dan jenis bantal

Bahkan jika Anda sudah punya kasur untuk nyeri punggung yang tepat, bukan berarti Anda seratus persen aman dari keluhan tersebut. Bukan cuma jenis kasur yang menentukan apakah nyeri punggung akan kambuh lagi.

Posisi tidur juga memengaruhi kondisi Anda. Begitu juga dengan jenis bantal yang Anda gunakan dan bagaimana Anda menggunakannya. Konsultasikan dengan dokter Anda posisi mana yang paling baik buat kesehatan Anda.

4. Jangan terburu-buru saat mencoba

Ingat, kasur yang enak ketika dicoba pertama kali belum tentu akan tetap terasa nyaman setelah Anda tidur semalaman atau bertahun-tahun setelahnya. Karena itu, jangan terburu-buru membeli kasur hanya karena pertama kali mencoba, Anda merasa nyaman.

Anda bisa bertanya dan berkonsultasi pada pegawai toko sebelum langsung membeli kasur untuk nyeri punggung. Biasanya pegawai toko sudah tahu jenis kasur seperti apa yang dibutuhkan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Kalau bisa, pilih matras yang dilengkapi dengan garansi uang kembali. Saat ini semakin banyak perusahaan atau toko mebel yang memberikan garansi 30 sampai 100 hari. Selain itu, ada cara lain yang bisa Anda terapkan. Jika Anda tidur nyenyak dan terbangun tanpa rasa sakit setelah menginap di hotel atau di kamar seorang teman, catatlah merek dan jenis (nomor seri) matras tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit