Mengenal Berbagai Jenis Karotenoid, dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa sumber makanan yang terbilang tinggi kandungan karotenoid adalah ubi jalar, kubis, bayam, semangka, blewah, paprika, tomat, wortel, mangga, dan jeruk. Semua buah dan sayur ini memang memiliki manfaatnya masing-masing. Namun apakah Anda tahu apa sebenarnya karotenoid itu, dan apa manfaatnya bagi kesehatan? Yuk, intip info lengkapnya di bawah ini.

Apa itu karotenoid?

Karotenoid adalah senyawa kimia yang memberi warna alami pada buah dan sayuran. Pigmen ini menghasilkan warna kuning cerah, merah, dan oranye pada tanaman, sayuran, dan buah-buhan.

Karotenoid termasuk dalam keluarga antioksidan yang dapat melindungi Anda dari berbagai risiko penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Ada lebih dari 600 jenis karotenoid. Beberapa jenisnya yang paling umum adalah alfa karoten, beta karoten, beta cryptoxanthin, lutein, zeaxanthin, dan lycopene.

Mengenal berbagai jenis karotenoid yang paling umum

Pengelompokan jenis karotenoid terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu xantofil (pada mayoritas buah dan sayuran berwarna kuning) dan karoten (terkandung dalam mayoritas sumber makanan nabati berwarna oranye).

Xantofil

Xantofil mengandung oksigen. Xantofil dapat melindungi tubuh dari sinar matahari. Lutein, zeaxanthin, dan beta cryptoxantin termasuk ke dalam jenis ini. Lutein dan zaezanthin dikenal bermanfaat untuk kesehatan mata.

Makanan yang termasuk dalam kategori xantofil antara lain, kubis, bayam, labu kuning, labu, alpukat, buah berwarna kuning, jagung, dan kuning telur.

Karoten

Karoten tidak mengandung oksigen, melainkan mengandung senyawa hidrokarbon. Karoten berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman. Alfa karoten, beta karoten dan lycopene termasuk dalam kategori ini.

Makanan dalam kategori karoten antara lain adalah wortel, blewah, ubi jalar, pepaya, jeruk keprok, tomat, dan labu.

Dari situ, karotenoid dikelompokkan lagi menjadi provitamin A dan non-provitamin A. Provitamin dapat diubah menjadi vitamin A di usus atau hati. Vitamin A itu sendiri merupakan komponen penting bagi kesehatan manusia, yang membantu menjaga kesehatan mata dan kekebalan tubuh.

Alpha-karoten, beta-karoten dan beta cryptoxanthin termasuk ke dalam kelompok provitamin A. Sedangkan lutein, zeaxanthin dan lycopene adalah kelompok non-provitamin A.

Manfaat karotenoid untuk kesehatan

1. Kesehatan mata

Salah satu penyebab utama kebutaan adalah degenerasi makula terkait usia. Paparan sinar biru jangka panjang dapat menyebabkan hal ini dan berdampak negatif pada bagian mata. Namun, asupan lutein dan zeaxanthin dapat membantu menyerap sinar biru yang masuk ke retina.

Penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan setidaknya enam miligram lutein dalam makanan Anda sehari dapat mengurangi risiko terkena degenerasi makula sebesar 43 persen. Meningkatkan jumlah lutein dan zeaxanthin dalam makanan Anda juga dapat membantu memperlambat atau menghentikan dan mencegah kerusakan mata.

2. Kesehatan jantung

Manfaat antiperadangan pada pigmen pewarna alami ini sering dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Mengurangi peradangan membantu melindungi terhadap penyakit jantung dan mencegah aterosklerosis (penyumbatan dinding arteri jantung).

3. Penurunan risiko kanker

Karotenoid adalah antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas pemicu kanker. Manfaat karotenoid khususnya seringkali dengan penurunan risiko kanker paru-paru dan kanker kulit.

Pada kanker kulit, karotenoid dapat dipecah vitamin A, nutrisi yang berperan penting untuk melindungi dari kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Paparan sinar berlebih dalam jangka panjang diketahui menjadi salah satu faktor risiko terbesar dari perkembangan kanker kulit melasma dan melanoma.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Penting Diketahui Saat Menyiapkan Makanan bagi Lansia

Kehilangan nafsu makan saat lansia membuat tubuh tak ternutrisi optimal. Ada beberapa cara menyajikan makanan untuk lansia agar nutrisinya tetap terjaga.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
makanan untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 Juli 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Makanan setelah operasi

Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit
diet gagal ginjal

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit