home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata, Selain Wortel

6 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata, Selain Wortel

Makanan yang paling dikenal manfaatnya untuk kesehatan mata adalah wortel, yang selama ini kita tahu. Namun, tidak hanya wortel atau vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata Anda. Makanan lain dengan kandungan zat gizi lain juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Apa saja, ya?

Makanan yang mengandung vitamin C dan E, seng, lutein, zeaxanthin, dan asam lemak omega-3 juga berperan dalam menjaga kesehatan mata Anda. Semua zat gizi ini dapat membantu mencegah katarak dan degenerasi makula yang disebabkan karena faktor usia (membuat ketajaman penglihatan Anda menurun).

Sayuran hijau

Sayuran hijau mempunyai kandungan lutein dan zeaxanthin. Lutein dan zeaxanthin sendiri merupakan karotenoid yang ditemukan pada retina. Makanan yang mengandung kedua zat gizi ini memiliki sifat antioksidan yang dapat menurunkan risiko pengembangan degenerasi makula dan katarak. Antioksidan dapat melindungi mata dari kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh sinar matahari, asap rokok, dan polusi udara.

Lutein dan zeaxanthin bekerja dengan cara meningkatkan kepadatan pigmen dalam makula yang menyerap kelebihan cahaya biru dan ultraviolet serta menetralkan radikal bebas. Dengan cara tersebut, lutein dan zeaxanthin dalam makanan dapat melindungi mata dari kerusakan.

Sayuran hijau yang memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin cukup tinggi adalah bayam, daun kale, romaine lettuce, sawi, brokoli, dan lobak hijau. Selain dalam sayuran hijau, lutein dan zeaxanthin juga bisa ditemukan dalam kacang polong dan alpukat.

Telur

Telur mempunyai kandungan banyak zat gizi yang dapat meningkatkan kesehatan mata. Dalam telur, terdapat lutein, zeaxanthin, vitamin A, dan seng. Lutein dan vitamin A dapat melindungi mata Anda dari kebutaan di malam hari dan dari kekeringan pada mata. Lutein dan zeaxanthin bersama dengan seng juga dapat meningkatkan kesehatan mata dengan cara mengurangi risiko degenerasi makula.

Buah sitrus dan buah berry

Buah sitrus (seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali) serta buah berry (seperti strawberry, blueberry, dan raspberry) memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C juga mengandung antioksidan paling tinggi. Sehingga, makanan dengan kandungan vitamin C juga dapat mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak. Makanan lain yang juga mengandung vitamin C adalah pepaya, paprika, tomat, kiwi, dan jambu biji.

Biji-bijian dan kacang-kacangan

Pada beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti biji bunga matahari dan kacang almond, ditemukan kandungan vitamin E. Vitamin E ini juga diperlukan untuk menjaga kesehatan mata dengan cara memperlambat degenerasi makula. Vitamin E dan vitamin C bekerja sama dalam menjaga kesehatan jaringan pada mata.

Dalam biji bunga matahari juga ditemukan kandungan seng, selain kandungan vitamin E. Sedangkan, dalam kacang almond juga ditemukan kandungan asam lemak omega-3. Kandungan seng dan asam lemak omega-3 ini juga dapat meningkatkan kesehatan mata Anda.

Biji-bijian atau kacang-kacangan lain yang juga bermanfaat untuk kesehatan mata Anda adalah walnut, kacang polong, kacang tanah, kacang lima, kacang merah, dan lentil.

Gandum

Gandum atau biji-bijian utuh, seperti beras merah, oat, quinoa, roti gandum, dan pasta gandum juga dapat meningkatkan kesehatan mata karena mereka mengandung vitamin E, seng, dan niasin (vitamin B3). Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah ini dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula yang disebabkan oleh faktor usia. Selain itu, minyak gandum juga mengandung vitamin E.

Ikan

Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Asam lemak omega-3 dapat membantu melindungi mata dari kekeringan, mencegah degenerasi makula, dan juga katarak. Selain itu, bukti juga menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 memiliki sifat antiperadangan, yang dapat mengurangi risiko degenerasi makula.

Asam lemak sebenarnya juga ditemukan dalam retina mata Anda. Jika kadar asam lemak rendah pada retina, maka dapat menyebabkan mata Anda menjadi kering. Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 adalah salmon, tuna, sarden, dan makerel.

Jika Anda tidak suka dengan ikan atau tidak bisa makan makanan laut, asam lemak omega-3 ini bisa Anda dapatkan dari suplemen minyak ikan atau suplemen yang mengandung minyak nabati, seperti minyak biji kismis hitam atau minyak biji rami.

BACA JUGA

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

WebMD. (2013). Good Foods for Eye Health. [online] Available at: http://www.webmd.com/healthy-aging/nutrition-world-3/foods-eye-health [Accessed 3 Nov. 2016].

Surtenich, Aimee. (2016). 11 Foods to Boost Your Eye Health – Slideshow. [online] Available at: http://www.allaboutvision.com/nutrition/foods.htm [Accessed 3 Nov. 2016].

Health.com. (2016). 5 Foods for Healthy Eyes. [online] Available at: http://www.health.com/health/gallery/0,,20680738,00.html [Accessed 3 Nov. 2016].

American Academy of Ophthalmology. (2012). Four Fantastic Foods to Keep Your Eyes Healthy. [online] Available at: http://www.aao.org/eye-health/news/four-fantastic-foods [Accessed 3 Nov. 2016].

Harvard Health Publications. (2013). Top foods to help protect your vision – Harvard Health. [online] Available at: http://www.health.harvard.edu/staying-healthy/top-foods-to-help-protect-your-vision [Accessed 3 Nov. 2016].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 08/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x