Bibir Saya, Kok, Bengkak? Ini 4 Kemungkinan Penyebabnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Apakah bibir Anda pernah tiba-tiba bengkak? Dalam dunia medis bibir yang bengkak tentu tak akan muncul begitu saja. Biasanya pembengkakan ini disebabkan oleh peradangan atau penumpukan cairan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab bibir bengkak yang paling umum.

Berbagai penyebab bibir bengkak

menghilangkan bibir hitam

1. Alergi

Alergi bisa membuat bibir mengalami pembengkakan. Biasanya kondisi ini dipicu reaksi tubuh terhadap zat asing yang masuk. Saat ada zat asing yang masuk, tubuh akan mengeluarkan zat kimia yang disebut dengan histamin sebagai bentuk perlindungan. Sayangnya, histamin justru bisa memicu berbagai reaksi alergi, termasuk pembengkakan.

Anda bisa saja tak menyadari bahwa tubuh ternyata terpapar zat alergen. Bisa jadi Anda alergi terhadap zat di lingkungan sekitar seperti serbuk sari, spora jamur, debu, atau bulu hewan peliharaan. Selain pembengkakan di beberapa bagian tubuh, gejala lainnya yang mungkin Anda rasakan yaitu gatal, napas berbunyi ngik-ngik (mengi), bersin-bersin, dan hidung tersumbat.

Selain alergi lingkungan, alergi makanan juga bisa menjadi penyebab bibir bengkak. Nah, pembengkakan ini biasanya muncul sesaat setelah Anda makan makanan yang dapat memicu alergi. Alergi makanan biasanya menimbulkan gejala seperti bibir dan wajah bengkak, pusing, sulit menelan, sakit perut, dan mual.

Tak hanya itu, gigitan atau sengatan serangga dan obat bisa membuat bibir menjadi bengkak. Sedangkan jika Anda alergi obat biasanya gejala lain yang muncul yaitu ruam, gatal, mengi, pembengkakan di bagian tertentu, muntah, juga pusing.

2. Angioedema

Angioedema adalah kondisi saat Anda mengalami pembengkakan di bawah kulit. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari reaksi alergi, reaksi obat nonalergi, bahkan karena faktor keturunan. Angioedema paling sering menyerang bibir dan juga mata.

Selain bengkak, angiodema membuat Anda merasakan sakit dan gatal di bagian yang terkena. Gejala angioedema biasanya berlangsung selama 1-2 hari. Berbagai gejala ini bisa diobati dengan antihistamin, kortikosteroid, atau suntikan epinefrin.

3. Cedera atau luka

Berbagai cedera atau luka di wajah bisa menyebabkan bibir Anda bengkak. Cedera bisa jadi muncul karena gigitan, kecelakaan, pascalaser, terbakar, hingga terkena hantaman benda tumpul.

Mengobati bibir yang bengkak karena cedera tergantung pada penyebabnya. Untuk cedera ringan, Anda bisa menggunakan kompres es untuk membantu mengempeskannya. Sementara itu, jika pembengkakan disertai luka dan perdarahan usahakan untuk mengobatinya di dokter.

4. Bibir yang terlalu kering

Saat bibir tidak mendapatkan kelembapan yang dibutuhkan, maka bisa menjadi sangat kering bahkan hingga pecah-pecah. Bibir yang pecah-pecah membuat kuman akan mudah sekali masuk dan menginfeksi. Akibatnya, bibir bisa jadi mengalami pembengkakan.

Untuk itu, gunakan pelembap bibir yang mengandung petroleum jelly untuk menjaganya tetap lembap. Selain itu, gunakan produk bibir yang mengandung tabir surya agar tidak terbakar sinar matahari jika Anda sedang berkegiatan di luar ruangan.

Anda juga perlu menghilangkan kebiasaan menjilat bibir karena air liur justru bisa membuatnya semakin kering. Satu lagi, jangan mengopek atau menggigit kulit bibir meski terasa kering dan bersisik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca