8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Bibir Anda Kedutan Tiba-tiba

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bukan cuma mata yang bisa mengalami kedutan, bibir Anda juga mengalami hal serupa. Kedutan bisa terjadi pada bibir atas atau bagian bawahnya saja. Bibir kedutan pada dasarnya adalah hasil kesalahan komunikasi antara saraf bibir dengan otot yang mengendalikannya.

Apa saja penyebab bibir kedutan?

1. Kekurangan kalium

Salah satu ciri tubuh Anda kekurangan kalium adalah otot sering kedutan, termasuk pada bibir. Ini karena kalium berperan meneruskan sinyal saraf dari otak ke seluruh tubuh.

2. Kelebihan kafein

Bibir kedutan adalah tanda Anda bahwa sudah terlalu banyak minum kopi. Kandungan kafein pada kopi bekerja merangsang sistem saraf pusat untuk memicu pelepasan hormon serotonin dan noradrenalin. Kedua hormon tersebut menyebabkan otot bereaksi berlebihan terhadap sinyal saraf motorik. Maka jangan heran jika kedutan terjadi setelah Anda minum lebih dari 2-3 cangkir kopi dalam sehari.

3. Obat tertentu

Beberapa obat resep dokter maupun obat generik diketahui memiliki efek samping kedutan pada otot. Ini termasuk obat-obatan steroid, diuretik, dan hormon estrogen sintetis.

4. Bell’s palsy

Bell’s palsy adalah kelumpuhan satu sisi wajah akibat peradangan dan pembengkakan saraf perifer yang mengontrol otot wajah. Beberapa orang mungkin mengalami kedutan pada bibirnya, baik pada bibir atas, bagian bawah saja, atau di sisi kanan dan kirinya saja.

Penyebab Bell’s palsy belum diketahui, tapi biasanya hal ini terkait dengan infeksi virus.

5. Parkinson

Parkinson adalah penyakit saraf degeneratif yang membuat pengidapnya lama kelamaan sulit bergerak. Penyakit ini dengan kekakuan otot atau tremor kecil di bagian tangan atau kaki yang semakin parah dari waktu ke waktu. Tremor juga bisa terjadi di daerah bibir bawah dan sekitar dagu

Umumnya, Parkinson menyerang laki-laki yang berusia di atas 50 tahun.

6. Sindrom Tourette

Sindrom Tourette adalah gangguan sistem saraf otak yang menyebabkan munculnya pola gerakan yang terjadi tiba-tiba tanpa disengaja, berulang, dan tidak bisa dikendalikan. Gejala ini dapat muncul pada bagian tubuh manapun (wajah, tangan, atau kaki).

Pria 4 kali lebih mungkin mengalami sindrom ini dibandingkan wanita dan gejalanya biasanya muncul saat usia 2-15 tahun.

7. Trauma

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh trauma, seperti cedera kepala yang mengenai batang otak. Cedera ini bisa merusak saraf wajah sehingga menyebabkan otot pada bibir kedutan.

8. Stres

Stres, cemas, dan kelelahan yang ekstrem juga bisa menjadi penyebab kondisi ini. Tingginya hormon stres kortisol dapat membuat otot wajah kaku atau gampang berkedut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber