Sering merasa ngilu setelah makan atau minum-minuman dingin? Bisa jadi Anda memiliki gigi sensitif. Agar kondisinya tak semakin parah, mulai sekarang gunakan pasta gigi yang sesuai. Tak perlu bingung, ini cara mudah memilih produk pasta gigi yang tepat untuk si pemilik gigi sensitif.

Penyebab gigi sensitif

mengobati gigi sensitif

Faktanya, tidak semua orang memiliki gigi yang sensitif. Kepala Divisi Health, Wellbeing and Professional Institution Unilever Indonesia Foundation, drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc., menyatakan bahwa gigi sensitif biasanya disebabkan oleh adanya dentin (lapisan di bawah email gigi) yang terbuka.

“Ada dua penyebab utama dentin terbuka, pertama yaitu resesi atau penurunan gusi yang terjadi karena adanya penyakit  gusi dan cara menyikat gigi yang salah ditambah dengan sikat gigi yang tidak tepat. Yang kedua adalah terkikisnya lapisan email karena erosi akibat konsumsi makanan minuman asam,” papar drg. Ratu Mirah saat ditemui dalam acara Dental Expert Forum 2019 #SensitiveExpertByPepsodent di Grha Unilever, BSD, Senin (8/4).

Jika terjadi resesi gusi dan erosi email akibat hal-hal diatas, otomatis dentin akan terbuka. Dentin merupakan bagian gigi yang berongga dan terhubung ke saraf-saraf gigi. Rangsangan yang datang akibat terbukanya dentin inilah yang membuat gigi menjadi lebih sensitif.

Oleh karena itu, ciri utama gigi sensitif adalah rasa ngilu yang muncul secara tiba-tiba. Sensasi ini muncul terutama saat gigi menerima rangsangan dingin, panas, dan asam dari makanan serta minuman yang Anda konsumsi.

Cara memilih pasta gigi untuk gigi sensitif

Jangan samakan perawatan gigi yang sensitif dan yang tidak terutama dalam memilih pasta gigi. Usahakan untuk memilih pasta gigi khusus gigi sensitif. Sebelum membelinya, pastikan produk yang Anda beli mengandung tiga bahan utama berikut yaitu:

1. Potassium citrate

Potassium citrate (kalium sitrat) merupakan salah satu bahan penting yang perlu ada dalam pasta gigi untuk gigi sensitif. Ditemui dalam acara yang dipersembahkan oleh Pepsodent ini, drg. Mirah menyatakan bahwa Potassium Citrate mampu meredakan ngilu dalam waktu 30 detik saja. Ion kalium ini bertindak dengan memblokir sinaps diantara sel-sel saraf sehingga mengurangi rangsangan saraf dan nyeri di area tersebut. 

Pernyataan yang sama juga disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan pada Journal of Clinical Periodontology. Dalam penelitian ini disebutkan bahwa kalium sitrat, cetylpyridinium chloride, dan sodium fluoride mampu meredakan hipersensitivitas akibat dentin, plak dan radang gusi.

2. Hydroxyapatite

Hydroxyapatite merupakan zat yang juga perlu ada dalam pasta gigi untuk gigi sensitif. Ini karena Hydroxyapatite merupakan komponen utama dalam tulang dan gigi yang sehat.

Komponen yang satu ini membantu proses remineralisasi email gigi. Artinya, zat ini mampu mengembalikan mineral gigi yang terlepas atau rusak akibat erosi asam yang menjadi penyebab utama gigi sensitif. Dengan mengembalikan mineral pada email, gigi Anda akan kembali terlindungi sepenuhnya.

3. Zinc citrate

Dengan pemakaian yang rutin dan terus menerus, zinc citrate terbukti mampu meredakan penyakit gusi seperti gingivitis atau radang gusi yang gejalanya berupa gusi berdarah. Untuk itu, pastikan bahwa pasta gigi yang Anda beli juga mengandung zinc citrate.

Untuk memastikan ketiga bahan ini ada dalam produk yang Anda pilih, bacalah label kemasan sebelum membelinya.

Gunakan sikat dengan bulu yang lembut

menyimpan sikat gigi

Selain pasta gigi, pemilihan sikat untuk gigi sensitif juga tak boleh diabaikan. Gunakanlah sikat gigi dengan bulu yang lembut sehingga tidak mudah melukai gusi. Selain itu, belilah sikat gigi sesuai dengan ukuran mulut Anda, jangan terlalu besar atau terlalu kecil.

Setelah memilih sikat dan pasta gigi yang tepat, pastikan bahwa Anda menyikat gigi dengan cara yang benar. Menurut drg. Ratu Mirah, masih banyak masyarakat yang menyikat gigi dengan cara yang salah.

“Untuk gigi bagian atas, menyikat gigi itu harusnya dari atas ke bawah. Sebaliknya, untuk gigi bawah menyikatnya dari bawah ke atas. Jadi, jangan menyikatnya secara bolak-balik karena cara ini membuat gusi rentan terluka,” papar drg. Ratu Mirah pada tim Hello Sehat saat ditemui di acara Dental Expert Forum 2019.

Selain itu, drg. Ratu Mirah juga menyarankan Anda untuk menyikat gigi hingga bagian terdalam. Jika ada bagian yang tidak tersikat, plak otomatis akan menumpuk. Tumpukan plak bisa menyebabkan penyakit gusi yang membuat gusi rusak hingga akhirnya terlalu sensitif.

Jika semua perawatan ini Anda lakukan dalam keseharian, tak perlu khawatir lagi akan gigi sensitif dan ucapkan #ByeNgilu.

fbq(‘track’, ‘ViewContent’);

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca