7 Obat yang Ampuh di Apotek dan di Rumah untuk Mengatasi Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020 . 13 menit baca
Bagikan sekarang

Mengalami gusi bengkak tentu sangat mengganggu aktivitas. Masalahnya bukan hanya bikin mulut terasa nyeri nyut-nyutan dan kita sulit makan atau minum. Bicara pun bahkan jadi sulit karena bengkaknya bergesekan dengan pipi dalam. Sebagai cara mengatasinya, berikut adalah rekomendasi beberapa obat untuk gusi bengkak yang bisa Anda dapat di apotek atau dari dapur rumah sendiri.

Obat di apotek untuk mengatasi gusi bengkak

Bengkak kemungkinan besar diakibatkan oleh infeksi yang terjadi pada jaringan gusi. Infeksi itu sendiri bisa berawal dari luka karena menyikat gigi terlalu keras hingga penyakit gigi dan mulut tertentu, seperti periodontitis. Gusi pun dapat membengkak karena perubahan hormon atau kebiasaan merokok bertahun-tahun.

Lantas, apa saja obat di apotek yang ampuh untuk meredakan nyeri akibat gusi bengkak?

1. Hidrogen peroksida

hidrogen peroksida

Pembengkakan pada gusi dapat ditangani dengan berkumur menggunakan larutan hidrogen peroksida. Larutan antiseptik ini tersedia di apotek atau toko obat terdekat dan bisa dibeli tanpa resep dokter.

Hidrogen peroksida adalah antiseptik cair yang dapat melawan bakteri penyebab masalah gigi dan gusi, seperti radang gusi dan sariawan. Hidrogen peroksida bekerja mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan area kulit yang terluka.

Hidrogen peroksida efektif sebagai obat untuk gusi bengkak jika digunakan dengan cara yang tepat. Bentuk murni cairan ini dapat melukai gusi dan mulut. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengencerkannya dulu dengan sedikit air baru dipakai berkumur.

Pastikan juga untuk membaca dulu aturan pakainya dengan saksama sebelum mulai berkumur. Jangan sungkan untuk bertanya langsung pada petugas apotek atau ke dokter untuk menanyakan cara pakai obat kumur ini.

2. Paracetamol

obat gusi bengkak

Jika rasa sakit akibat gusi yang bengkak sampai minta ampun, minum obat paracetamol. Paracetamol mujarab untuk meredakan nyeri ringan di sekujur tubuh, termasuk dalam mulut.

Paracetamol sangat mudah ditemui di warung, toko obat, apotek, hingga swalayan tanpa resep dokter. Obat untuk gusi bengkak ini pun aman digunakan oleh segala kalangan, dari bayi di atas 2 bulan, ibu hamil dan menyusui, hingga lansia.

Meski begitu, perlu diingat juga takaran dosis dan frekuensi minum obat setiap orang mungkin berbeda. Obat ini dapat diminum setiap 4-6 jam sekali sehari.

Pada orang dewasa, dosis aman paracetamol berkisar dari 500 mg (miligram) hingga 1 gram. Sementara untuk bayi usia 2 bulan hingga 2 tahun, dosis aman paracetamol berkisar dari 60-120 mg.

Pastikan Anda selalu gunakan obat ini dengan bijak. Minum paracetamol sesuai anjuran yang tertera pada label kemasan. Bila Anda ragu tentang dosis paracetamol yang aman, silakan konsultasi langsung dengan dokter.

Orang yang punya riwayat penyakit hati dan ginjal serta alergi terhadap paracetamol tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini.

3. Ibuprofen

obat untuk gusi bengkak

Ibuprofen sama efektifnya seperti paracetamol sebagai obat untuk gusi bengkak. Bedanya, ibuprofen juga sekaligus meredakan radang penyebab bengkak dan demam yang menyertai. Paracetamol hanya sebatas meredakan rasa sakitnya.

Penting untuk dipahami bahwa efek ibuprofen  lebih kuat dari paracetamol. Maka, gunakan obat ini dengan hati-hati.

Dosis aman ibuprofen pada orang dewasa berkisar dari 200-400 miligram (mg) diminum setiap 4-6 jam sekali sesuai kebutuhan. Pada anak-anak dosis ibuprofen berkisar dari 4-10 miligram (miligram). Dosis tersebut umumnya aman untuk anak usia 6 bulan hingga 12 tahun dan dapat diminum setiap 6-8 jam sekali.

Minum obat ini setelah makan, sesuai anjuran dan dosis yang ditentukan. Jika dikonsumsi saat perut kosong, ibuprofen dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko perdarahan di perut.

Segera hentikan pengobatan dan cari bantuan medis jika Anda mengalami efek samping ibuprofen seperti nyeri dada, sesak napas, sakit kepala parah, hingga feses yang berwarna hitam.

Konsultasi ke dokter terlebih dahulu bila saat ini Anda sedang rutin minum obat jantung dan tekanan darah. Ibuprofren mungkin dapat berinteraksi dengan obat-obatan yang sedang Anda gunakan.

4. Chlorhexidine

obat gusi bengkak

Chlorhexidine adalah obat antiseptik untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab peradangan dan gusi bengkak. Obat ini harus ditebus dengan resep dokter.

Jenis obat ini memiliki banyak jenis mulai dari salep, larutan, dan obat kumur. Namun untuk obat gusi bengkak, gunakan varian obat kumur.

Kumur-kumurlah dengan obat ini setelah Anda menyikat gigi. Segera buang larutan bekas berkumur. Chlorhexidine tidak boleh ditelan. Hindari juga langsung makan dan minum setelah berkumur supaya obat bekerja optimal. Agar lebih aman, konsultaskan cara pakai obat ini dengan dokter.

Beri tahu dokter sebelum pakai obat ini bila Anda baru saja melakukan perawatan gigi, ,isalnya, veneer gigi, pasang gigi palsu, atau menambal gigi bolong. Begitu pula bagi Anda yang punya riwayat penyakit gusi periodontitis.

Pilihan obat gusi bengkak alami

Gusi yang bengkak harus segera dirawat untuk mencegah infeksinya menyebar sampai ke gigi. Namun biasanya kalau ke dokter, Anda akan diminta untuk menunggu dulu sampai rasa sakitnya mereda baru bisa diobati.

Sebagai pertolongan pendukung obat dari apotek, Anda bisa mencoba berbagai cara alami di bawah ini untuk membantu meredakan gusi yang bengkak.

1. Kumur air garam

manfaat air garam untuk kesehatan mulut

Selain buat masakan, garam sudah digunakan sejak zaman Romawi Kuno sebagai obat kumur untuk mengobati masalah gigi dan mulut termasuk untuk gusi bengkak.

Berkumur air garam membantu meringankan rasa sakit dan meredakan bengkak pada gusi. Hal ini karena garam bersifat menyerap air sehingga efektif membunuh bakteri jahat dalam mulut.

Bakteri hanya bisa tumbuh subur di lingkungan yang asam dan lembap. Maka ketika kondisi mulut kering, bakteri tidak bisa bertahan hidup. Anda cukup melarutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat.

Caranya, cukup dengan kumur-kumur air garam secara merata di segala penjuru mulut selama beberapa detik, dan buang airnya. Perhatikan untuk tidak menelan air bekas kumur.

Rutin berkumur dengan cara ini setidaknya dua kali sehari, atau sampai bengkak pada gusi Anda lumayan mereda.

2. Es batu

es batu untuk wajah

Obat untuk gusi bengkak alami yang mudah, cepat, serta manjur lainnya adalah kompres dingin. Rasa dingin membuat saraf pemicu nyeri di sekitar area mulut jadi mati rasa untuk sementara meredakan sakit.

Selain itu, suhu dingin merangsang pembuluh darah di wajah menyempit sehingga memperlambat aliran darah yang menuju gusi bermasalah. Ini dapat membantu mengurangi peradangan, bengkak, dan nyeri pada gusi.

Caranya mudah, ambil beberapa bongkah es batu lalu bungkus dengan waslap bersih. Tempel bungkusan es batu tadi di bagian pipi yang terasa sakit. Anda juga bisa menempel kompres langsung pada gusi yang terasa ngilu.

Ulangi kompres beberapa kali sehari sampai sakitnya mereda dan pembengkakan gusi perlahan menyusut.

3. Kunyit

obat gusi bengkak

Kunyit yang sering diolah menjadi jamu ternyata bisa disiasati sebagai obat gusi bengkak.

Senyawa curcumin dalam kunyit diketahui berfungsi melawan bakteri penyebab infeksi gusi, serta meredakan peradangannya.

Sebuah penelitian dalam Journal of Indian Society of Periodontology menunjukkan obat kumur dari sari kunyit berpotensi mencegah pembentukan plak di gigi dan risiko gingivitis (radang gusi).

Untuk mendapatkan semua manfaat ini, parut setengah ruas kunyit kemudian campurkan dengan baking soda dan minyak kelapa. Aduk rata sampai membentuk krim kental.

Gunakan sebagai pengganti pasta gigi setiap kali Anda ingin menggosok gigi.

Cara lainnya, Anda bisa membubuhkan pasta kunyit tersebut pada kain kasa lalu digulung. Tempelkan kompres kunyit ini langsung pada gusi yang bermasalah selama beberapa menit.

Tak perlu takut gigi jadi menguning setelah menggunakannya. Kunyit yang dapat mengobati gusi bengkak sebenarnya malah akan membantu gigi Anda tampak lebih putih.

Perawatan di rumah sebagai obat gusi bengkak

Selain obat alami dan medis, Anda juga disarankan melakukan perawatan di rumah untuk mempercepat penyembuhan gusi bengkak. Apa saja perawatan ruahan yang bisa mengatasi juga mengobati gusi bengkak?

1. Sikat gigi pelan-pelan

sikat gigi saat puasa

Selama masih dalam pengobatan gusi bengkak, Anda tetap harus menjaga kebersihan gigi dan mulut. Gusi bengkak bukan alasan untuk absen menggosok gigi setiap hari.

Jarang menggosok gigi justru akan memperparah kondisi Anda. Infeksi juga mungkin dapat menyebar ke gigi dan rongga mulut lainnya.

Namun, Anda memang harus lebih berhati-hati ketika menggosok gigi. Jangan menyikat terlalu cepat dan terlalu keras. Bukannya bersih, gusi Anda bisa robek sehingga pembengkakannya akan makin parah.

Satu hal lagi, pastikan Anda menggosok gigi dengan cara yang benar. Menyikat gigi lurus dan bolak-balik seperti sedang menyetrika baju bukan cara yang terbaik untuk membersihkan gigi.

Gosoklah gigi Anda dengan gerakan melingkar kecil secara perlahan. Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu halus, sehingga tidak akan mencederai lapisan gusi yang sedang membengkak.

2. Jangan lupa flossing gigi

manfaat benang gigi

Menyikat gigi dua kali sehari tidak cukup untuk membuat gigi Anda senantiasa bersih dan sehat. Anda juga perlu membersihkan sela-sela antar gigi dan garis gusi dengan benang gigi (flossing).

Flossing perlu dilakukan setiap hari sehabis menggosok gigi, tidak boleh sampai terlewatkan. American Dentist Association mengungkapkan, flossing efektif membersihkan sisa makanan yang terselip di antara celah gigi dan susah dijangkau bulu sikat.

Namun, pastikan dulu caranya sudah benar apabila Anda melakukan cara ini sebagai ibat untuk gusi bengkak. Alih-alih mulut jadi bersih, menarik benang secara kasar justru membuat gusi rentan sobek dan berdarah.

3. Gunakan pasta gigi dan obat kumur yang aman

obat kumur untuk anak

Jika produk pembersih gigi yang Anda pakai selama ini mengiritasi gusi, coba ganti merek yang lain. Banyak orang yang membeli pasta gigi dan obat kumur tanpa terlebih dulu membaca label komposisinya.

Tanpa disadari, bahan kimia tertentu mungkin malah akan memperparah kondisi gusi Anda. Itu kenapa sangat penting untuk membaca dulu label komposisi yang tertera pada kemasan produk.

Pastikan komposisi pasta gigi dan obat kumur yang Anda gunakan aman sehingga tidak memicu iritasi gusi. Hindari pasta gigi yang mengandung detergen sodium lauryl sulfate (SLS).

Selain itu, hindari obat kumur yang mengandung alkohol untuk mengobati gusi bengkak. Alkohol dapat membuat mulut kering, sehingga akan memperburuk bengkak di gusi Anda.

Jika pasta gigi dan obat kumur yang Anda gunakan mengandung bahan-bahan tersebut, hindari pemakaiannya. Jika perlu, berkonsultasilah ke dokter gigi untuk memastikan keamanan pasta gigi dan obat kumur yang Anda gunakan.

4. Berhenti merokok

obat untuk gusi bengkak

Rokok berdampak buruk bagi kesehatan mulut. Memaksakan diri untuk terus merokok ketika gusi sedang nyut-nyutan justru akan memperparah kondisinya.

Hal ini karena racun dalam rokok, seperti tartar dan nikotin, dapat membuat mulut kering. Mulut yang kering akan cenderung menjadi lebih asam sehingga sangat rentan “dijajah” bakteri.

Merokok juga melemahkan sistem imun. Itu kenapa perokok cenderung lebih rentan mengalami infeksi gusi ketimbang orang yang tidak merokok.

Pasalnya, sistem imun yang lemah tidak akan bekerja optimal melawan bakteri jahat penyebab infeksi di gusi.

Jika Anda seorang perokok aktif, obat untuk gusi bengkak adalah berhenti merokok. Tak mudah memang, tapi bukan berarti niat baik ini mustahil diwujudkan.

5. Kurangi gula

obat gusi bengkak

Kesehatan gigi dan mulut juga dipengaruhi oleh makanan Anda sehari-hari. Terutama makanan dan minuman yang manis, juga yang asam.

Makanan dan minuman manis dapat memicu bakteri dalam mulut tumbuh subur dan menyebabkan pembentukan plak pada gigi. Lambat laun, plak dapat mengakibatkan pembusukan pada gigi yang terkena.

Begitu pula dengan makanan dan minuman asam. Pembusukan inilah yang kemudian menjadi awal mula infeksi, termasuk pada gusi yang akhirnya membuat bengkak.

Namun, Anda tidak harus serta-merta setop makan gula atau yang serba asam sama sekali. Cukup untuk membatasi porsi dan frekuensi makannya.

Ingat, yang berlebihan itu tentu selalu tidak baik, ‘kan? Jadi kontrol asupan makanan Anda supaya kesehatan gusi dan mulut selalu terjaga baik.

6. Banyak minum air putih

obat gusi bengkak

Minum air putih memang tidak akan langsung mengobati gusi Anda yang bengkak.

Namun dengan banyak minum air putih, risiko Anda mengalami infeksi akibat gusi bengkak jadi lebih rendah. Sebaliknya, kurang minum air justru dapat memperparah infeksi karena mulut jadi kering dan asam.

Membiasakan banyak minum air dapat merangsang produksi air liur di dalam mulut. Air liur berperan penting melembapkan mulut serta membersihkan bagian dalam mulut dari sisa makanan.

Enzim yang terkandung dalam air liur juga dapat membantu melawan infeksi di dalam mulut. Jadi, jangan sepelekan manfaat minum air putih sebagai obat alami untuk gusi bengkak, ya!

Kapan harus ke dokter?

periksa gigi rutin

Bila berbagai obat dan perawatan di atas tidak juga meredakan gusi bengkak, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter gigi.

Mungkin penyebab gusi Anda bengkak adalah penyakit atau infeksi yang lebih serius dan perlu langsung ditangani ahlinya.

Jangan tunggu waktu lama untuk ke dokter gigi bila Anda mengalami satu atau beberapa kondisi ini:

  • Gusi terasa sangat sakit.
  • Rasa sakit tidak juga hilang meski sudah minum obat pereda nyeri.
  • Gusi berdarah tanpa sebab.
  • Kesulitan untuk membuka mulut, sehingga makan, minum, atau bahkan berbicara jadi aktivitas yang sangat menyiksa.
  • Mengalami demam tinggi, sakit kepala parah, hingga badan lemas tidak bertenaga.

Tergantung pada keparahan gejala dan penyebab yang memicunya, dokter gigi dapat meresepkan obat khusus untuk mengobati peradangannya. Misalnya obat kumur dengan kandungan dan dosis yang lebih kuat, atau antibiotik tertentu.

Gunakan antibiotik dengan bijak sesuai yang diresepkan dokter. Jangan mengurangi, menambahkan, mempercepat, atau justru memperlama dosis obat. Ini dapat membuat infeksi Anda lebih sulit diobati dan lama sembuh.

Jika obat resep juga tidak cukup mempan, dokter mungkin merekomendasikan pembedahan sebagai solusi gusi bengkak yang terakhir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menilik Kandungan Herbavid-19, Ramuan Herbal untuk Pengobatan COVID-19

Satgas COVID-19 membagikan ribuan jamu Herbavid-19 ke beberapa rumah sakit rujukan COVID-19. Apakah khasiatnya sudah terbukti?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 08/05/2020 . 6 menit baca

Pilihan Obat Alami Oral Thrush atau Infeksi Jamur di Mulut

Mengalami infeksi jamur di mulut atau oral thrush sangatlah mengganggu. Namun, selain obat dari dokter, ada juga obat alami yang bisa mengatasi oral thrush.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20/04/2020 . 5 menit baca

Cantiknya Bunga Telang dengan 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

Siapa yang mengira bahwa bunga telang dengan warna biru putih yang cantik ini menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 05/04/2020 . 4 menit baca

6 Pilihan Obat Herbal untuk Kanker Serviks Melihat dari Sisi Medisnya

Selain dengan tindakan medis dari dokter, minum obat herbal juga dinilai berpotensi untuk menghambat perkembangan sel kanker serviks. Apa saja pilihannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Serviks, Health Centers 28/02/2020 . 7 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

obat maag alami herbal asam lambung

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
Obat tradisional COVID-19

Saran Kemenkes untuk Manfaatkan Obat Tradisional Sebagai Pencegah COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 4 menit baca
daun eucalyptus dan ekstrak minyak eukaliptus yang berguna untuk usir bau mulut dan kesehatan gigi dan mulut

Manfaat Eucalyptus untuk Usir Bau Mulut saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . 4 menit baca
Unair Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . 4 menit baca