4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Sedang Sakit Gusi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyakit gusi biasanya disebabkan oleh peradangan. Peradangan ini timbul akibat infeksi bakteri. Anda pun jadi sulit mengunyah atau bicara. Pokoknya mulut jadi serba tidak nyaman. Selain menjalani pengobatan dengan antibiotik dan perawatan dari dokter gigi Anda, ada pantangan yang harus ditaati supaya sakit gusi cepat hilang. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya.

Gejala sakit gusi

Penyakit gusi biasanya ditandai dengan gigi goyang ketika menggigit dan mengunyah makanan. Gusi Anda juga akan memerah, membengkak, jadi lebih lunak, dan mengalami perdarahan terutama saat menyikat gigi. Kondisi ini juga disebut sebagai gingivitis atau radang gusi.

Jika dibiarkan, penyakit ini bisa bertambah parah dan berkembang jadi periodontitis. Periodontitis biasanya menunjukkan gejala berupa gigi renggang, gigi tanggal, dan bau mulut tak sedap. Maka, sebaiknya Anda segera periksa ke dokter gigi jika mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan.

Pantangan saat sakit gusi

Meskipun sudah minum obat dan menjalani perawatan, sakit gusi tidak akan hilang begitu saja jika Anda tidak merubah pola makan tak sehat. Maka, penting bagi Anda untuk menghindari makanan dan minuman berikut ini.

1. Makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman yang manis mengandung gula yang tinggi. Menurut para ahli yang menulis buku Advanced Nutrition and Human Metabolism, gula akan diserap tubuh dan jadi sumber makanan bagi bakteri penyebab sakit gusi. Bakteri pun akan jadi semakin ganas dan sulit diberantas. Selain itu, gula yang menempel di gusi juga akan berubah jadi asam. Lingkungan yang asam justru ideal bagi bakteri penyebab sakit gusi untuk berkembang biak.

Jadi sebaiknya hindari dulu makanan dan minuman manis seperti permen, kue, donat, puding, sirup, dan teh manis. Anda juga dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman kemasan yang mengandung pemanis tambahan seperti jus buah dalam kemasan, minuman bersoda, dan kopi instan.  

2. Makanan dan minuman asam

Seperti disebutkan sebelumnya, lingkungan yang asam bisa jadi sarang bakteri penyebab sakit gusi yang ideal. Di samping itu, makanan dan minuman asam bisa mengikis lapisan pelindung gusi dan gigi Anda. Inilah mengapa saat makan atau minum yang asam mulut Anda akan terasa perih.

Buah dan jus yang perlu dihindari antara lain jeruk, lemon, jeruk nipis, limau, delima, nanas, dan anggur. Makanan yang mengandung cuka seperti asinan dan acar juga sebaiknya tidak dikonsumsi dulu.

3. Makanan dan minuman dingin

Penyakit gusi membuat saraf-saraf di gusi Anda jadi lebih peka dan terpapar. Maka, makanan dan minuman yang suhunya terlalu dingin bisa membuat saraf-saraf gusi dan akar gigi Anda semakin sakit dan meradang.

Maka, jangan mengonsumsi makanan dan minuman dingin dulu. Apalagi es krim, es batu, frozen yogurt, es lilin, dan es buah. Sebaiknya tunggu sampai makanan dan minuman Anda mencapai suhu ruangan sebelum dikonsumsi.  

4. Makanan olahan tepung

Hati-hati dengan makanan yang diolah dari tepung. Misalnya roti, biskuit, dan kue. Makanan dari tepung sama berbahayanya dengan makanan dan minuman manis. Meskipun tampaknya tidak membahayakan, tepung mengandung pati yang mudah menempel di gusi dan mulut. Dalam tubuh, pati akan berubah jadi gula. Gula yang menempel di gusi dan gigi akan semakin memicu peradangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Banyak orang mengira sebelum dan setelah haid bukan menjadi masa subur wanita. Tapi apakah berhubungan seks setelah haid bisa menyebabkan kehamilan?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Banyak yang percaya gadis perawan memiliki ciri-ciri khusus. Tapi bagaimana dengan pandangan medis soal tes keperawanan wanita? Benarkah bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak bisa kentut susah kentut

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit