5 Penyebab Mulut Kering, dari yang Ringan Hingga Berbahaya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saliva atau ludah adalah cairan yang diproduksi kelenjar ludah atau kelenjar air liur yang berperan dalam melembabkan dan membersihkan mulut, mencerna makanan, serta mencegah kerusakan gigi. Cara kerja air liur adalah dengan menetralisir asam yang dihasilkan oleh bakteri, membatasi pertumbuhan bakteri, dan membersihkan partikel makanan di dalam mulut. Air liur  juga berperan dalam mencegah mulut agar tidak kering; karena dalam keadaan kering, kemampuan mulut dalam melawan bakteri dan menelan makanan menjadi berkurang. Bahkan, mulut kering juga dapat mengganggu selera makan Anda.

Meskipun mulut kering adalah kondisi yang normal, namun, mulut yang terus menerus kering bisa menjadi pertanda adanya masalah di dalam mulut Anda.

Jika mulut Anda kering, maka biasanya, Anda akan mengalami bibir pecah-pecah, bau mulut, lidah kering atau beralur, sulit bicara, sulit makan dan menelan, tenggorokan kering atau sakit tenggorokan, suara serak, dan terdapat gangguan pada indera pengecap.

Penyebab mulut kering

Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab mulut kering:

1. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan cukup cairan sesuai yang dibutuhkan; sehingga, bisa membuat mulut menjadi kering. Beberapa kondisi yang dapat membuat Anda dehidrasi adalah gugup atau cemas, berkeringat berlebihan, muntah, diare, kehilangan darah, atau luka bakar. Untuk mencegah dehidrasi, Anda perlu perbanyak konsumsi sayur, buah-buah, dan air minum.

2. Faktor gaya hidup

Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol ternyata dapat mempengaruhi berapa banyak air liur yang diproduksi. Studi telah menemukan bahwa merokok jangka panjang secara signifikan mengurangi aliran air ludah dan meningkatkan kelainan mulut dan gigi yang terkait dengan mulut kering, terutama karies, radang gusi, mobilitas gigi, kalkulus, dan halitosis (bau mulut parah).

3. Kerusakan saraf

Mulut kering juga bisa disebabkan oleh adanya kerusakan saraf pada daerah kepala dan leher akibat luka atau pembedahan; serta kerusahakan kelenjar air liur yang dapat mempengaruhi jumlah produksi air liur dalam mulut.

4. Penggunaan obat tertentu

Konsumsi obat antidepresan, antihistamin, dan diuretik ternyata bisa membuat mulut Anda menjadi kering. Hal ini juga menjadi penyebab terjadinya mulut kering pada orang dewasa, selain faktor perubahan kemampuan tubuh untuk mengolah obat, nutrisi yang tidak memadai, dan masalah kesehatan jangka panjang.

5. Penyakit tertentu

Kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, stroke, infeksi jamur di mulut (sariawan), penyakit Alzheimer, atau penyakit autoimun juga bisa berkontribusi dalam menyebabkan mulut menjadi kering.

Kapan mulut kering harus diperiksakan ke dokter?

Hal sederhana yang dapat Anda lakukan ketika mulut kering adalah dengan perbanyak minum air putih, mengunyah permen karet bebas gula, membatasi konsumsi kafein, berhenti merokok, atau menggunakan obat kumur yang mengandung xylitol untuk menstimulasi kelenjar air liur untuk memproduksi air liur. Namun, apabila hal tersebut tidak berhasil mengatasi mulut kering, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Apakah Anda mengalami sakit kepala setelah cabut gigi? Mungkin dua alasan ini penyebabnya. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang diminati banyak orang. Tapi, apakah Anda tahu apa saja manfaat yoga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Latihan Kelenturan, Kebugaran 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
daun mimba

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
wanita berbulu lebat nafsu tinggi seks

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit