Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak hanya kulit atau alat kelamin saja, ternyata terdapat pula infeksi jamur di mulut manusia. Bila di dalam mulut Anda terdapat ruam putih aneh seperti sariawan, hal itu bisa disebabkan oleh jamur jenis candida yang berkembang biak. Apa saja ciri-ciri mulut yang terinfeksi jamur?

Kenapa bisa terjadi infeksi jamur di mulut?

Infeksi jamur yang terdapat di mulut, biasanya disebabkan oleh jamur candida. Umumnya, jamur candida memang sudah ada di dalam mulut, saluran pencernaan dan kulit, namun jumlahnya sangat kecil. Selain jumlahnya sangat kecil, jamur candida ini biasanya dikendalikan oleh bakteri lain di tubuh, jadi jumlahnya seimbang dan tidak menyebar luas.

Tapi terkadang, penyakit atau obat tertentu seperti kortikosteroid atau antibiotik bisa menganggu keseimbangan jamur dan bakteri. Ketika populasi jamur candida tidak terkendali, saat itulah mulai terjadi adanya infeksi jamur di mulut manusia.  

Tanda-tanda mulut terinfeksi jamur

Hal pertama yang harus Anda perhatikan terkait mulut yang terinfeksi jamur adalah adanya lesi atau bercak berwarna putih di area mulut seperti lidah, tenggorokan dan dinding mulut.

Selain itu, jamur pada mulut juga bisa muncul di mulut, gusi, amandel, atau bagian belakang tenggorokan Anda. Infeksi jamur pada mulut ini bisa menimbulkan rasa sakit dan bisa saja menimbulkan darah saat Anda menggosok gigi. Dalam kasus yang sangat parah, infeksi jamur dapat menyebar ke kerongkongan dan menyebabkan:

  • Rasa sakit saat menelan atau kesulitan menelan
  • Perasaan bahwa makanan menempel di tenggorokan atau di tengah dada Anda
  • Terjadi demam jika infeksi menyebar di luar kerongkongan

Terkadang, jamur yang menyebabkan sariawan bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti paru-paru, hati, dan kulit. Namun hal ini biasanya lebih sering terjadi pada penderita kanker, HIV, atau orang yang kondisi kesehatan yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Siapa saja yang rentan terinfeksi jamur di mulut?

  • Bayi menyusui yang baru lahir sangat rentan terkena jamur.
  • Penderita diabetes, khususnya kalau orang tersebut tidak mengontrol gula darahnya.
  • Orang yang mengonsumsi obat-obatan, yang paling sering obat antibiotik. Lalu, obat jenis kortikosteroid (sejenis hormon steroid), salah satunya yang dihisap untuk obat asma bisa juga berdampak pada berkembangnya candidiasis mulut.
  • Orang-orang dengan kekebalan tubuh rendah, misalnya penderita HIV/AIDS atau pengobatan kemoterapi.
  • Perempuan yang sedang mengalami perubahan hormonal, seperti kehamilan atau mereka yang menggunakan pil KB.

Bagaimana cara mengobatinya?

Infeksi jamur di mulut umumnya mudah diobati jika kondisi penderitanya sehat-sehat saja. Tapi sayang, gejalanya mungkin akan terjadi lebih buruk dan sulit diobati bila terkena orang yang punya sistem kekebalan tubuh lemah.

Hal yang bisa Anda lakukan di sini adalah segera konsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat antijamur yang harus Anda minum selama 10 sampai 14 hari. Obat yang dianjurkan biasanya berbentuk tablet, pelega tenggorokan, atau cairan, dan umumnya mudah untuk ditelan. Selain itu, karena infeksi bisa menjadi gejala masalah medis lainnya, dokter Anda mungkin juga ingin menjalankan tes lain untuk mengidentifikasi masalah infeksi jamur di mulut lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit