Gigi goyang pada anak-anak menandakan bahwa gigi susu akan digantikan oleh gigi tetap. Namun, pada orang dewasa, kondisi ini bisa jadi merupakan gejala dari masalah pada gigi dan gusi. Cara mengatasi gigi goyang pada orang dewasa perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Sering kali, prosedur medis diperlukan untuk menangani gigi yang bermasalah.

Cara mengatasi gigi goyang secara medis

Gigi goyang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya penyakit gusi, cedera pada gigi, peningkatan hormon selama kehamilan, serta osteoporosis.

Di antara beragam faktor tersebut, penyakit gusi atau periodontitis adalah yang paling sering menjadi pemicunya.

Terdapat beberapa cara medis yang bisa ditempuh untuk mengatasi gigi goyang. Berikut di antaranya.

1. Pembersihan (scaling) dan root planing

Bakteri dan protein pada celah antara gigi dan gusi dapat mengeras membentuk plak. Plak gigi itu kemudian dapat melonggarkan celah sehingga gigi menjadi goyang.

Jika tidak ditangani, kondisi ini akan membuat penyakit gusi bertambah parah.

Pembersihan plak gigi dilakukan melalui metode scaling. Kemudian, dokter gigi melanjutkan dengan metode root planing untuk menghaluskan permukaan akar gigi dan membantu perlekatan gusi pada gigi yang longgar.

2. Konsumsi antibiotik

Bakteri penyebab penyakit gusi dapat memasuki aliran darah dan menyebabkan gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, hingga infeksi seluruh tubuh.

Guna mencegahnya, dokter gigi dapat meresepkan obat antibiotik yang perlu dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu.

3. Operasi flap

Cara mengatasi gigi goyang dengan operasi flap mungkin saja diperlukan bila jaringan gusi mengalami kerusakan. Prosedur ini dilakukan dengan mencangkok jaringan kulit dari gusi yang sama ataupun dari jaringan lain yang sesuai.

Dokter akan membuat sayatan pada gusi Anda, kemudian melanjutkan dengan scaling dan root planing pada area tersebut.

Setiap celah antara gigi dan gusi ditutup untuk meminimalisasi pertumbuhan bakteri. Setelah itu, jaringan gusi dijahit kembali untuk mengencangkan gigi yang goyang.

scaling gigi

4. Bone grafting

Bone grafting dilakukan apabila Anda mengalami kerusakan jaringan gigi sehingga gigi menjadi keropos dan goyang. Dokter akan membuat sayatan pada gusi, lalu prosedur ini dilanjutkan dengan scaling dan root planing untuk membersihkan jaringan gigi.

Kemudian, bagian gigi yang keropos ditambal dengan jaringan cangkok. Jaringan ini dapat berasal dari tulang Anda sendiri ataupun bahan sintetis. Jaringan gusi lalu ditutup dan akan pulih sepenuhnya setelah beberapa bulan.

5. Splinting

Splinting adalah salah satu cara yang efektif untuk mengatasi gigi goyang namun masih menempel pada gusi.

Caranya adalah dengan memasangkan potongan logam pada gigi-gigi yang goyang. Potongan logam tersebut membantu menyokong gigi sehingga posisinya kembali normal.

Gigi dengan kondisi goyang yang parah terkadang copot atau harus dicabut. Agar tidak memengaruhi penampilan dan fungsi normal gigi, Anda juga dapat menjalani pemasangan implan. 

Prosedur pemasangan implan dilakukan langsung pada akar gigi yang copot atau dicabut.

Beragam cara mengatasi gigi goyang di atas terbilang efektif. Namun, Anda juga harus mengatasi penyebab utamanya, guna mencegah komplikasi yang lebih parah.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi. Sikatlah gigi secara rutin minimal dua kali sehari.

Anda juga dapat menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terdapat di antara celah gigi. Lengkapi rutinitas Anda dengan menggunakan obat kumur agar mulut terbebas dari bakteri.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca