Tentu tidak ada orang yang nyaman dengan tekstur kering, terkelupas, pecah-pecah, bahkan disertai dengan rasa panas pada bibir. Anda mungkin termasuk mendambakan kulit lapisan bibir terasa halus, lembut, dan kenyal. Sebenarnya kenapa, ya, bibir terasa panas seolah seperti terbakar ini?

Apa penyebab bibir terasa panas dan kering?

mengatasi bibir kering

Sensasi terbakar yang menyebabkan bibir terasa panas, kering, hingga perih biasanya tidak terjadi tanpa alasan. Coba ingat-ingat lagi, mungkin ada satu atau dua hal yang Anda lakukan dan tanpa sadar menjadi penyebab timbulnya rasa panas pada bibir.

Kebiasaan makan atau minum terlalu panas, makan pedas, paparan sinar matahari, mengalami luka bakar, merokok, hingga pengaruh bahan kimia disinyalir sebagai hal-hal yang dapat berakibat pada efek kering dan panas di bibir setelahnya.

Terlebih lagi, ketebalan kulit yang melapisi bibir tidak selalu sama pada setiap orang. Itu sebabnya, kadang sensasi terbakar dan panas ini bisa datang dalam tingkat yang berbeda-beda tergantung kondisi bibir Anda. Dalam beberapa kasus, rasa panas ini bisa semakin memburuk dan membuat Anda tidak nyaman.

Perhatikan beberapa gejala berikut ini yang menandai bibir panas seolah terbakar:

  • Rasa sakit pada bibir
  • Bibir meradang
  • Kemerahan yang tidak biasa

Jika luka yang dialami bibir tergolong parah, kadang disertai dengan munculnya lepuhan bahkan pembengkakan di bibir.

Bagaimana cara menyembuhkannya?

Pengobatan yang diberikan ketika bibir terasa panas layaknya terbakar tidak selalu sama, tergantung penyebabnya. Selain itu, pengobatan harus disesuaikan dengan sejauh mana keparahan luka yang Anda alami di bibir.

Luka bakar tingkat ringan

Kondisi ini biasanya terjadi karena penyebab yang cukup umum. Misalnya bibir tanpa sengaja menyentuh sesuatu yang panas, makan atau minum yang terlalu panas, serta makan makanan pedas. Jika ini yang Anda alami, coba mulai langkah perawatan dengan cara:

  • Membersihkan bibir dengan menggunakan larutan garam yang dicampur dengan sedikit sabun. Basuh perlahan ke seluruh area bibir guna mencegah timbulnya infeksi. Lakukan metode ini tepat setelah muncul sensasi panas pada bibir.
  • Kompres dingin dengan kain bersih yang ditempelkan langsung ke seluruh bagian bibir. Cara ini dapat membantu mengurangi peradangan yang biasanya muncul setelah bibir mengalami sensasi panas dan perih. Hindari menggunakan es batu secara langsung pada bibir.
  • Oleskan lidah buaya guna membantu menenangkan bibir yang mungkin masih sakit dan meradang. Lidah buaya bisa memberikan efek melembapkan sehingga meminimalisir peradangan sekaligus mencegah bibir menjadi kering dan pecah-pecah.luka di bibir

Luka bakar tingkat lanjutan

Luka bibir di tingkat ini umumnya tidak hanya merusak lapisan luar kulit saja, tapi sudah menembus sampai ke dalam bibir sehingga membentuk lepuhan. Meski kadang Anda gemas dengan luka yang muncul, sebaiknya jangan lakukan apa pun karena ditakutkan malah akan memperparah rasa panas, kering, dan perih di bibir Anda.

Sebaliknya, biarkan bibir sembuh sendirinya dengan kompres dan lidah buaya. Namun, untuk mempercepat proses penyembuhan dari bibir yang terluka akibat sinar matahari, merokok, maupun bahan kimia, Anda bisa menerapkan teknik perawatan memakai salep antibiotik oles sesuai rekomendasi dari dokter.

Obat pereda nyeri yang dikonsumsi sesuai kebutuhan juga bisa membantu mengatasi perih karena luka di bibir. Usahakan untuk selalu menggunakan pelembap guna melembutkan kulit bibir yang kering dan terkelupas.

Bila Anda telah rutin menjalani pengobatan untuk mengatasi sensasi panas, kering, dan perih pada bibir tapi tidak kunjung sembuh, periksa ke dokter bisa jadi jalan terbaik. Dokter dapat menyarankan perawatan lebih lanjut sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca