Kenali Trombositemia Esensial, Saat Jumlah Trombosit Naik Tanpa Sebab yang Jelas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/02/2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Trombosit atau platelet merupakan salah satu komponen darah yang penting. Trombosit adalah kepingan darah dan berasal dari sel megakariosit yang diproduksi oleh sumsum tulang manusia. Hati memproduksi trombopoietin yang akan membuat sumsum tulang memproduksi sel megakariosit.

Sebenarnya apa fungsi trombosit dalam tubuh?

Nah, trombosit memiliki peran penting dalam proses hemostasis, atau proses menghentikan perdarahan. Trombosit akan menempel pada pembuluh darah yang pecah atau rusak. Setelah itu, trombosit akan aktif dan mengeluarkan zat-zat yang dapat membuat trombosit-trombosit lain datang ke lokasi pembuluh darah yang rusak, memicu proses menyatunya trombosit. Menyatunya trombosit, alias agregasi trombosit, akan membentuk plak trombosit.

Plak trombosit ini awalnya tidak terlalu kuat, kemudian akan menjadi lebih kuat dengan bantuan faktor-faktor pembekuan darah yang mengaktifkan fibrin, di mana fibrin akan memperkuat plak tersebut. Plak trombosit yang sudah diperkuat dengan anyaman fibrin ini akan “menambal” kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah. Seluruh proses inilah yang terjadi saat tubuh menghentikan perdarahan.

Apa yang terjadi kalau kadar trombosit naik atau turun?

Kelebihan dan kekurangan trombosit dapat menyebabkan masalah bagi kita. Kekurangan trombosit atau disebut dengan trombositopenia (di bawah 100.000 – 150.000/µL) dapat meningkatkan risiko perdarahan. Kelebihan trombosit atau trombositosis (di atas 450.000-500.000/µL) dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke dan trombosis.

Salah satu penyakit yang mengakibatkan trombosit naik adalah trombositemia esensial. Trombositemia esensial adalah peningkatan jumlah trombosit tanpa sebab yang jelas. Trombositemia esensial bisa terjadi akibat gangguan proses pembentukan sel punca (stem cell) pembentuk darah. Sayangnya, hingga saat ini penyebabnya masih belum diketahui.

Untuk menegakkan diagnosis trombositemia esensial, penyebab-penyebab lain trombosit naik harus dicoret terlebih dahulu. Penyebab-penyebab peningkatan trombosit lainnya antara lain:

  • Peradangan jaringan seperti pada penyakit kolagen vascular dan inflammatory bowel disease 
  • Infeksi
  • Gangguan mieloproliferatif (proliferasi sumsum tulang terganggu) seperti pada polisitemia vera
  • Gangguan mielodisplastik
  • Hipersplenisme, pasca splenektomi (setelah penangkatan limpa)
  • Perdarahan
  • Anemia defisiensi besi
  • Operasi
  • Respon rebound setelah pengobatan kekurangan vitamin B12 atau setelah penyalahgunaan alkohol
  • Pemecahan darah (hemolisis)
  • Produksi trombopoietin berlebihan secara genetik

Ciri-ciri dan gejala trombositemia esensial

Gejala trombositemia esensial tidak spesifik. Gejala umumnya muncul bila kadar trombosit dalam darah diatas 1.000.000/ µL. Terlalu banyak trombosit dapat menimbulkan stasis platelet di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan trombosis atau penyumbatan.

Adanya penyumbatan dapat menimbulkan:

  • Transient ischemic attack (stroke ringan)
  • Migrain
  • Pusing
  • Nyeri dada
  • Pingsan mendadak
  • Perubahan penglihatan sementara
  • Rasa kebas
  • Eriteromelalgia atau Mitchell’s disease, yaitu gangguan pembuluh darah tepi akibat penyumbatan yang ditandai dengan kemerahan, nyeri dan rasa terbakar, serta peningkatan suhu di tangan atau kaki

Selain penyumbatan, ternyata trombositemia esensial juga dapat menimbulkan perdarahan. Trombosit naik di atas1.000.000/ µL dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah sehingga penderita jadi lebih mudah berdarah. Hal ini ditandai dengan mimisan, mudah mengalami lebam atau memar, perdarahan gusi, dan buang air besar berdarah.

Dari gejala, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium yang dilakukan, trombositemia esensial perlu dicurigai pada kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Peningkatan trombosit yang terus-menerus (diatas 450.000/ µL)
  • Pada biopsi sumsum tulang ditemukan peningkatan jumlah megakariosit (hiperplasia)
  • Pembesaran limpa (splenomegali) ringan
  • Terdapat komplikasi trombosis, perdarahan, atau keduanya

Apabila ditemukan gejala stroke ringan seperti rasa baal atau kelumpuhan setengah badan; gejala serangan jantung seperti nyeri dada di kiri yang menjalar ke lengan, bahu, rahang, disertai sesak dan keringat; atau gejala perdarahan dan pembekuan darah yang tidak normal, segera periksa ke dokter.

Apakah trombositemia esensial bisa diobati?

Saat ini belum ada pengobatan khusus untuk trombositemia esensial. Akan tetapi, beberapa penanganan yang mungkin diberikan berdasarkan sejumlah studi adalah:

  • Pada kasus yang tidak memiliki faktor risiko terhadap jantung dan pembuluh darah, maka hanya dilakukan observasi.
  • Bila terdapat penyakit von Willerbrand, maka perdarahan dapat dicegah dengan pemberian asam e-aminocaproic.
  • Plateletpheresis atau tromboferesis (proses untuk mengeluarkan platelet).
  • Untuk pencegahan stroke ringan dapat diberikan obat-obatan golongan hidroksiurea dan aspirin. Namun, pada pemberian aspirin harus dipertimbangkan risiko perdarahan, terutama perdarahan saluran cerna.

Gaya hidup sehat juga dapat membantu mengatasi komplikasi dari trombositemia esensial dan kondisi trombosit naik. Dengan melakukan gaya hidup sehat, maka faktor risiko penggumpalan darah seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi akan berkurang. Hal ini dapat dilakukan dengan menjalani pola makan seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, mempertahankan berat badan ideal, dan berhenti merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit