Tidur dengan Kucing atau Anjing, Apakah Aman Bagi Kesehatan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Anda pecinta kucing atau anjing, dan memiliki hewan peliharaan di rumah? Apakah Anda sering tidur dengan kucing atau anjing kesayangan Anda? Anda tidak sendiri. Sebuah survei yang dilakukan di Amerika mencatat bahwa 50% anjing peliharaan tidur bersama dengan pemiliknya, dan 63% kucing peliharaan memilki kebiasaan tidur di ranjang pemiliknya.

Manfaat tidur dengan kucing atau anjing peliharaan

Sebuah penelitian dari Mayo Clinic pada tahun 2015 menjelaskan mengapa banyak orang senang tidur bersama dengan binatang peliharaannya. Tidur dengan hewan peliharaan menimbulkan rasa aman pada beberapa orang. Hewan peliharaan menjadikan tempat tidur lebih hangat dan nyaman, membuat pemiliknya menjadi rileks dan merasa aman. Orang-orang yang tinggal sendiri, atau mereka yang tidak dapat tidur bersama pasangannya karena alasan pekerjaan, mendapatkan manfaat yang besar ketika tidur bersama dengan hewan peliharaan.

Tapi hati-hati, hewan peliharaan dapat menjadi sumber penyakit

Penyakit yang dapat ditularkan dari hewan disebut zoonosis. Menurut website CDC, sebelum Anda mengizinkan binatang peliharaan Anda untuk tidur bersama, ada baiknya jika Anda memastikan bahwa hewan peliharaan Anda sudah divaksinasi dengan vaksin yang diperlukan seperti rabies. Jadwalkan juga binatang peliharaan Anda untuk pembersihan kutu dan cacing secara rutin ke dokter hewan. Dengan demikian, Anda dapat terbebas dari ancaman penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan dan dapat tidur dengan hewan peliharaan Anda dengan tenang.

Selain parasit yang ada pada hewan, kebiasaan binatang peliharaan Anda juga dapat menjadi sumber masalah. Hewan peliharaan biasanya senang menjilat Anda. Walau terasa menyenangkan dan menggemaskan, jilatan mereka dapat menyebarkan kuman. Jika Anda sedang terluka, atau sedang beristirahat di rumah setelah operasi, jauhkan dulu diri Anda dari binatang kesayangan Anda walau luka Anda tertutup rapat dengan perban.

Anda juga sebaiknya tidak tidur dengan hewan peliharaan saat sedang mengalami flu, infeksi telinga, atau infeksi saluran napas lainnya. Jilatan yang dilakukan oleh hewan peliharaan dapat menyebarkan kuman Anda ke mana-mana. Hindari juga tidur bersama hewan saat kondisi imun tubuh Anda sedang lemah,

Apakah bayi dan anak-anak boleh tidur dengan kucing atau anjing?

Anda baru saja melahirkan buah hati Anda? Walau terlihat menggemaskan melihat buah hati Anda bermain dengan binatang peliharaan kesayangan Anda, ada baiknya jika Anda menyingkirkan binatang kesayangan Anda dari tempat tidur si kecil. Tindakan ini merupakan salah satu tindakan untuk mencegah terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Binatang seperti anjing dapat membekap bayi Anda dengan berguling ke atasnya.

Anak-anak yang lebih besar juga sebaiknya tidak ditinggalkan sendirian dengan hewan peliharaan. Walau Anda sangat yakin bahwa hewan peliharaan Anda jinak, saat tidur, hewan dapat bermimpi buruk, dan saat mereka disentuh, mereka dapat menggigit dan menyerang tiba-tiba. Hal ini dapat berujung pada keadaan yang sangat serius. Jika anak Anda ingin tidur bersama binatang kesayangannya, ada baiknya jika Anda membiarkan binatang peliharaan Anda tidur di lantai kamarnya saja.

Bolehkah tidur dengan kucing atau anjing kalau Anda alergi?

Jika Anda tidak memiliki alergi, maka tidur bersama hewan peliharaan tidak akan membuat Anda alergi. Namun, bagaimana jika Anda memiliki alergi dan tetap ingin tidur bersama dengan binatang peliharaan Anda? Anda mungkin dapat mencoba mengonsumsi antihistamine pada malam hari untuk mencegah Anda bersin-bersin saat bangun keesokan harinya.

Namun, jika reaksi alergi Anda sangat parah hingga menimbulkan sesak atau serangan asma, Anda mungkin harus mengalah terhadap rasa cinta Anda terhadap binatang. Keluarkan binatang peliharaan Anda dari dalam kamar, dan bersihkan setiap sudut kamar Anda dari bulu-bulu yang menempel.

Jadi, apakah aman tidur bersama hewan peliharaan?

Jawabannya sangat tergantung oleh keadaan. Anak kecil tidak boleh dibiarkan tidur bersama hewan kesayangannya. Beberapa kondisi medis juga membuat orang dewasa tidak boleh tidur bersama dengan hewan peliharaan. Namun, dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan, banyak pemilik binatang yang dapat berbagi tempat tidur dengan kucing atau anjing kesayangan mereka.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020