6 Penyebab Anda Sering Tiba-tiba Terbangun di Malam Hari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Terbangun di malam hari tanpa mengingatnya adalah hal yang wajar. Tetapi, bangun dari tidur nyenyak sehingga Anda merasa gelisah bisa jadi tanda dari masalah tertentu. “Sebagian besar dari kita terbangun secara teratur pada malam hari. Tetapi, jika Anda terbangun sepenuhnya, ini sebaiknya jangan diabaikan,” kata Dr Neil Stanley dari British Sleep Society. Jadi, apa yang menyebabkan kita terbangun di malam hari?

Penyebab terbangun di malam hari

1. Buang air kecil

Nokturia (buang air kecil malam hari) memiliki banyak pemicu. Tetapi, jika Anda menemukan diri Anda terbangun dua hingga empat kali di malam hari untuk buang air kecil, bahkan ketika Anda membatasi minum di malam hari, Anda mungkin ingin mencoba mengurangi asupan air sebelum tidur. Menurut Jonathan Steele, RN, seorang direktur eksekutif WaterCures.org, tubuh kita mencoba untuk menjaga keseimbangan internal air dan elektrolit.  Karena terlalu banyak air tanpa garam yang cukup, maka tubuh Anda mencoba untuk membuang beberapa H2O, yang mungkin menjelaskan mengapa Anda terbagun di tengah malam hanya untuk buang air kecil.

2. Berkeringat

Alkohol dapat menyebabkan pembuluh darah kulit Anda melebar, sehingga Anda merasa lebih hangat. Berkeringat juga dapat menjadi efek samping dari antidepresan, yang dapat meningkatkan kadar hormon stres seperti noradrenalin, menurut Dr Ramlakhan. Dan pada wanita, keringat dapat menjadi hasil dari tingkat estrogen rendah, yang biasanya terjadi sebelum atau selama periode, atau setelah menopause. Jika seorang pria berkeringat di malam hari, meskipun ketika suhu tidak hangat, maka ia bisa saja memiliki testosteron rendah. Keringat malam dapat menandakan masalah seperti kanker atau penyakit jantung. Jadi, jika hal itu terjadi secara terus-menerus, konsultasikan ke dokter segera.

3. Stres

Apakah itu karena masalah pekerjaan atau masalah keluarga, stres dapat membajak tidur lelap Anda. “Meditasi dan relaksasi telah menunjukkan beberapa efektivitas untuk mengatasi gangguan tidur, termasuk sering terbangun dari stres,” kata Lekeisha A. Sumner, PhD, seorang psikolog klinis bersetifikat di University of California, Los Angeles. Sumner mengatakan bahwa praktik meditasi dan sejenisnya dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan mood, yang mendukung tidur sehat.

4. Kram kaki

Melakukan olahraga terlalu berlebihan dapat mengurangi kadar kalsium dan magnesium, yang diperlukan untuk membantu pengembangan dan kontraksi otot, menurut John Scurr, seorang konsultan vaskular bedah di Rumah Sakit Middlesex. Selain itu, pemicu kram yang lain adalah ketika arteri perifer yang menyuplai kaki, rusak akibat timbunan lemak dari makanan yang Anda makan, atau dari kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes.

Jantung Anda mungkin berterima kasih untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol statin, tapi satu studi di Amerika Serikat menemukan bahwa obat ini menyebabkan peningkatan risiko kram sebesar 20%. Dan jangan lupa dengan sindrom kaki gelisah alias restless leg syndrome, ini juga dapat memicu kram kaki akibat rendahnya tingkat dopamin yang mengontrol gerakan otot.

5. Batuk

Hal ini terjadi saat katup yang menutup kerongkongan dari lambung tidak bekerja, sehingga memungkinkan asam lambung untuk melarikan diri. Berbaring datar membuat Anda rentan terhadap refluks asam lambung. Tanpa gravitasi, asam dapat bergerak ke atas melalui dada, sehingga mengiritasi tenggorokan yang menyebabkan batuk. “Ini lebih umum terjadi pada orang-orang yang kelebihan lemak di sekitar perut dan dada mereka,” kata Dr David Forecast, seorang gastroenterologist di London Clinic dan St Mark’s Hospital, Middlesex. Ini memakan waktu lebih utama untuk dicerna di saluran pencernaan.

6. Kesulitan bernapas

Jika Anda menderita asma, tidur dapat membuat Anda merasa lebih buruk, karena berbaring dapat membuat lendir terakumulasi dalam saluran udara, sehingga menciptakan tekanan pada paru-paru. Bahkan, banyak orang yang baru menyadari bahwa mereka memiliki kesulitan bernapas setelah hal itu membangunkan mereka di malam hari. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah ketika bangun sambil terengah-engah, karena itu dapat menandakan masalah jantung yang serius.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

    Pernahkah Anda terbayang seperti apa rasanya koma? Anda juga mungkin penasaran, sebenarnya pasien koma masih sadar tidak? Yuk, cari tahu lebih jauh di sini.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

    Berkirim pesan ternyata bisa dilakukan saat Anda sedang tertidur, lho. Disebut dengan istilah sleep texting, simak penjelasannya di sini!

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Gangguan Tidur 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

    Tidur seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menenangkan. Namun, hal ini berbanding terbalik bagi orang-orang yang punya somniphobia.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Gangguan Tidur 22/06/2020 . Waktu baca 7 menit

    Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

    Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    tidur pakai bra

    Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    apa itu power nap

    Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    mengigau saat tidur

    Sering Mengigau Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Demensia

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 3 menit