3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Teh merupakan minuman sehari-hari yang biasa mendampingi aktivitas seseorang, mulai dari pendamping sarapan sampai menjadi minuman untuk momen relaksasi Anda. Teh yang umum di konsumsi antara lain, teh hitam (teh sachet yang dijual di pasaran), teh hijau yang kaya antioksidan, dan teh Oolong.

Semua jenis teh pada dasarnya  terbuat dari tumbuhan daun teh (camellia sinensis). Proses pembuatannya juga relatif sama yaitu daun teh dipetik, lalu masuk ke dalam tahap pelayuan daun. Setelah lay,u daun teh mulai digiling dan dioksidasi. Teh yang sudah dioksidasi selanjutnya dikeringkan dan teh baru bisa dikonsumsi.

Namun, tahukah Anda kalau teh yang biasa Anda minum sehari-hari itu mengandung kafein? Ya, secangkir teh yang anda minum itu mengandung sekitar 55 miligram kafein. Kafein mengandung rasa pahit dari teh yang anda minum.

Berapa banyak kafein di dalam teh?

Apa, sih, kafein itu? Kafein merupakan kandungan zat alkaloid yang bisa ditemukan di berbagai jenis tanaman kopi dan teh umumnya. Kafein memiliki fungsi sebagai zat stimulan untuk sistem saraf pusat. Kafein ini dasarnya dapat mencegah kantuk pada tubuh. Meski sehat dan tidak pada dosis berbahaya, teh  yang terdapat kafein nyata nya dapat memunculkan efek rileks dan dapat meningkatkan konsentrasi Anda. Coba simak kandungan kafein dalam jenis teh per cangkir di bawah ini.

  • Teh putih: 30 – 50 miligram
  • Teh hijau: 35 – 70 miligram
  • Teh oolong: 50 – 75 miligram
  • Teh hitam: 60 – 90 miligram

BACA JUGA: Waspada Risiko Meminum Teh Kombucha

Teh tanpa kafein yang bisa Anda konsumsi

Beberapa contoh teh di atas, kandungan kafeinnya lumayan tinggi karena proses penyeduhan yang dilakukan hanya sekali. Untuk ada pecinta teh tetapi ingin menghindari kafein dalam teh, sebaiknya mengonsumsi teh herbal. Teh herbal adalah teh yang terbuat dari tumbuhan berkhasiat yang tidak mengandung kafein. Di bawah, ini ada beberapa teh herbal yang sering dikonsumsi dan tanpa adanya zat kafein.

1. Teh chamomile

Teh ini merupakan salah satu jenis teh yang tidak memiliki kandungan kafein di dalamnya. Teh chamomile terbuat dari bunga chamomile yang dikeringkan. Teh chamomile ini mempunyai efek baik bagi tubuh, yaitu membuat tidur lebih nyenyak dan bisa meredakan kecemasan yang ada pada diri Anda. Medical Center Universitas Maryland di Amerika Serikat menyarankan cara membuat teh chamomiledengan memasukan 3 sendok teh bunga chamomile kering lalu tuangkan air dalam cangkir, dan diamkan 15 menit. Teh siap dinikmati.

BACA JUGA: Matcha vs Teh Hijau, Apa Bedanya? Mana Lebih Sehat?

2. Teh dari daun mint

Berbeda dengan teh yang dicampur daun mint, teh herbal yang satu ini komposisi utamanya adalah dari daun mint yang dikeringkan. Teh ini sama sekali tidak mengandung kafein. Daun mint yang diracik menjadi teh memiliki rasa segar dan sedikit manis jika diminum. Teh herbal mint berguna untuk meredakan sakit perut dan sesak nafas pada tubuh. Untuk ibu hamil dan yang memiliki penyakit asam lambung sebaiknya tidak dianjurkan mengonsumsi teh herbal ini.

3. Teh jahe

Salah satu teh herbal ini menggunakan akar jahe sebagai bahan utamanya. Teh jahe ini secara alami tidak mengandung kafein, berguna untuk meredakan mual dan sakit perut. Akar jahe bisa diperoleh di supermarket atau toko herbal. Cara membuatnya adalah dengan memasukan potongan akar jahe sebesar ruas jari, lalu tuangkan air panas dan diamkan beberapa menit.  Setelah itu, teh siap dinikmati. Selamat mencoba! 

BACA JUGA: 5 Efek Samping Jika Kita Kebanyakan Minum Teh

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . 5 menit baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . 5 menit baca

Ini Penyebab Kulit Kita Bisa Merinding

Saat nonton film horor atau berada di tempat yang sangat tinggi, kulit bisa merinding ketakutan. Nah, ini dia penjelasan kenapa tubuh bereaksi seperti itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/06/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca