Perhatikan, Ini Tanda-tanda Seseorang Mulai Mendekati Ajalnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menerima kenyataan bahwa orang tercinta Anda telah mendekati ajal karena penyakit atau kondisi kesehatan tertentu pasti tidak mudah. Padahal, dengan mengenali ciri-ciri orang yang sudah dekat ajalnya, Anda jadi mampu memberikan perawatan dan pertolongan yang paling tepat. Proses berpulangnya orang tercinta kepada sang pencipta pun bisa jadi lebih mulus.

Menurut pedoman yang dipegang dalam dunia medis, berikut ini adalah macam-macam tanda yang akan muncul menjelang kematian seseorang.

Mengenali tanda-tanda menjelang kematian

Perlu diingat, perjalanan setiap orang menjelang kematian berbeda-beda. Ada yang prosesnya sangat cepat, ada juga yang memakan waktu cukup lama tergantung pada penyakitnya. Perbedaan usia juga bisa jadi faktor penentu apakah tanda-tandanya cukup kentara. Misalnya, anak-anak dan remaja cenderung tetap aktif meskipun kondisi fisiknya sudah sangat menurun.

Namun, secara umum inilah tanda-tanda menjelang kematian pada orang yang menderita penyakit fatal seperti kanker, AIDS, diabetes, Alzheimer, gagal ginjal, dan penyakit jantung.

Beberapa bulan menjelang kematian

Ini adalah saat-saat di mana orang tercinta Anda mulai menyadari bahwa ajalnya sudah dekat. Maka, perubahan yang paling tampak adalah suasana hati dan perilakunya. Berikut ciri-cirinya.

  • Menarik diri dari orang-orang terdekat, misalnya tidak mau dikunjungi di rumah sakit.
  • Lebih sering berdiam diri (pada anak-anak mungkin justru tambah cerewet).
  • Jarang makan atau minum.
  • Berhenti melakukan hal-hal favorit atau hobi.
  • Mudah lelah dan mudah tertidur.
  • Mengompol (karena inkontinensia urine).

Beberapa minggu menjelang kematian

Seiring berjalannya waktu, tubuh orang tercinta Anda akan mengalami penurunan fungsi. Hal ini bisa terlihat dari tanda-tanda berikut ini.

  • Pola tidur berubah-ubah.
  • Mengeluh atau mendesah karena menahan rasa sakit. Bicarakan dengan dokter dan perawat untuk mendapatkan obat-obatan pereda nyeri.
  • Mengigau, berhalusinasi, atau mengalami disorientasi. Misalnya bingung sedang berada di mana, siapa saja orang-orang di sekitarnya, melihat cahaya terang, dan mengaku berbicara dengan keluarga atau sahabat yang sudah meninggal.  
  • Tidak bisa meninggalkan tempat tidur sama sekali.
  • Tidak bisa makan tanpa bantuan selang.
  • Makin jarang buang air kecil atau buang air besar.
  • Tekanan darah, detak jantung, dan irama pernapasan melemah.
  • Suhu tubuh menurun dan meningkat secara tak pasti.
  • Kulit, bibir, dan kuku jadi lebih pucat atau membiru karena aliran darah berkurang.  

Beberapa hari atau jam menjelang kematian

Biasanya orang yang sudah tinggal beberapa hari atau jam mendekati ajalnya akan menunjukkan ciri-ciri berikut ini.

  • Tiba-tiba gelisah atau jadi tampak bertenaga. Misalnya dengan bicara panjang lebar atau minta jalan-jalan. Namun, gelombang energi ini biasanya tidak bertahan lama. Dalam waktu beberapa saat orang tercinta Anda mungkin akan jadi lemas lagi.  
  • Detak jantung sangat lemah, bahkan nyaris tak terdeteksi.
  • Suhu tubuh menurun drastis.
  • Tidak bisa makan sama sekali.
  • Tidak buang air kecil atau buang air besar sama sekali.
  • Pernapasan jadi sangat lambat.
  • Muncul bercak-bercak ungu kebiruan di sekujur tubuh.

Yang harus dilakukan saat orang tercinta menunjukkan tanda-tanda ajal mendekat

Jika tanda-tanda di atas dialami oleh orang terdekat Anda, usahakan untuk tetap tenang saat berada di dekatnya. Yakinkan pasien bahwa Anda ada di sampingnya dan gunakan nada bicara yang lembut.

Dokter mungkin sudah menyarankan bentuk perawatan paliatif bagi orang terdekat Anda yang sudah mendekati ajal. Diskusikan dengan dokter dan para perawat bagaimana cara Anda membantu pasien untuk melewati proses ini sebaik mungkin. Anda juga mungkin perlu mempertimbangkan bantuan dari pemuka agama atau terapis untuk mendampingi pasien secara emosional.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Psoriasis kulit kepala

Psoriasis pada Kulit Kepala

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit