Apa yang Akan Anda Lihat Selama Detik-detik Menjelang Kematian?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kata orang, Anda akan dapat melihat kilas balik hidup Anda di detik-detik terakhir menjelang kematian. Seluruh masa lalu Anda ditayangkan ulang di depan mata Anda sampai ajal menjemput. Benarkah?

Apa yang terjadi menjelang detik-detik kematian?

Sulit untuk memastikan apa yang terjadi menjelang detik-detik kematian, karena bertanya pada orang yang sudah mati sama saja seperti Anda berbicara pada tembok. Namun banyak orang yang melaporkan bahwa mereka pernah hampir mati. Ambil contoh, Eben Alexander, seorang ahli bedah saraf yang mengaku pernah ngobrol dengan Tuhan saat “mampir” ke alam baka. Tapi tanpa banyak bukti sah yang mendukung kebenaran dari pengalaman hampir mati ini, dugaan terbaik yang dimiliki peneliti sampai saat ini adalah mengelompokkannya dengan pengalaman halusinasi atau mimpi.

Nah berangkat dari laporan-laporan ini, tim peneliti dari Hadassah Hebrew University Medical Center di Israel mencoba memperdalam tentang fenomena hampir mati dan kilas balik ingatan menjelang detik-detik kematian. Peneliti mewawancarai 271 orang yang pernah lolos dari jemputan ajal, dan mereka yang sempat dinyatakan meninggal oleh dokter tapi entah kenapa bisa hidup kembali. Temuan mengungkapkan bahwa banyak “penyintas kematian” yang mengalami rekap ulang memori yang tidak biasa menjelang detik-detik kematian sungguh berbeda dari apa yang kita kira selama ini.

Berdasarkan laporan partisipan studi, kilas balik memori menjelang kematian pada umumnya tidak terjadi secara kronologis (misalnya kenangan dari kita kecil sampai detik napas terakhir). Yang terjadi justru kenangan selama hidup diambil dan diputar kembali secara acak. Menariknya lagi, kenangan yang mereka saksikan bisa dicampuradukkan secara bersamaan. Selain itu, banyak peserta yang melaporkan mengalami pemutaran balik kenangan menjelang detik-detik kematian, tapi dari perspektif orang lain. Studi ini juga menemukan bahwa banyak kilas balik memori yang mereka saksikan bisa terasa sangat nyata, dan sangat emosional.

Kenapa kilas balik ini bisa terjadi?

Para peneliti mengatakan bahwa fenomena kilas balik saat Anda hampir mati tersebut bisa disebabkan oleh bagian otak yang menyimpan ingatan seperti prefrontal, medial temporal, dan korteks parietal. Tiga wilayah otak ini tidak rentan terhadap penyusutan asupun oksigen dan kehilangan darah selama cedera serius, yang berarti pengolahan ingatan adalah salah satu fungsi otak yang terakhir mati. Hal ini menunjukkan bahwa peragaan ulang dari kisah hidup terjadi dalam sistem kognitif, yang mungkin akan lebih diperjelas saat otak berada dalam kondisi stres fisik dan psikologis yang ekstrim.

Dengan kata lain, ketika kenangan masa lalu Anda diputar ulang di depan mata, Anda sebenarnya bukan bereaksi karena ketakutan terhadap ancaman kematian dan berupaya sekeras mungkin untuk berpegangan pada sisa-sisa terakhir kehidupan. itu hanyalah versi yang lebih ekstrim dan pekat dari proses penarikan ingatan yang biasa Anda lakukan setiap hari selama hidup. Dengan demikian, kilas balik memori menjelang detik-detik kematian sebenarnya adalah hal yang bisa terjadi pada banyak orang.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa fenomena kilas balik memori menjelang ajal ini lebih umum di antara orang-orang yang mengandung karbon dioksida konsentrasi tinggi dalam napas dan di pembuluh darahnya setelah serangan jantung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Alasan Psikologis Cinta Bisa Memudar

Putus cinta bukanlah kalimat yang mudah diterima begitu saja. Cari tahu kenapa cinta Anda atau pasangan bisa hilang dan memudar meski sudah berjalan lama.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Kenapa perokok lebih gampang sakit? Merokok ternyata memiliki dampak berbahaya terhadap daya tahan tubuh. Lalu apa yang bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
rasa kesepian depresi

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kuku dan masalah pada kuku

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit