Masih Bingung Bedanya Hormon dan Enzim? Ini Jawabannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perubahan fisik yang ditandai dengan tumbuhnya rambut di daerah tertentu dan bentuk tubuh yang khas pada pria dan wanit,a seperti payudara membesar, lekuk tubuh feminin pada wanita, dan bentuk tubuh maskulin pada pria, adalah efek hormon pada tubuh manusia. Namun tahukah Anda jika enzim juga merupakan bagian terpenting yang bisa membuat metabolisme tubuh menjadi lancar? Sebenarnya, apa perbedaan antara hormon dan enzim? Kenapa penting untuk Anda tahu? Simak ulasannya.

Apa bedanya fungsi hormon dan enzim?

Tubuh manusia merupakan satu kesatuan yang sangat rinci dan begitu kompleks. Terdiri dari beberapa sistem sehingga manusia bisa melakukan berbagai akitivitas. Tubuh manusia juga akan mengalami berbagai reaksi kimia yang alamiah. Prosesnya bisa berlangsung dengan cepat dan teratur.

Setidaknya, ada dua hal penting yang harus Anda ketahui mengenai proses kimia alamiah yang terjadi pada tubuh Anda, yaitu hormon dan enzim.

Fungsi hormon pada manusia secara umum adalah untuk mengatur reproduksi dan mengontrol pertumbuhan, mempertahankan homeostasi atau suatu keadaan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi kondisi yang di alaminya dan mengkordinasikan kegiatan antara sistem hormon dan sistem saraf tubuh pada manusia.

Hormon adalah zat khusus yang mengkoordinasikan kegiatan sel-sel tertentu di daerah tertentu dari tubuh. Hormon yang diproduksi oleh sel-sel dalam kelenjar, dan mereka disekresikan oleh kelenjar ke dalam aliran darah.

Hormon di tubuh Anda dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar tersebut tidak memiliki saluran khusus sehingga hormon yang dihasilkan langsung diedarkan oleh darah. Proses pengeluaran hormon dari kelenjarnya disebut inkresi.

Sedangkan fungsi enzim adalah sebagai katalis atau senyawa yang bisa mempercepat terjadinya proses reaksi tanpa dirinya sendiri habis karena proses reaksi. Zat penting ini untuk melepaskan molekul uap air dalam tubuh, pelepasan unsur dan zat kimiawi lainnya, melepaskan molekul-molekul, serta banyak lagi.

Semua itu bertujuan untuk memperlancar proses pencernaan serta metabolisme pada tubuh. Enzim bisa mengolah zat-zat baru yang masuk kedalam tubuh sehingga ada proses lainnya yang berubah.

Misal pada gula, dengan enzim maka rasa manis pun dapat terasa. Enzim yang berfungsi sebagai penghancur makanan ketika sedang mengunyahnya di dalam mulut. Seluruh kinerja organ tubuh dibantu oleh adanya enzim.

Mana yang lebih penting untuk tubuh?

Salah satu hormon penting adalah hormon pertumbuhan manusia (HGH), hormon ini bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia sejak dari kecil sampai dia tumbuh besar. Setelah manusia sudah bertumbuh besar, bukan berarti hormon ini tidak berguna, akan tetapi hormon ini bertugas untuk menjaga agar organ tubuh tetap pada kondisi yang prima. Kelenjar yang bertanggung jawab untuk memproduksi HGH adalah kelenjar pituitary.

Meskipun hanyalah suatu zat kimiawi, namun fungsi enzim sangat besar bagi kehidupan. Tanpa enzim maka Anda bisa saja tidak akan mampu mengunyah makanan, mengolah makanan dalam perut, pencernaan pun dapat terganggu.

Enzim bekerja secara penuh, dengan pembetukan molekul-molekul zat yang mengimbanginya. Adanya berbagai reaksi yang terjadi adalah adanya cara kerja enzim. Jadi, dapat di simpulkan bahwa hormon dan enzim sama-sama penting untuk tubuh karena memiliki peranan yang penting bagi tubuh

Perbedaan antara hormon dan enzim

  • Semua enzim adalah protein tetapi tidak dengan semua hormon
  • Enzim disekresikan dan bertindak pada tempat yang sama sedangkan sekresi dan aktivasi hormon berlangsung di lokasi yang berbeda
  • Enzim mengontrol semua reaksi biokimia sel, sedangkan beberapa reaksi biokimia dari sistem dikendalikan oleh hormon
  • Enzim mengambil bagian dalam metabolisme sementara hormon mengatur kegiatan metabolisme
  • Enzim adalah substrat khusus, sedangkan hormon yang khusus untuk sel target, jaringan, atau sistem
  • Laju reaksi pada enzim tergantung pada banyak faktor, termasuk konsentrasi aktivitas enzimatik sedangkan konsentrasi tidak selalu penting dalam kegiatan hormonal
  • Enzim tidak berubah setelah reaksi dan dapat digunakan kembali, sedangkan hormon akan merosot setelah reaksi
  • Molekul inhibitor mengontrol dan menurunkan aktivitas enzim sedangkan inhibitor hormon menghambat aktivitas hormonal

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 11, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca