Berbagai Penyebab Nyeri Punggung, dari yang Sepele Sampai Bahaya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Nyeri punggung adalah keluhan sakit umum yang dapat terjadi di segala usia, terutama pada orang dewasa berusia antara 35 sampai 55 tahun. Biasanya, nyeri punggung disebabkan oleh faktor mekanik (yaitu rasa sakit yang berasal dari sendi, tulang, atau jaringan lunak di dalam dan di sekitar tulang belakang) dan juga disebabkan oleh faktor yang tidak diketahui secara pasti. Namun secara umum, berikut adalah macam-macam penyebab nyeri punggung.

Kelainan struktur tulang

  • Herniasi diskus: Hal ini terjadi karena jaringan lunak pada cakram antara sendi telah keluar dari posisinya. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit di punggung bagian bawah atau pinggul karena saraf di daerah tersebut menjadi tertekan.
  • Stenosis spinal: Stenosis spinal terjadi karena saluran tulang belakang Anda menyempit. Akibatnya, kondisi ini menambah tekanan pada tulang belakang dan sarah Anda sehingga membuat kaki dan bahu terasa mati rasa. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang berusia 60 tahun ke atas.
  • Radikulopati serviks: Merupakan saraf terjepit yang disebabkan oleh tulang pacu atau herniasi diskus.
  • Spondylolisthesis: Suatu kondisi di mana salah satu tulang dari tulang belakang (vertebra) slip keluar dari tempat ke vertebra di bawahnya. Jika tergelincir terlalu banyak, tulang akan menekan saraf sehingga menyebabkan rasa sakit.
  • Osteoporosis: Pengeroposan tulang bisa terjadi di mana saja, termasuk tulang belakang. Tulang belakang yang rapuh dan keropos pun bisa jadi penyebab nyeri punggung.
  • Skoliosis: Kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal yang dapat menyebabkan nyeri punggung.
  • Arthritis: Penyakit sendi yang dapat menyebabkan kekakuan, pembengkakan, dan pembengkakan sehingga dapat menimbulkan nyeri punggung.
  • Osteoarthritis: Penyakit sendi degeneratif yang terjadi saat tulang rawan dan tulang Anda rusak.
  • Rematik sistemik: Ini adalah jenis arthritis yang mempengaruhi sendi dan ligamen di sepanjang tulang belakang.

Kecelakaan dan cedera

Beberapa kondisi seperti kecelakaan, terjatuh, otot keseleo, dan patah tulang bisa memicu terjadinya nyeri punggung. Misalnya pada kasus-kasus berikut ini.

  • Patah tulang belakang atau vertebra: Patah tulang belakang biasanya terjadi karena trauma akibat kecelakaan mobil, jatuh dari ketinggian, cedera saat berolahraga, atau tindak kekerasan (luka tembak atau tusuk). Kondisi ini menyebabkan tulang belakang patah atau retak yang akan menimbulkan nyeri pada punggung Anda.
  • Ketegangan otot: Luka pada ligamen, otot, dan tendon yang menopang tulang belakang dan sendi-sendinya bisa menyebabkan nyeri punggung. Hal ini sering terjadi karena Anda mengangkat sesuatu dan memutar pada waktu bersamaan, cedera saat olahraga, atau kecelakaan.
  • Kejang/spasme: Kejang adalah kontraksi otot secara tak sadar atau tak disengaja. Kekejangan otot dapat berlangsung dalam beberapa waktu dan timbul dengan sendirinya. Kejang juga bisa terjadi karena otot dan tendon robek di punggung bawah akibat mengangkat beban berat atau berolahraga terlalu keras.

Faktor gaya hidup

Beberapa gaya hidup yang bisa jadi penyebab nyeri punggung adalah posisi duduk yang salah, mengangkat benda berat dengan posisi yang salah, tidak pernah olahraga, kebiasaan merokok, memakai sepatu hak tinggi, dan lainnya.

Faktor emosi

Tanpa Anda sadari, stres juga dapat menyebabkan ketegangan otot di punggung. Bahkan, depresi dan kecemasan berlebih juga dapat membuat rasa sakit terasa lebih parah lagi. Sebuah teori menyebutkan bahwa siklus nyeri punggung akibat stres dapat terjadi karena saat Anda stres, Anda cenderung menghindari aktivitas sehari-hari. Keterbatasan pergerakan dan aktivitas yang berlangsung terus menerut tersebut menyebabkan melemahnya otot fisik yang memicu terjadinya nyeri pada punggung.

Penyebab nyeri punggung lainnya

Nyeri punggung juga bisa disebabkan oleh kondisi lain seperti:

  • Kanker tulang belakang: Tumor yang terletak di tulang belakang dapat menekan saraf sehingga mengakibatkan nyeri punggung.
  • Salah pilih kasur: Jika kasur yang Anda gunakan tidak mendukung bagian tubuh tertentu dan menjaga tulang belakang tetap lurus, maka Anda berisiko mengalami nyeri punggung.

Kapan harus ke dokter?

Sebagian besar nyeri punggung akan berangsur membaik dengan perawatan di rumah, biasanya dalam waktu dua minggu. Jika tidak membaik juga, Anda perlu segera menemui dokter Anda. Apalagi jika nyeri punggung tidak membaik setelah diobati atau istirahat cukup, nyeri meluas ke bagian tubuh lain, nyeri punggung disertai mati rasa atau kesemutan pada satu atau kedua kaki, serta berat badan menurun tanpa sebab.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 22, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 18, 2018

Yang juga perlu Anda baca