Ini Penyebab Noda Keringat Warna Kuning di Ketiak Baju Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah baju-baju putih Anda jadi bernoda kekuningan di bagian ketiak? Anda tidak sendirian, kok. Noda keringat warna kuning di baju sudah jadi masalah yang cukup umum ditemui. Biasanya hal ini tidak berbahaya bagi kesehatan. Akan tetapi, keringat warna kuning juga mungkin disebabkan oleh kondisi klinis. Untuk memastikan mengapa keringat Anda meninggalkan bekas noda kuning di baju, simak terus informasi berikut ini.

Apa warna keringat manusia?

Dalam keadaan yang normal, keringat manusia seharusnya bening atau tidak berwarna. Keringat diproduksi oleh kelenjar keringat yang terdapat di bawah lapisan kulit Anda. Tak seperti urin yang mengandung pigmen (zat perwarna) khusus bernama urokrom dan zat-zat sisa lainnya, keringat yang normal tidak mengandung pigmen. Maka, keringat manusia warnanya bening seperti air putih.

Lalu apa penyebab keringat jadi berwarna kuning di baju?

Keringat memang bisa berubah warna jadi kekuningan. Untuk mencari tahu penyebab keringat warna kuning, perhatikan dua alasan berikut.

Reaksi kimia

Noda keringat warna kuning di baju Anda biasanya tidak disebabkan oleh penyakit atau kelainan. Penyebabnya justru deodoran yang Anda pakai. Keringat Anda terdiri dari beragam jenis protein dan mineral. Ketika protein dan mineral ini bertemu dengan aluminium, yaitu salah satu kandungan deodoran yang berfungsi untuk menekan produksi keringat, terjadilah suatu reaksi kimia yang mengubah struktur keringat Anda. Akibatnya, keringat yang sudah diproduksi oleh kelenjar keringat berubah jadi kuning. Keringat warna kuning ini akan kemudian diserap oleh kain pakaian Anda dan meninggalkan noda.

Chromhidrosis

Di samping reaksi kimia yang kerap terjadi, ada sebuah kondisi langka yang bisa membuat keringat seseorang jadi kuning, oranye, atau kehijauan. Kondisi langka tersebut adalah chromhidrosis. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab chromhidrosis.

Ada dua kelenjar yang mengendalikan produksi keringat Anda, yaitu kelenjar apokrin dan kelenjar ekrin. Pada kasus chromhidrosis apokrin, biasanya keringat yang diproduksi mengandung pigmen lipofuscin yang menyebabkan perubahan warna keringat jadi kekuningan. Biasanya bagian tubuh yang paling terpengaruh chromhidrosis apokrin adalah area ketiak, selangkang, areola puting, hidung, dan kelopak mata.  

Sementara itu, chromhidrosis ekrin bisa terjadi pada bagian tubuh mana pun. Namun, kondisi ini lebih jarang terjadi dibanding chromhidrosis apokrin. Umumnya, chromhidrosis ekrin terjadi setelah seseorang mengonsumsi pewarna makanan atau obat-obatan tertentu.

Mencegah keringat warna kuning pada baju

Noda keringat warna kuning pada pakaian bisa memengaruhi kepercayaan diri Anda. Untuk mencegahnya, pastikan Anda melakukan langkah-langkah berikut.

  • Gunakan deodoran yang kandungan aluminiumnya tidak terlalu kuat dan banyak. Biasanya pada kemasan deodoran, tercantum keterangan “bebas noda”.
  • Untuk mengurangi produksi keringat, cukur bulu ketiak secara berkala.
  • Jika keringat warna kuning muncul pada lengan atau bagian kulit lain pada tubuh Anda, segera hubungi dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Anda penggemar kopi? Kapan Anda biasanya minum kopi? Jika jawabannya pagi hari, Anda salah waktu. Cari tahu waktu efektif minum kopi di artikel ini.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit