Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya usia, pernahkah Anda memerhatikan bahwa biasanya tampak perubahan pada tubuh orang lanjut usia (lansia)? Selain kulit yang semakin keriput, berat badan lansia juga umumnya akan semakin menyusut. Baik pada lansia wanita maupun pria. Sebenarnya, apa penyebab tubuh seseorang semakin kurus saat memasuki masa lansia?

Apa penyebab tubuh semakin kurus saat lansia?

osteoporosis pada lansia

Jika saat usia muda kenaikan berat badan mudah sekali Anda alami, hal ini mungkin berbeda saat Anda mulai menginjak usia lanjut. Pasalnya, bentuk tubuh manusia umumnya akan mengalami perubahan seiring usia yang semakin bertambah.

Hilangnya sejumlah jaringan tanpa lemak di dalam tubuh merupakan salah satu penyebab tubuh lansia yang semakin kurus. Normalnya, tubuh setiap orang tersusun atas lemak, tulang, air, serta jaringan tanpa lemak yang berisi otot dan organ.

Jaringan tanpa lemak tersebut yang akan menyusut sedikit demi sedikit saat Anda telah memasuki usia 30 tahun ke atas. Bukan itu saja, otot, hati, ginjal, maupun berbagai organ tubuh lainnya juga akan kehilangan sebagian sel-selnya.

Proses penyusutan otot ini dikenal dengan nama atrofi otot. Sementara hilangnya sebagian mineral dan kepadatan di dalam tulang disebut sebagai osteopenia. Ibaratnya, osteopenia ini merupakan tahap awal sebelum lansia mengalami osteoporosis.

Sejumlah jaringan yang hilang pada tubuh ini dapat berpengaruh, sehingga mengurangi total jumlah air di dalam tubuh Anda. Meski ternyata setelah usia 30 tahun jumlah lebih tubuh akan mengalami peningkatan, tapi lapisan lemak yang tersedia di bawah kulit biasanya tidak banyak.

Hal tersebut yang turut andil sebagai penyebab tubuh semakin kurus saat lansia. Selain itu, terjadinya malnutrisi pada lansia juga menjadi faktor lain yang mengarah pada penurunan berat badan seiring bertambahnya usia.

Masalah kesehatan juga jadi penyebab tubuh lansia semakin kurus

pengobatan lansia

Penyebab tubuh lansia yang semakin kurus biasanya juga dikarenakan adanya masalah kesehatan tertentu. Selanjutnya, masalah kesehatan tersebut akan berujung pada penurunan status gizi lansia.

Ketika seorang lansia mengalami satu atau lebih gejala penyakit, kondisi itulah yang akan berpengaruh pada penurunan berat badannya. Terlebih lagi jika penyakit tersebut belum terdiagnosis.

Ambil contohnya memiliki kenaikan asam lambung, atau kanker. Bahkan, efek samping dari minum obat-obatan juga dapat berujung menjadi penyebab tubuh lansia semakin kurus.

Apa yang harus dilakukan jika berat badan lansia terus turun?

pengobatan kanker untuk lansia
Sumber: Aging in Places

Jangan anggap sepele ketika tubuh lansia tampak semakin kurus dari hari ke hari, entah karena penyebab apa pun. Ini karena penurunan berat badan yang tidak direncanakan pada lansia, dapat menandakan kemungkinan adanya masalah pada tubuhnya.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau berat badan lansia setiap harinya. Pertama, caranya dengan mengukur berat badan lansia, kemudian menuliskannya di dalam catatan khusus.

Setiap kali menjalani pemeriksaan ke dokter, catatan yang berisi pengukuran berat badan lansia tersebut harus dibawa. Dengan begitu, dapat memudahkan dokter untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi tubuh lansia.

Kedua, perhatikan ketika lansia kehilangan selera makannya, dan kekuatan atau kemampuan untuk beraktivitas menjadi berkurang. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran lebih lanjut.

Biasanya, dokter akan menganjurkan lansia untuk lebih banyak mendapatkan asupan protein dan kalori dalam menu makanan maupun minuman harian. Ini karena lemak padat yang ada di dalam kalori bisa menjadi cara terbaik untuk meningkatkan asupan energi.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrients juga menyarankan menambah asupan protein dengan minum suplemen tambahan, protein whey, atau susu. Khususnya bagi lansia yang yang sudah memperlihatkan tanda-tanda hilangnya otot tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua

Menikmati hidup dapat meningkatkan kebugaran lansia, dan kebugaran juga dibutuhkan untuk bisa menikmati hidup. Caranya? Terapkan gaya hidup sehat ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
gaya hidup sehat lansia
Kebugaran, Hidup Sehat 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih (infeksi saluran kencing) adalah ketika ada bakteri pada organ saluran kencing. Apa gejalanya? Bagaimana menangani kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 6 Agustus 2020 . Waktu baca 13 menit

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Meski tak mudah, penting sekali untuk membantu seseorang yang sakit keras dan tak bisa diobati lagi untuk mempersiapkan kematian. Ini langkah-langkahnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
osteoarthritis adalah

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit