Makan Pisang Dengan Kulitnya, Kenapa Tidak? Ini Manfaat Kulit Pisang Bagi Kesehatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pisang adalah salah satu jenis buah tropis yang banyak digemari. Selain rasanya yang khas dan lembut, pisang juga cukup mudah ditemui. Buah ini juga mengandung berbagai jenis nutrisi penting buat tubuh. Nah, akhir-akhir ini muncul sebuah tren baru yaitu makan kulit pisang. Ya, kulitnya tidak dikupas lalu dibuang, melainkan ikut dimakan bersama daging buahnya.

Namun, benarkah makan pisang dengan kulitnya bermanfaat buat kesehatan? Apakah ada risiko makan kulit pisang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Nutrisi dalam kulit pisang

Meskipun fungsi utama dari kulit pisang adalah melindungi daging buahnya, para peneliti menemukan bahwa kulit buah pisang juga mengandung banyak nutrisi penting yang sayang jika dilewatkan.

Kulit buah pisang lebih tinggi akan kandungan kalium, lutein, dan serat jika dibandingkan dengan daging buahnya. Selain itu, kulit buah pisang mengandung triptofan, yaitu zat yang membantu mengatur produksi hormon serotonin dalam tubuh.

Manfaat makan pisang dengan kulitnya

Karena kulit buah pisang mengandung beragam nutrisi yang sama penting dengan nutrisi dalam dagingnya, berikut adalah berbagai manfaat makan pisang bersama dengan kulitnya.

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Karena kulit buah eksotis yang satu ini kaya akan serat larut air dan serat tak larut, makan pisang bersama dengan kulitnya bisa menyehatkan sistem pencernaan Anda. Pasalnya, serat diperlukan untuk mengurai makanan sekaligus menjaga fungsi usus.

2. Membantu memperbaiki suasana hati

Kandungan triptofan dalam kulit buah pisang mampu merangsang produksi hormon serotonin dalam otak manusia. Hormon ini akan membuat Anda merasa lebih rileks dan tenang. Selain itu, serotonin bisa menjaga keseimbangan suasana hati serta perasaan Anda.

Para peneliti di Taiwan menemukan bahwa kulit pisang bisa meredakan gejala depresi karena efek hormon serotonin tersebut. Akan tetapi, penelitian tersebut belum cukup kuat untuk menunjukkan bukti yang terpercaya.

3. Mencegah kerusakan sel

Kerusakan sel dalam tubuh Anda bisa terjadi karena serangan radikal bebas dari polusi atau zat kimia yang masuk ke tubuh lewat makanan atau radiasi sinar matahari. Kerusakan sel bisa membuat Anda lebih rentan terhadap penuaan dini dan penyakit kronis seperti kanker.

Nah, kandungan lutein dalam kulit buah pisang berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Dengan begitu, sel-sel dalam tubuh Anda pun lebih terlindungi dari kerusakan atau penuaan.

Yang harus diperhatikan sebelum makan kulit pisang

Sebelum Anda mulai mengonsumsi pisang bersama dengan kulitnya juga, ada dua hal penting yang perlu jadi sorotan.

Yang pertama, sejauh ini para peneliti baru berhasil membuktikan kalau memang ada kandungan nutrisi dalam kulit buah pisang. Namun, menurut seorang ahli gizi dari Cornell University di Amerika Serikat, David Levitsky, kandungan nutrisinya sebenarnya tak seberapa. Karena itu, berbagai manfaat kulit pisang mungkin baru akan muncul kalau Anda makan dalam jumlah sangat banyak.

Hal kedua yang harus Anda ingat adalah kebanyakan pisang yang dijual di pasaran saat ini sudah terkontaminasi pestisida. Apalagi di bagian kulitnya. Jadi dalam jangka panjang, mengonsumsi pisang bersama dengan kulitnya bisa meningkatkan risiko Anda terpapar pestisida dalam jumlah yang cukup mengkhawatirkan. Hal tersebut membuat Anda lebih rentan terserang berbagai penyakit, misalnya kanker atau penyakit hati (liver).

Maka, kalau Anda memang ingin mencoba khasiat makan kulit pisang, pilih buah yang organik dan bebas pestisida. Selain itu, pastikan Anda sudah mencuci bersih kulitnya sebelum dimakan. Pasalnya, kulit buah mungkin saja sudah terpapar berbagai jenis kuman dan bakteri selama masa penyimpanan.  

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca