Betulkah Kopi Bisa Memperpanjang Usia Orang yang Sakit Ginjal Kronis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Rutinitas ngopi, entah di rumah, kantor, atau kafe, sudah jadi bagian hidup banyak orang. Kopi bukan hanya mengusir kantuk, menurut penelitian baru-baru ini kandungan kafein pada kopi bermanfaat bagi orang yang sakit ginjal kronis. Namun, benarkah demikian? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Potensi kafein pada kopi untuk sakit ginjal kronis

Sebuah studi oleh Nephrology Dialysis Transplantation yang dilakukan sebagai bagian dari Survei Pemeriksaan Kesehatan Gizi Nasional menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak kafein dapat menurunkan risiko kematian untuk pasien penyakit ginjal kronik. Bahkan, hasil ini didapat setelah mempertimbangkan faktor lain seperti usia, berat badan, jenis kelamin, ras, tekanan darah, kebiasaan merokok, dan penyakit lainnya.

Periset dari penelitian tersebut memeriksa data kesehatan 4.863 warga Amerika Serikat dengan gangguan ginjal kronis pada tahun 1999 hingga 2010. Semua pasien dibagi menjadi empat kelompok, yaitu:

  • Kelompok I: terbiasa minum secangkir teh per hari (kafein kurang dari 29,5 mg)
  • Kelompok II: terbiasa minum secangkir kopi per hari (kafein 30,5 sampai 101 mg)
  • Kelompok III : terbiasa minum satu atau dua cangkir kopi per hari (kafein 101,5 sampai 206 mg)
  • Kelompok IV: terbiasa minum lebih dari dua cangkir kopi sekitar per hari (kafein 206,5 sampai 1.378 mg)

Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kualitas hidup pada kelompok dua meningkat sebesar 12 persen, kelompok ketiga 22 persen, dan kelompok keempat 24 persen. Sementara kelompok satu memiliki persentase lebih rendah dibanding yang lainnya.

Kenapa kopi bisa memperpanjang usia pasien sakit ginjal kronis? Periset sepakat bahwa kafein pada kopi membawa dampak positif pada pembuluh darah, yaitu meningkatkan fungsi pembuluh darah jadi lebih baik.

“Mengarahkan pasien dengan gangguan ginjal untuk mengasup kafein mungkin bisa mengurangi risiko kematian,” ujar dr. Miguel Bigotte Vieira, salah satu periset dari Nephrology Dialysis Transplantation, seperti dilansir dari laman Health Line.

Orang yang sakit ginjal kronis boleh minum kopi, asal…

efek kafein pada kesuburan pria

Jessianna Saville, RDN, ahli gizi untuk pasien ginjal menjelaskan bahwa kopi memang boleh dikonsumsi pasien penyakit ginjal. Namun, jika asupannya terlalu banyak, berbagai masalah lain juga bisa terjadi. Misalnya lonjakan tekanan darah secara mendadak. Kondisi ini tentunya tidak baik bagi pasien penyakit ginjal atau orang sehat sekalipun.

Perlu diingatkan kembali bahwa orang yang sakit ginjal kronis diwajibkan untuk membatasi asupan cairan. Jadi, mereka harus menyesuaikan banyaknya kopi dengan kebutuhan cairan yang dianjurkan oleh dokter. Selain cairan, asupan mineral untuk pasien penyakit ginjal juga harus dibatasi, salah satunya kalium.

Kalium sangat berpengaruh pada kinerja ginjal. Orang dengan disfungsi ginjal atau gangguan ginjal tidak dapat memproses kalium dengan baik. Akibatnya, kalium bisa menumpuk dalam aliran darah dan menyebabkan terganggunya ritme jantung.

Secangkir kopi mengandung 116 mg kalium dan asupan kalium per hari orang dengan gangguan ginjal tidak boleh lebih dari 2.000 mg. Itulah sebabnya walaupun kopi memiliki manfaat bagi orang yang sakit ginjal kronis, asupannya tetap harus dibatasi. Ahli kesehatan merekomendasikan bahwa pasien ginjal sebaiknya tidak minum kopi lebih dari tiga cangkir setiap hari.

Selain kalium, kopi sering kali ditambahkan susu atau krimer. Tambahan zat tersebut mengandung mineral yang mudah diserap tubuh sehingga memengaruhi kadar mineral yang seharusnya dibatasi pasien penyakit ginjal. Untungnya, jenis kopi hitam lebih rendah natrium, protein, fosfor, dan juga kalori sehingga lebih aman diminum pasien penyakit ginjal.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, baik itu ringan maupun kronis, sebaiknya konsultasi ke dokter jika Anda hobi ngopi. Kemudian, pertimbangkan apa saja manfaat dan risiko yang Anda dapatkan jika rutin minum kopi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 24, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 15, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca