Makanan dengan Kadar Indeks Glikemik Tinggi Bisa Picu Insomnia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pola makan yang baik dan mendapatkan tidur yang cukup adalah salah satu kunci utama menjalani hidup sehat. Dengan begitu, mungkin Anda mendapatkan kualitas istirahat yang lebih baik. Akan tetapi, temuan baru-baru ini mengungkapkan bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menyebabkan insomnia. Benarkah demikian?

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Benarkah makanan indeks glikemik tinggi menyebabkan insomnia?

penyakit graves adalah sakit kepala pusing tidur insomnia

Indeks glemik adalah sebuah metoda penilaian yang menunjukkan seberapa cepat smakanan sumber karbohidrat memengaruhi gula darah. Setiap makanan punya nilai indeks glemik yang berbeda. Semakin kecil, maka kenaikan kadar gula darah setelah memakan makanan tersebut akan semakin lambat.

Jika kadar gula terlalu tinggi (hiperglikemia), tentu dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Misalnya, sakit kepala, merasa terlalu lelah, mual dan muntah, hingga penglihatan kabur.

Nah, penelitian baru-baru ini dari American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa makanan dengan indeks glikemik yang tinggi bisa mengakibatkan insomnia. 

Di dalam penelitian ini terdapat 50.000 wanita yang sudah mengalami menopause dan mengisi buku harian tentang pola makan mereka selama beberapa tahun belakangan. 

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi lebih berisiko mengalami insomnia

Tidak semua karbohidrat menyebabkan insomnia

manfaat karbohidrat

Ada beberapa jenis karbohidrat dalam jumlah tertentu yang dapat meningkatkan kadar gula dengan tingkat yang berbeda-beda. 

Karbohidrat yang lebih halus, seperti gula tambahan, roti, nasi putih, dan soda mengandung indeks glikemik tinggi dan meningkatkan gula darah lebih cepat. Para peneliti menyimpulkan bahwa ketika gula darah melonjak tiba-tiba, tubuh akan bereaksi dan melepaskan insulin.

Akibatnya, penurunan gula darah pun terjadi, tetapi menyebabkan adanya pelepasan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang dapat mengganggu tidur Anda.

Selain itu, makanan yang mengandung banyak karbohidrat termasuk dalam kadar indeks glikemik tinggi dan dapat menyebabkan insomnia ketika didukung dengan konsumsi gula dan biji-biji olahan. 

Tidak hanya terjadi pada wanita pasca-menopause

insomnia kanker hati risiko kanker pria

Sisi baiknya, para wanita yang mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang belum diolah menjadi jus lebih kecil kemungkinannya mengalami insomnia

Hal ini mungkin dikarenakan buah memang mengandung gula, namun serat buah memperlambat proses penyerapan yang membantu mencegah lonjakan gula darah. 

Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi memang terbukti dapat menyebabkan insomia pada wanita yang sudah menopause. 

Namun, karena hampir sebagian orang, tidak hanya wanita menopause, kadar gulanya meningkat drastis setelah mengonsumsi karbohidrat tinggi, kondisi ini juga terjadi pada hampir semua orang. 

Kesimpulannya, penyebab insomnia akibat makanan dengan indeks glikemik tinggi tidak hanya disebabkan oleh karbohidrat, melainkan juga gula tambahan. 

Makanan lainnya yang dapat menyebabkan insomnia

kuis kopi

Setelah mengetahui bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi risikonya cukup besar menjadi penyebab insomnia, kenali makanan lainnya yang membuat Anda susah tidur, yuk.

Penyebab insomnia ternyata bisa dipengaruhi oleh apa yang Anda makan. Selain makanan manis dan tinggi karbohidrat, ternyata ada jenis penganan lainnya yang patut Anda hindari saat malam, seperti:

  • Dark chocolate karena mengandung kafein
  • Steak atau daging merah karena mengandung lemak yang tinggi 
  • Alkohol
  • Makanan pedas membantu meningkatkan suhu tubuh dan mengganggu tidur
  • Satu porsi kentang goreng dapat menyebabkan heartburn 

Selain itu, sangat dianjurkan untuk menghindari beberapa jenis makanan di atas tiga jam sebelum tidur agar tidak mengganggu kualitas tidur Anda. 

Makanan dengan indeks glikemik tinggi dan jenis makanan tertentu ternyata dapat menyebabkan insomnia. Maka itu, mulai dari sekarang memperhatikan pola makan ternyata penting untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan terbangun lebih segar keesokan harinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

Saat hujan, paling enak memang tidur di balik selimut. Apalagi sambil mendengarkan suara hujan. Tapi kenapa, sih, suara hujan itu enak didengar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Pentingnya Mengetahui Indeks Glikemik untuk Mengedalikan Gula Darah

Indeks glikemik adalah skor angka untuk menentukan seberapa cepat makanan diubah menjadi gula darah. Semakin tinggi skornya, semakin tinggi gula darah Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Psoriasis adalah penyakit perandangan kulit. Kondisi ini disebut-sebut dapat memicu insomnia. Bagaimana sebenarnya hubungan psoriasis dengan insomnia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dermatologi, Health Centers 18 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek obat tidur alami susah tidur obat tidur apotek

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit
memperbaiki pola tidur terbangun tengah malam

8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit
siang tidur malam begadang

Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit