Ketika mau beli bra baru, Anda mungkin dihadapkan dengan berbagai jenis pilihan bra. Mulai dari yang bahannya satin, renda, dan katun sampai yang model push-up atau tanpa kawat. Meskipun memilih model dan bahan bra memang penting, ada satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan, yaitu menyesuaikan ukuran bra yang paling pas bagi payudara Anda.

Pakai bra dengan ukuran yang pas tentunya akan mampu menopang payudara dan memperbaiki postur tubuh. Lalu apa yang bakal terjadi kalau Anda sampai salah pilih ukuran bra? Ternyata dampaknya bisa terasa di bagian tubuh selain payudara, lho. Apa saja efeknya? Cari tahu di bawah ini!

Memangnya kenapa jika salah pakai ukuran bra?

Salah pakai ukuran bra tentu akan membuat Anda tidak nyaman. Bra akan mudah melorot jika ukurannya kebesaran. Bisa juga puting susu menonjol kalau ukurannya kekecilan.

Selain itu, bra yang salah ukuran bisa menyebabkan keluhan kesehatan seperti sakit kepala, sakit punggung, nyeri bahu, nyeri dada, dan lain-lain. Bagaimana bisa? Nah, berikut adalah beberapa hal yang bisa terjadi jika salah pakai ukuran bra.

Sakit punggung

Bra yang ukurannya kekecilan akan membuat bra yang Anda kenakan terlalu ketat. Alhasil, bra Anda akan memberikan tekanan pada tulang bagian belakang yang menyebabkan sakit punggung.

Sedangkan bra yang ukurannya terlalu longgar tidak akan bisa menopang dada Anda dengan baik. Bagi orang yang punya payudara cukup besar, akibatnya adalah otot-otot punggung harus bekerja lebih keras seharian untuk menahan beban payudara. Ini bisa menyebabkan nyeri.

Sakit bahu dan leher

Tali bra yang terlalu ketat juga akan membuat tekanan di pundak. Tekanan dari bahu ini bisa naik ke leher sehingga menimbulkan rasa sakit yang cukup parah. Karena itu, saat memilih bra, coba sesuaikan juga panjang talinya.

Sakit kepala

Pakai bra yang kurang pas bisa menyebabkan kurangnya dukungan pada belahan dada. Hal tersebut membuat otot leher dan otot punggung bagian atas harus bekerja lebih keras untuk menopang beban payudara.

Akibatnya, leher terlalu banyak bekerja sehingga bisa menyebabkan sakit kepala, yang dikenal sebagai sakit kepala belakang atau sakit kepala cervicogenic.

Nyeri dada

Bra terlalu ketat bisa menyebabkan nyeri dada. Hal ini terjadi karena adanya ketegangan tali pengikat dan bagian belakang bra pada otot yang disebut otot trapezius. Otot ini menghubungkan bahu dan leher.

Kelebihan beban pada bagian tersebut akan menimbulkan tekanan terus-menerus sehingga menyebabkan nyeri pada bahu yang akhirnya menyebar ke dada dan leher Anda. Selain itu, penggunaan ukuran bra yang terlalu ketat berisiko membuat otot di dada menjadi tertekan.

Payudara kendur

Penggunaan ukuran bra yang salah, terutama pada jenis bra olahraga, bisa meningkatkan risiko gangguan pada ligamen payudara. Hal ini bisa ditandai dengan rasa nyeri di sekitar payudara dan menyebabkan payudara kendur.

Pasalnya, saat Anda olahraga, payudara akan membal naik dan turun sesuai pergerakan Anda. Lama-lama, jaringan di sekitar payudara bisa melemah akibat gerakan tersebut. Karena itu, pakai bra olahraga dengan ukuran yang tepat bisa membantu menopang payudara agar pergerakannya tidak merusak jaringan.

Masalah kulit

Ukuran bra yang tidak pas juga bisa menyebabkan lecet atau iritasi pada kulit sekitar payudara, terutama bila ukurannya terlalu kecil dan sangat kencang di sekitar payudara.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca