Jangan Salah Pilih Ukuran Bra! Begini Dampaknya Bagi Payudara

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika mau beli bra baru, Anda mungkin dihadapkan dengan berbagai jenis pilihan bra. Mulai dari yang bahannya satin, renda, dan katun sampai yang model push-up atau tanpa kawat. Meskipun memilih model dan bahan bra memang penting, ada satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan, yaitu menyesuaikan ukuran bra yang paling pas bagi payudara Anda.

Pakai bra dengan ukuran yang pas tentunya akan mampu menopang payudara dan memperbaiki postur tubuh. Lalu apa yang bakal terjadi kalau Anda sampai salah pilih ukuran bra? Ternyata dampaknya bisa terasa di bagian tubuh selain payudara, lho. Apa saja efeknya? Cari tahu di bawah ini!

Memangnya kenapa jika salah pakai ukuran bra?

Salah pakai ukuran bra tentu akan membuat Anda tidak nyaman. Bra akan mudah melorot jika ukurannya kebesaran. Bisa juga puting susu menonjol kalau ukurannya kekecilan.

Selain itu, bra yang salah ukuran bisa menyebabkan keluhan kesehatan seperti sakit kepala, sakit punggung, nyeri bahu, nyeri dada, dan lain-lain. Bagaimana bisa? Nah, berikut adalah beberapa hal yang bisa terjadi jika salah pakai ukuran bra.

Sakit punggung

Bra yang ukurannya kekecilan akan membuat bra yang Anda kenakan terlalu ketat. Alhasil, bra Anda akan memberikan tekanan pada tulang bagian belakang yang menyebabkan sakit punggung.

Sedangkan bra yang ukurannya terlalu longgar tidak akan bisa menopang dada Anda dengan baik. Bagi orang yang punya payudara cukup besar, akibatnya adalah otot-otot punggung harus bekerja lebih keras seharian untuk menahan beban payudara. Ini bisa menyebabkan nyeri.

Sakit bahu dan leher

Tali bra yang terlalu ketat juga akan membuat tekanan di pundak. Tekanan dari bahu ini bisa naik ke leher sehingga menimbulkan rasa sakit yang cukup parah. Karena itu, saat memilih bra, coba sesuaikan juga panjang talinya.

Sakit kepala

Pakai bra yang kurang pas bisa menyebabkan kurangnya dukungan pada belahan dada. Hal tersebut membuat otot leher dan otot punggung bagian atas harus bekerja lebih keras untuk menopang beban payudara.

Akibatnya, leher terlalu banyak bekerja sehingga bisa menyebabkan sakit kepala, yang dikenal sebagai sakit kepala belakang atau sakit kepala cervicogenic.

Nyeri dada

Bra terlalu ketat bisa menyebabkan nyeri dada. Hal ini terjadi karena adanya ketegangan tali pengikat dan bagian belakang bra pada otot yang disebut otot trapezius. Otot ini menghubungkan bahu dan leher.

Kelebihan beban pada bagian tersebut akan menimbulkan tekanan terus-menerus sehingga menyebabkan nyeri pada bahu yang akhirnya menyebar ke dada dan leher Anda. Selain itu, penggunaan ukuran bra yang terlalu ketat berisiko membuat otot di dada menjadi tertekan.

Payudara kendur

Penggunaan ukuran bra yang salah, terutama pada jenis bra olahraga, bisa meningkatkan risiko gangguan pada ligamen payudara. Hal ini bisa ditandai dengan rasa nyeri di sekitar payudara dan menyebabkan payudara kendur.

Pasalnya, saat Anda olahraga, payudara akan membal naik dan turun sesuai pergerakan Anda. Lama-lama, jaringan di sekitar payudara bisa melemah akibat gerakan tersebut. Karena itu, pakai bra olahraga dengan ukuran yang tepat bisa membantu menopang payudara agar pergerakannya tidak merusak jaringan.

Masalah kulit

Ukuran bra yang tidak pas juga bisa menyebabkan lecet atau iritasi pada kulit sekitar payudara, terutama bila ukurannya terlalu kecil dan sangat kencang di sekitar payudara.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit