Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Menggunakan parfum setiap akan memulai aktivitas merupakan kebiasaan yang mungkin untuk sebagian orang tidak bisa dilewatkan. Bahkan mungkin Anda selalu membawa parfum setiap keluar rumah agar tetap wangi sepanjang hari. Hanya saja, beberapa orang mengalami gejala ruam pada kulit setiap kali menggunakan parfum. Apakah hal ini menunjukkan alergi terhadap parfum atau kondisi kesehatan lain?

Penyebab ruam mungkin iritasi atau alergi parfum

Ruam merupakan bagian dari gejala ketika Anda mengalami dermatitis pada kulit. Ini dapat disebabkan oleh dua hal.

1. Iritasi

Iritasi adalah salah satu bentuk dermatitis kontak. Iritasi merupakan kulit terluka karena paparan gesekan atau lingkungan seperti dingin, terlalu sering terpapar air (atlet renang, orang yang bekerja di salon), atau bahan kimia seperti detergen.

2. Alergi

Alergi merupakan salah satu bentuk dermatitis yang disebabkan karena reaksi alergi terhadap suatu bahan tertentu. Reaksi alergi ini disebut juga alergen. Alergen ini tidak menimbulkan reaksi terhadap orang yang tidak alergi.

Paparan iritasi karena parfum secara terus menerus mungkin menyebabkan alergi

Penyebab reaksi alergi pada kulit dapat berupa banyak hal. Mulai dari makanan hingga wewangian dapat menjadi alergen (pemicu reaksi alergi). Oleh karena itu, ruam mungkin disebabkan karena alergi terhadap wangi pada parfum atau karena iritasi dari zat yang merupakan bahan dari parfum itu sendiri.

Pada umumnya, Anda tidak akan mengalami reaksi terhadap sebuah zat ketika pertama kali terpapar. Namun, Anda mungkin mengalami reaksi ketika terpapar lagi di kemudian hari. Hal ini lalu menyebabkan tubuh lebih sensitif dan membangun reaksi terhadap zat tertentu apabila terus digunakan.

Toleransi terhadap sebuah zat dapat berlangsung selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun sebelum Anda menjadi alergi. Sekali Anda alergi terhadap zat tertentu, dalam hal ini parfum, Anda akan memiliki alergi tersebut untuk selamanya.

Bagaimana aroma parfum menyebabkan alergi?

Untuk menyebabkan reaksi alergi pada kulit, sejumlah kecil zat pewangi perlu menembus kulit dan menempel pada protein kulit. Ketika hal tersebut terjadi, barulah daya tahan tubuh bereaksi dan menganggap zat pewangi (parfum) sebagai ancaman sehingga menyebabkan tubuh menunjukkan gejala alergi.

Beberapa jenis parfum dapat secara langsung mengikat protein kulit, tapi terdapat sebagian jenis wewangian lain perlu diubah terlebih dahulu secara kimiawi sebelum dapat menempel pada protein kulit. Transformasi ini terjadi pada kulit dan parfum bereaksi misalnya ketika terpapar udara, sinar matahari, atau di bagian bawah kulit setelah bereaksi dengan enzim kulit.

Memilih dan menggunakan parfum yang aman sehingga tidak menyebabkan ruam

Ketika Anda mengalami reaksi terhadap parfum, entah itu karena iritasi atau alergi, bukan berarti Anda tidak bisa memakai parfum lagi. Coba beberapa tips dalam memilih produk dan memakai parfum berikut ini.

  1. Periksa label pada kemasan. Pilih parfum dengan kandungan zat yang paling sedikit untuk menghindari reaksi ruam pada kulit.
  2. Lakukan uji coba terlebih dahulu. Penjual parfum biasanya memperbolehkan Anda untuk mencoba sebelum membeli. Memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat apakah Anda mengalami ruam atau tidak ketika parfum dioleskan pada kulit. Namun, Anda harus menunggu 48 hingga 72 jam untuk mengetahui keamanannya.
  3. Jangan percaya embel-embel sebuah produk. Terkadang sebuah merek mencantumkan bahwa parfum atau produk mereka “telah dites ahli kulit” atau “melalui tes sensitivitas.” Namun, lebih baik uji langsung produk pada kulit untuk mengetahui apakah terjadi iritasi atau alergi pada kulit.
  4. Gunakan parfum dengan cermat. Selalu gunakan parfum pada pakaian dan hindari menggunakan langsung pada kulit. Dengan demikian, ruam akan lebih jarang terjadi.
  5. Segera hentikan pemakaian dan obati jika terjadi reaksi pada kulit. Jangan memaksakan untuk menggunakan sebuah produk karena Anda mungkin dapat mengalami alergi. Segera lakukan pengobatan jika terjadi ruam dengan memanfaatkan obat dari apotek terdekat untuk mengurangi peradangan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 23, 2020 | Terakhir Diedit: Maret 23, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca