Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Menggunakan parfum setiap akan memulai aktivitas merupakan kebiasaan yang mungkin untuk sebagian orang tidak bisa dilewatkan. Bahkan mungkin Anda selalu membawa parfum setiap keluar rumah agar tetap wangi sepanjang hari. Hanya saja, beberapa orang mengalami gejala ruam pada kulit setiap kali menggunakan parfum. Apakah hal ini menunjukkan alergi terhadap parfum atau kondisi kesehatan lain?

Penyebab ruam mungkin iritasi atau alergi parfum

Ruam merupakan bagian dari gejala ketika Anda mengalami dermatitis pada kulit. Ini dapat disebabkan oleh dua hal.

1. Iritasi

Iritasi adalah salah satu bentuk dermatitis kontak. Iritasi merupakan kulit terluka karena paparan gesekan atau lingkungan seperti dingin, terlalu sering terpapar air (atlet renang, orang yang bekerja di salon), atau bahan kimia seperti detergen.

2. Alergi

Alergi merupakan salah satu bentuk dermatitis yang disebabkan karena reaksi alergi terhadap suatu bahan tertentu. Reaksi alergi ini disebut juga alergen. Alergen ini tidak menimbulkan reaksi terhadap orang yang tidak alergi.

Paparan iritasi karena parfum secara terus menerus mungkin menyebabkan alergi

Penyebab reaksi alergi pada kulit dapat berupa banyak hal. Mulai dari makanan hingga wewangian dapat menjadi alergen (pemicu reaksi alergi). Oleh karena itu, ruam mungkin disebabkan karena alergi terhadap wangi pada parfum atau karena iritasi dari zat yang merupakan bahan dari parfum itu sendiri.

Pada umumnya, Anda tidak akan mengalami reaksi terhadap sebuah zat ketika pertama kali terpapar. Namun, Anda mungkin mengalami reaksi ketika terpapar lagi di kemudian hari. Hal ini lalu menyebabkan tubuh lebih sensitif dan membangun reaksi terhadap zat tertentu apabila terus digunakan.

Toleransi terhadap sebuah zat dapat berlangsung selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun sebelum Anda menjadi alergi. Sekali Anda alergi terhadap zat tertentu, dalam hal ini parfum, Anda akan memiliki alergi tersebut untuk selamanya.

Bagaimana aroma parfum menyebabkan alergi?

Untuk menyebabkan reaksi alergi pada kulit, sejumlah kecil zat pewangi perlu menembus kulit dan menempel pada protein kulit. Ketika hal tersebut terjadi, barulah daya tahan tubuh bereaksi dan menganggap zat pewangi (parfum) sebagai ancaman sehingga menyebabkan tubuh menunjukkan gejala alergi.

Beberapa jenis parfum dapat secara langsung mengikat protein kulit, tapi terdapat sebagian jenis wewangian lain perlu diubah terlebih dahulu secara kimiawi sebelum dapat menempel pada protein kulit. Transformasi ini terjadi pada kulit dan parfum bereaksi misalnya ketika terpapar udara, sinar matahari, atau di bagian bawah kulit setelah bereaksi dengan enzim kulit.

Memilih dan menggunakan parfum yang aman sehingga tidak menyebabkan ruam

Ketika Anda mengalami reaksi terhadap parfum, entah itu karena iritasi atau alergi, bukan berarti Anda tidak bisa memakai parfum lagi. Coba beberapa tips dalam memilih produk dan memakai parfum berikut ini.

  1. Periksa label pada kemasan. Pilih parfum dengan kandungan zat yang paling sedikit untuk menghindari reaksi ruam pada kulit.
  2. Lakukan uji coba terlebih dahulu. Penjual parfum biasanya memperbolehkan Anda untuk mencoba sebelum membeli. Memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat apakah Anda mengalami ruam atau tidak ketika parfum dioleskan pada kulit. Namun, Anda harus menunggu 48 hingga 72 jam untuk mengetahui keamanannya.
  3. Jangan percaya embel-embel sebuah produk. Terkadang sebuah merek mencantumkan bahwa parfum atau produk mereka “telah dites ahli kulit” atau “melalui tes sensitivitas.” Namun, lebih baik uji langsung produk pada kulit untuk mengetahui apakah terjadi iritasi atau alergi pada kulit.
  4. Gunakan parfum dengan cermat. Selalu gunakan parfum pada pakaian dan hindari menggunakan langsung pada kulit. Dengan demikian, ruam akan lebih jarang terjadi.
  5. Segera hentikan pemakaian dan obati jika terjadi reaksi pada kulit. Jangan memaksakan untuk menggunakan sebuah produk karena Anda mungkin dapat mengalami alergi. Segera lakukan pengobatan jika terjadi ruam dengan memanfaatkan obat dari apotek terdekat untuk mengurangi peradangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Jenis Makanan yang Paling Sering Memicu Reaksi Alergi

Alergi bukan hanya karena makan telur atau kacang. Ada makanan lain yang juga sering menjadi penyebab kemunculan alergi, tapi mungkin tidak Anda sadari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Health Centers 19/02/2020 . 6 menit baca

Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/01/2020 . 4 menit baca

5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Efeknya Pada Kesehatan

Jenis parfum yang beragam memiliki kekuatan aroma yang berbeda pula, karena konsentrasi minyak wangi yang di dalamnya. Begini cara membedakannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/12/2019 . 5 menit baca

Kupas Tuntas Penyebab, Faktor Risiko, dan Hal-Hal yang Mencetus Reaksi Alergi

Alergi identik dengan gejala bersin dan gatal-gatal setelah menghirup, makan, atau terpapar zat tertentu. Lantas, apa yang menjadi penyebab alergi Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/12/2019 . 8 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
alergi-buah-kiwi

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 6 menit baca
penyebab anak sering muntah

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 09/03/2020 . 5 menit baca
alergi kulit

Macam-Macam Jenis Alergi Pada Kulit, dan Cara Mengatasinya Saat Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 21/02/2020 . 5 menit baca