Di Balik Kelezatan Buah Durian, 6 Fakta Kesehatan Ini Perlu Anda Tengok

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/04/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak kenal buah durian? Ya, buah dengan ciri khas duri yang banyak di bagian kulit luarnya ini tersebar luas di beberapa negara, terutama di Asia Tenggara. Dengan baunya yang tajam, dari jauh saja seseorang sudah dapat mengenali tanda-tanda adanya buah durian.

Bagi Anda khususnya pencinta buah dengan nama Latin Durio sp. ini, berikut enam fakta kesehatan yang mungkin belum Anda ketahui.

Fakta kesehatan seputar buah durian

1. Kaya akan nutrisi

Buah durian mengandung bermacam-macam vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain vitamin B, C, dan E. Selain itu, durian juga kaya akan mineral, seperti zinc, cuprum, mangan, besi, natrium, magnesium, kalsium, kalium, fosfat, dan lain-lain.

2. Antioksidan yang baik

Selain kaya akan vitamin, durian yang terkenal dengan julukan raja buah-buahan ini juga memiliki efek antioksidan. Antioksidan sendiri berperan penting untuk menangkal radikal bebas, yaitu molekul yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh. Ya, durian mengandung beberapa zat yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, antara lain fenol, flavonoid, dan karotenoid.

3. Menjaga kadar lemak

Tidak hanya kaya akan vitamin dan mineral, buah durian ternyata juga memiliki sifat antilipidemik. Artinya, daging buah ini bisa mencegah kenaikan kadar kolesterol serta lemak jahat (LDL) dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa dalam durian terkandung asam lemak jenis n-3 yang dapat membatasi peningkatan kolesterol dalam darah.

Akan tetapi, bukan berarti Anda bebas mengonsumsi durian sebanyak-banyaknya. Seperti buah dan makanan lain pada umumnya, durian juga tetap mengadung kalori. Kebanyakan kalori tentu akan mengarah pada berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

4. Kadar kolesterolnya nol

Banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa durian mengandung banyak kolesterol sehingga dapat menyebabkan hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi). Pada kenyataannya, banyak penelitian yang menyebutkan bahwa buah berduri ini tidak memiliki kandungan kolesterol dalam buahnya.

Maka, orang yang punya kondisi kolesterol tinggi sebenarnya boleh saja makan buah durian. Bila Anda belum yakin, langsung konsultasikan dengan dokter Anda.

5. Kadar gulanya tinggi

Meskipun tidak mengandung kolesterol, durian ternyata memiliki kadar glukosa, terutama gula sederhana, yang tinggi. Dalam satu takaran gelas durian, misalnya, terkandung sekitar 357 kalori.  Ini artinya dengan makan lima gelas takaran durian, kebutuhan kalori sehari Anda telah terpenuhi.

Fakta ini harus diwaspadai, terutama bagi orang dengan penyakit kencing manis (diabetes) maupun yang sedang menjaga berat badan. Selain itu, fakta ini juga menjadi peringatan agar Anda tidak makan durian terlalu banyak dalam sehari.

6. Berpotensi mengurangi risiko tidak subur pada PCOS

Polycystic ovarian syndrome (PCOS) merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan pada wanita usia produktif. Penyakit ini ditandai dengan munculnya kista-kista kecil di dalam indung telur (ovarium). Penyebab PCOS salah satunya adalah resistensi insulin.

Nah, penelitian terbaru menunjukkan beberapa kandungan dalam buah durian dapat memperbaiki metabolisme glukosa dan lemak sehingga bisa mengurangi resistensi insulin. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut terkait manfaat durian yang satu ini. Sebelum makan durian untuk mendapatkan manfaat ini, konsultasikan dulu dengan dokter Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit