Apakah Boleh Minum Obat Pencahar Demi Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mengurangi berat badan dapat dilakukan dengan banyak cara, utamanya adalah menerapkan pola makan sehat dan olahraga. Namun, ada juga yang memilih jalan pintas dengan minum obat pencahar (pereda sembelit). Banyak asumsi yang mengatakan jika obat ini dapat membuat berat badan berkurang. Namun, amankah jika dilakukan?

Kenapa obat ini digunakan untuk menurunkan berat badan?

Obat pencahar (laksatif) digunakan untuk mengobati sembelit dengan mengencerkan feses dan memebantu mendorongnya keluar dari tubuh. Namun, berdasarkan studi yang diterbitkan pada jurnal Pediatrics menunjukkan bahwa 10,5% wanita usia 23 hingga 25 tahun menggunakan obat ini untuk menurunkan berat badan mereka.

Namun, atas dasar apa obat ini jadi tren untuk mengurangi berat badan? Menurut penelitian, ada beberapa jenis obat sembelit yang bekerja dengan menarik air dari tubuh ke usus. Ini memungkinkan feses menyerap lebih banyak air supaya feses lebih lancar dikeluarkan. Nah, berkurangnya air dalam tubuh inilah yang menyebabkan berat badan relatif berkurang.

Obat pencahar bikin berat badan berkurang, tapi…

Meski demikian, belum ada satu pun penelitian yang menyetujui penggunaanya untuk mengurangi berat badan. Sebaliknya, periset menegaskan bahwa menurunkan berat badan dengan minum obat pencahar bukan cara yang efektif. Kenapa? Berikut beberapa alasannya.

1. Dapat menyebabkan dehidrasi

Fungsinya untuk melunakkan feses yang keras membutuhkan banyak cairan di dalam tubuh. Setelah feses lunak, cairan tersebut akan ikut terbuang. Jika Anda tidak minum banyak cairan, maka Anda berisiko alami dehidrasi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sakit kepala, urine berubah warna dan lebih sedikit keluar, merasa sangat haus, tubuh lemah, kulit kering, dan pusing.

2. Obat pencahar tidak menghilangkan lemak tubuh

Turunnya berat badan menandakan bahwa lemak tubuh berkurang jumlahnya. Ini berbeda dengan efek laksatif yang Anda minum. Meski berat badan menurun, lemak dalam tubuh tetap ada. Hanya kadar air saja yang berkurang.

Berat badan yang berkurang bukan dari lemak, melainkan dari kadar air. Jadi, berat badan yang turun hanya bersifat sementara. Jika asupan cairan kembali terpenuhi, berat badan akan kembali ke angka semula.

3. Elektrolit dalam tubuh tidak seimbang

Elektrolit adalah zat yang larut dalam air dan berfungsi untuk membantu sel dan jaringan bekerja secara normal. Contoh elektrolit tubuh, antara lain klorida, natrium, kalium, magnesium, kalsium, dan fosfat.

Obat sembelit dapat menyebabkan beberapa elektrolit dalam tubuh hilang sehingga jumlahnya tidak seimbang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kejang, kebingungan, dan koma. Semua kondisi tersebut adalah efek samping berbahaya dari penyalahgunaan obat sembelit.

4. Menyebabkan efek samping berbahaya jika digunakan jangka panjang

Penggunaan obat sembelit untuk mengurangi berat badan memang terbilang praktid. Namun, akan ada banyak efek samping negatif pafa kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Kerusakan sistem pencernaan. Fungsi pencernaan dan pankreas bisa terganggu jika obat pencahar terus dikonsumsi ketika sedang tidak sembelit.
  • Kerusakan hati dan ginjal. Sama seperti obat lainnya, jika tidak digunakan cengan tepat, kemungkinan fungsi hati dan ginjal akan jadi menurun. Lama-lama hati dan ginjal akan rusak dan akan lebih sulit diobati.
  • Rhabdomyolysis. Obat pencahar dapat menginduksi rhabdomyolysis, sehingga menyebabkan kerusakan jaringan otot dan pelepasan protein berbahaya ke dalam aliran darah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 14 menit

Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan foto Adele yang terlihat langsing di akun Instagramnya. Nyatanya, penyanyi terkenal ini menjalani sirtfood diet.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berita Luar Negeri, Berita 12/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Aman Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Mengatasi sembelit pada ibu hamil tidak boleh sembarangan. Apalagi dalam menggunakan obat susah BAB untuk ibu hamil. Lihat cara amannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Sembelit (Konstipasi), Health Centers 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
pembagian porsi makan

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit
diet south beach

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . Waktu baca 5 menit