5 Penyakit Kronis Ini Mengintai Pria dan Wanita Dengan Cara yang Berbeda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14/11/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tak hanya dari segi fisik saja, nyatanya beberapa penyakit yang menyerang pria dan wanita juga menimbulkan efek yang berbeda. Ya, dampak dari penyakit kronis yang terjadi pada pria maupun bisa sangat jauh berbeda. Hal ini juga bisa memengaruhi keparahan dari penyakit kronis yang diderita. Lantas, jenis penyakit apa saja yang memiliki cara kerja dan pengaruh yang berbeda pada wanita dan pria?

Berbagai penyakit kronis

1. Stroke

Data dari Kemenkes RI menunjukkan bahwa sekitar 8 dari 1000 orang penduduk Indonesia terserang stroke. Bahkan, setiap tujuh orang yang meninggal, maka satu diantaranya dikarenakan oleh penyakit kronis ini. Umumnya, faktor risiko stroke tidak berbeda antara wanita dengan pria.

Hanya saja, ada segelintir faktor yang terjadi pada wanita, tapi tidak dialami oleh pria. Misalnya seperti konsumsi pil KB, kehamilan, penggunaan terapi penggantian hormon, hingga penumpukan lemak di pinggang. Alasan-alasan tersebut yang memperkuat mengapa kebanyakan kasus stroke menimpa wanita dibandingkan dengan pria.

2. Penyakit jantung

penyakit terbanyak di Indonesia

Menurut data survei sample registration system (SIRS), penyakit jantung menduduki peringkat teratas sebagai salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia setelah stroke. Namun, pria punya risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung di usia muda ketimbang wanita.

Penyakit jantung pada wanita biasanya muncul lebih lambat karena pengaruh proteksi dari hormon estrogen. Hormon ini dapat menjaga kadar kolesterol wanita sehingga menurunkan faktor risiko utama penyakit jantung. Perbedaan bentuk tubuh juga menjadi faktor penentu selanjutnya.

Wanita umumnya memiliki tubuh berbentuk buah pir, dengan penumpukan lemak yang banyak terjadi di area pinggul dan paha. Sementara pria seringnya memiliki bentuk tubuh seperti apel, sehingga lemak banyak menumpuk di bagian tengah tubuh. Inilah mengapa risiko penyakit jantung pada pria lebih besar.

Mehran Movassaghi MD, seorang ahli urologi dan spesialis kesehatan pria di Providence Saint John’s Health Center in Santa Monica, California, turut menambahkan hal ini. Menurutnya, wanita pasca menopause biasanya mengalami perubahan yang tidak normal pada bentuk otot jantung, yang dikenal sebagai kardiomiopati takotsubo. Kondisi ini tentu kecil kemungkinannya untuk dialami pria karena tidak mendapatkan menopause.

3. Osteoporosis

makan gula bisa osteoporosis

Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, osteoporosis adalah penyakit kronis menyerang pria dan wanita di kelompok usia lanjut. Namun, sudah tahukah Anda kalau wanita punya risiko yang lebih besar daripada pria? Ini karena hormon estrogen yang bertugas memberikan efek perlindungan terhadap kepadatan tulang, akan berangsur-angsur menurun saat memasuki masa menopause.

Akibatnya, tulang pun kehilangan kepadatan yang membuatnya mudah rapuh, tutur Michael Guma, DO, selaku ahli reumatologi di North Arlington, New Jersey. Selain itu, struktur tulang wanita yang lebih kecil daripada pria juga menjadi faktor penyebab osteoporosis lainnya.

4. Diabetes

merawat anak diabetes di sekolah

Penyakit kronis yang menimbulkan dampak yang berbeda pada pria dan wanita adalah diabetes. Mengutip dari laman Berita Satu, hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa risiko obesitas lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria.

Secara tidak langsung, peningkatan angka kejadian obesitas pada wanita, turut menyumbang kenaikan risiko wanita mengalami penyakit diabetes mellitus.

5. Kanker kulit

ciri kanker kulit pada anak kanker kulit melanoma

Kanker kulit sebenarnya dapat dialami oleh semua kelompok usia dan jenis kelamin. Meski begitu, pria ternyata punya kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengalami penyakit kronis ini ketimbang wanita.

Menurut Jerome Garden, M.D, sebagai direktur dari Physicians Laser and Dermatology Institute di Chicago, Amerika Serikat, pria lebih sering berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Entah untuk bekerja maupun melakukan aktivitas lainnya.

Terlebih, pria cenderung tidak acuh dengan penggunaan tabir surya atau alat pelindung kulit lainnya. Berbeda dengan wanita yang lebih aktif melakukan perawatan ini itu demi mendapatkan kulit impian. Lokasi serangan kanker kulit pada pria dan wanita pun berbeda. Kepala dan telinga merupakan beberapa sasaran kanker kulit yang dialami pria, sementara wanita lebih sering mengalaminya di kaki.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Wanita Lebih Sering Terkena Masalah Gigi Dibandingkan Pria, Ini Sebabnya

Masalah gigi dan gusi dapat terjadi pada siapa saja, tapi wanita ternyata lebih sering mengalaminya dibandingkan pria. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 18/09/2019 . Waktu baca 3 menit

7 Gejala Maag Kronis yang Bisa Kambuh Sewaktu-waktu

Maag bisa digolongkan menjadi dua kondisi, yakni kronis dan akut. Lantas, apa saja ciri-ciri yang menandakan gejala penyakit maag kronis? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gastritis, Health Centers 19/07/2019 . Waktu baca 8 menit

Mengapa Ada Pasien yang Justru Terlihat Membaik Sebelum Meninggal?

Pasien yang sangat lemah atau hilang kesadaran bisa tiba-tiba sembuh dan membaik sebelum meninggal. Apa ada penjelasan ilmiahnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, dari Dengkuran di Malam Hari Bisa Sebabkan Penyakit Jantung Pada Wanita

Wanita yang mengidap penyakit sleep apnea ternyata lebih rentan terkena penyakit jantung. Mari simak bahaya sleep apnea terhadap jantung wanita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/04/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pola hidup sehat untuk penderita asma

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Harus Dijalani Penderita Asma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 08/12/2019 . Waktu baca 6 menit
kanker tenggorokan stadium 4

Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . Waktu baca 6 menit
sakit kronis memengaruhi hubungan

Apa Pengaruh Penyakit Kronis Pada Kehidupan Seks Seseorang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25/09/2019 . Waktu baca 4 menit
contoh penyakit kronis adalah

Punya Dua Penyakit Kronis Sekaligus, Mana yang Pengobatannya Harus Didahulukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22/09/2019 . Waktu baca 4 menit