Bukan Penyakit Baru, Kanker Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Nenek Moyang

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Banyak orang mengira kalau kanker adalah penyakit yang baru muncul akibat pola hidup yang tidak sehat. Namun sebenarnya, kanker sudah ada sejak zaman nenek moyang, lho. Penasaran dengan asal usul kanker sampai ditemukan pengobatannya? Baca terus ulasan berikut ini, ya.

Asal usul kanker

jenis sel kanker

Karena hidup di zaman serba modern, Anda mungkin menganggap kanker sebagai penyakit modern. Ya, banyak orang berpikir kalau penyakit kanker baru terjadi akhir-akhir ini sebagai dampak pola hidup yang tak sehat. Misalnya saja, merokok, makan makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, hingga kebiasaan malas bergerak.

Padahal kenyataannya, penyakit kanker bukanlah penyakit baru. Dilansir dari Verywell, kata “kanker” itu sendiri diciptakan oleh Hipocrates, seorang Bapak Kedokteran asal Yunani.

Hippocrates menggunakan kata carcinos dan carcinoma untuk menggambarkan borok (ulcer) yang mirip tumor. Meskipun Hippocrates yang lebih awal menemukan kata “kanker”, tapi sebenarnya penyakit kanker sudah ada jauh lebih awal sebelum ia hidup.

Ternyata, penyebab kanker sudah diperkirakan oleh para ahli sejak dulu

gejala kanker paru

Pada zaman Yunani Kuno, Hippocrates meyakini bahwa asal usul kanker terjadi akibat empat cairan dalam tubuh yang tak seimbang. Empat cairan tersebut adalah darah, lendir, cairan empedu kuning, dan cairan empedu hitam.

Hippocrates berpendapat bahwa kelebihan cairan empedu hitam dalam tubuh dapat memicu pertumbuhan kanker. Namun, ada pula yang menganggap bahwa asal usul kanker disebabkan oleh campur tangan dewa.

Seiring berkembangnya zaman, para ahli yang hidup di abad ke-18 menyebutkan bahwa ada tiga hal yang kemungkinan menjadi penyebab kanker, yaitu:

  • Pertama, kejadian kanker payudara pada biarawati disebabkan oleh hormon tubuh yang tidak seimbang.
  • Kedua, kejadian kanker testis banyak terjadi pada pekerja pembersih cerobong asap di London. Kejadian ini diduga terjadi akibat pekerja terkena asap yang mengandung banyak zat kimia beracun.
  • Ketiga, para ahli menemukan adanya hubungan antara tembakau dengan kanker. Mereka sepakat bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Seperti apa pengobatan kanker pada zaman dahulu?

efek samping operasi kanker usus besar

Beberapa orang masih mempercayai mitos kanker yang telanjur menjamur di masyarakat. Salah satunya adalah anggapan bahwa kanker merupakan penyakit kutukan dan tidak dapat disembuhkan.

Faktanya, penyakit kanker bisa dicegah, diobati, dan bahkan disembuhkan jika diketahui sedini mungkin. Terlebih lagi, hal ini nyatanya sudah dilakukan oleh nenek moyang sejak zaman dahulu kala.

Sejak awal ditemukannya penyakit kanker pada tahun 1500 sebelum Masehi, nenek moyang mengobati tumor payudara dengan cara kauterisasi. Kauterisasi adalah proses menghancurkan jaringan tumor payudara dengan alat panas yang disebut sebagai bor api.

Pada tahun 1880, para ahli menemukan prosedur mastektomi atau operasi pengangkatan payudara untuk mengobati tumor payudara. Sejak saat itu, perkembangan dunia medis terus dilakukan untuk mencari pengobatan kanker lainnya.

Pada tahun 1901, Wilhelm Conrad Roentgen berhasil menemukan terapi radiasi sinar X untuk mengobati kanker. Buktinya, sebanyak dua pasien kanker kulit asal Rusia berhasil diobati dengan terapi radiasi.

Sementara itu, prosedur kemoterapi baru ditemukan pada tahun 1950. Metode ini dilakukan dengan cara merusak DNA dan menghancurkan sel kanker. Prosedur ini dapat meningkatkan kesembuhan pasien kanker hingga 33 persen.

Metode kemoterapi ini masih diandalkan hingga sekarang untuk menyembuhkan kanker.

Baca Juga:

Sumber