Efek Samping Statin atau Obat Penurun Kolesterol yang Mungkin Terjadi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Statin dikenal sebagai obat penurun kolesterol. Orang dengan keluhan kolesterol tinggi mungkin mengandalkan statin untuk dapat mengontrol kadar kolesterolnya. Namun, menjadi ketergantungan dengan statin tentu tidak baik. Hal ini bisa menyebabkan Anda mengalami efek samping statin. Apa saja?

Apa itu statin?

Statin merupakan obat penurun kolesterol. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi kerja enzim yang digunakan tubuh dalam menghasilkan kolesterol di hati. Perlu Anda ketahui bahwa sekitar 75% kolesterol tubuh dihasilkan oleh hati.

Banyak jenis obat statin yang bisa Anda dapatkan, seperti atorvastatin, fluvastatin, lovastatinpravastatin, rosuvastatin, dan simvastatin. Umumnya, mereka bekerja dengan cara yang sama dan menawarkan tingkat efektivitas yang sama dalam menurunkan kolesterol. Namun, beberapa jenis obat statin mungkin bisa bekerja lebih baik dibandingkan dengan obat statin jenis lainnya.

Apa manfaat statin?

Umumnya, statin bekerja dengan baik dalam membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (kolesterol LDL) dalam darah. Hal ini tentu dapat menurunkan risiko Anda mengalami penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Tak hanya itu, statin juga bisa membantu Anda dalam menstabilkan lapisan pembuluh darah dan membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga penurunan tekanan darah bisa terjadi. Penelitian juga menunjukkan bahwa statin dapat membantu mengurangi risiko penyempitan pembuluh darah dan membantu melawan peradangan pada pembuluh darah.

Apa saja efek samping statin?

Walaupun memang statin memberikan manfaat bagi kesehatan Anda, namun statin juga bisa menimbulkan efek samping. Efek samping statin mungkin tidak dialami oleh semua orang yang mengambil statin, tapi risiko Anda mengalami efek samping statin bisa meningkat jika Anda mengambil statin dalam jumlah banyak, mempunyai penyakit ginjal atau hati, atau mempunyai postur tubuh yang kecil. Wanita dan lansia (lebih dari 65 tahun) juga mempunyai risiko mengalami efek samping statin lebih tinggi.

Beberapa efek samping statin yang bisa Anda alami adalah:

Kerusakan dan nyeri otot

Nyeri otot mungkin umum dialami oleh Anda yang menggunakan statin. Nyeri otot ini bisa terjadi dalam tingkat yang ringan sampai sangat parah hingga mengganggu aktivitas Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang menggunakan statin dapat mengembangkan nyeri otot pada tingkat yang sama dengan orang yang menggunakan plasebo. Nyeri otot mungkin akan lebih ringan jika Anda beralih ke jenis statin yang berbeda. Anda mungkin harus menemukan jenis obat statin yang cocok dengan Anda.

Statin juga dapat menyebabkan kerusakan otot yang disebut rhabdomyolysis, jika penggunaannya dikombinasikan dengan obat tertentu atau jika Anda menggunakan statin dalam dosis tinggi. Namun begitu, rhabdomyolysis karena statin sangat jarang terjadi. Jika terjadi, rhabdomyolysis dapat menyebabkan nyeri otot yang parah, kerusakan hati, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Kerusakan hati

Penggunaan statin dapat menyebabkan peningkatan kadar enzim yang menandakan peradangan hati. Jika peningkatan yang terjadi masih dalam tingkat yang ringan, Anda bisa terus menggunakan statin tersebut. Namun, jika menyebabkan peningkatan yang parah, Anda mungkin bisa mencoba statin dalam jenis yang berbeda. Tapi, biasanya ini jarang terjadi.

Dampak pada otak

Beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengalami hilang ingatan atau kebingungan setelah mengambil statin. Dan, efek ini berkurang setelah mereka berhenti meminumnya. Namun, penelitian untuk membuktikan hal tersebut masih terbatas. Sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami kebingungan atau hilang ingatan setelah mengambil statin.

Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Kadar gula darah Anda mungkin meningkat saat Anda menggunakan statin, sehingga bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Namun, teori lain juga mengatakan bahwa statin dapat mencegah serangan jantung pada penderita diabetes. Artinya, penggunaan statin pada penderita diabetes aman saja dilakukan. Ya, hubungan antara statin dengan diabetes tipe 2 masih belum jelas. Manfaat dari statin mungkin masih lebih besar dibandingkan efeknya terhadap kenaikan gula darah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Mudah Turunkan Kolesterol Buat Orang Kantoran

Kadar kolestrol tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Bagi orang kantoran yang ingin menurunkan kolesterol, ikuti tipsnya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

7 Hal Tak Terduga yang Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi tidak cuma penyakit orang tua dan orang gemuk. Anak muda yang kurus juga bisa kena, tapi penyebab kolesterol tinggi mereka mungkin beda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Nutrisi, Hidup Sehat 02/07/2019

Apa Keunggulan Telur Omega 3 Dibanding Telur Biasa?

Selain diperkaya dengan tambahan omega 3, telur spesial ini punya keunggulan lainnya ketimbang telur ayam biasa. Penasaran?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz
Nutrisi, Hidup Sehat 29/06/2019

Jangan Sampai Kena Serangan Jantung Kedua Kali, Begini Cara Tepat Mencegahnya

Serangan jantung yang kedua dapat terjadi apabila Anda tidak menjauhi pemicunya. Nah, bagaimana ya cara mencegah kondisi ini kembali muncul?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
diet vegetarian menurunkan risiko stroke

Diet Vegetarian Dapat Menurunkan Risiko Jenis Stroke Tertentu

Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020
alpukat untuk kolesterol

Cara Alpukat Melawan Kolesterol Jahat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 12/12/2019
menjaga kolesterol normal

5 Bukti Menjaga Kadar Kolesterol Normal Itu Tak Sesulit yang Dibayangkan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2019