Cara Menentukan Ukuran Kondom yang Tepat untuk Anda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Ada beragam manfaat berhubungan seks menggunakan kondom, termasuk mencegah penularan penyakit seksual dan mencegah kehamilan. Sayangnya, banyak orang yang kurang perhatian saat menentukan ukuran kondom yang sesuai. Padahal, ketepatan penggunaan ukuran kondom yang sesuai dengan ukuran penis sangat penting untuk menentukan efektivitas dari kondom itu sendiri. Lalu, bagaimana cara mengetahui ukuran kondom yang tepat?

Sebelum menentukan ukuran kondom, ukur penis terlebih dahulu

Untuk mengetahui ukuran kondom yang pas dengan yang Anda gunakan, Anda perlu mengukur penis Anda terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan penggaris atau tali pengukur pakaian untuk mengukur seberapa panjang penis Anda.

Namun, pastikan Anda mengukurnya saat penis ereksi. Hal ini disebabkan, saat penis tidak ereksi, Anda mungkin akan mengukur penis pada ukuran terkecilnya.

Saat Anda mengukur penis Anda, pastikan Anda mengetahui panjang, lebar dan ketebalan penis. Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan saat mengukur penis.

1. Mengukur panjang penis

Anda bisa meletakkan penggaris di samping penis Anda yang sedang ereksi. Lalu tempelkan penggaris dari pangkal tulang kemaluan hingga maksimal. Sering kali pangkal tulang kemaluan jadi tidak terlihat karena tersembunyi oleh lemak. Lalu, ukur penis dari pangkal hingga ujung.

2. Mengukur ketebalan penis

Saat ingin mengukur tebal penis, Anda bisa menggunakan tali pengukur. Lalu, balutkan tali pengukur tersebut pada bagian penis yang paling tebal. Jika sudah, tandai alat pengukur tersebut jika sudah selesai. Angka yang Anda dapatkan adalah tebal dari penis Anda.

3. Mengukur lebar penis

Jika Anda ingin mengukur lebar penis, Anda bisa melakukan hal ini dengan hasil yang Anda dapatkan dari mengukur tebal penis. Angka dari tebal penis yang Anda dapatkan dapat dibagi dengan 3.14. Hasil pembagian itu adalah ukuran lebar penis Anda.

Apa saja ukuran kondom yang tersedia di pasaran?

Jika Anda sudah mengetahui ukuran penis Anda, mungkin Anda akan lebih mudah menentukan ukuran kondom yang sesuai. Berdasarkan sebuah pernyataan yang dimuat pada Planned Parenthood, pada dasarnya kondom terbuat dari bahan yang bisa melar. Artinya, satu ukuran kondom bisa digunakan untuk berbagai ukuran penis.

Namun, tentu ada kondom yang terasa pas dan nyaman saat Anda gunakan. Ada pula ukuran kondom yang terlalu sempit atau terlalu besar sehingga mengganggu Anda saat berhubungan seksual dengan pasangan.

Untuk menemukan ukuran kondom yang tepat, Anda bisa membeli semua ukuran terlebih dahulu. Biasanya, ukuran yang dijual di pasaran berupa Extra Small (XS) atau sangat kecil, Small (S) atau kecil, Regular (R) atau sedang, Large (L) atau besar, dan Extra Large (XL) atau sangat besar.

Sebenarnya, tidak ada yang bisa menentukan kondom yang tepat untuk Anda, jika bukan Anda sendiri. Namun, secara umum, berikut adalah daftar ukuran kondom yang bisa Anda gunakan berdasarkan ketebalan penis.

  • Penis dengan ketebalan kurang dari 12 sentimeter (cm) sebaiknya menggunakan ukuran kecil.
  • Penis dengan ketebalan 12-13 cm sebaiknya menggunakan ukuran reguler.
  • Penis dengan ketebalan 13-15 cm sebaiknya menggunakan ukuran besar.

Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan jika tanda ukuran kondom salah yang tampak dari kondom tidak pas, berpindah, melorot, dan sebagainya. Jika hal ini terjadi, berarti Anda menggunakan kondom yang terlalu besar untuk penis Anda. Sebaliknya, jika kondom terlalu sempit, menandakan Anda menggunakan kondom yang terlalu kecil.  

Contoh ukuran kondom:

  • Ukuran kecil (small) biasanya memiliki lebar 4,8 cm dan panjang 16 cm.
  • Ukuran sedang (regular) biasanya memiliki lebar 5,2 cm dan panjang 19,5 cm.
  • Ukuran besar (large) biasanya memiliki lebar 5,4 cm dan panjang 20 cm.

Bagaimana jika ukuran kondom tidak pas?

Anda sebenarnya tidak perlu khawatir, karena seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kondom terbuat dari bahan yang elastis. Dengan begitu, kondom bisa melar menyesuaikan dengan ukuran penis Anda. Akan tetapi, tentu Anda kondom yang benar-benar terasa pas dan nyaman bagi Anda, dan ada pula yang tidak.

Saat Anda menggunakan kondom yang tepat, alat kontrasepsi ini akan ampuh membantu Anda mencegah kehamilan dan penularan penyakit kelamin. Maka itu, jangan menggunakan sembarang kondom jika ingin menemukan kondom yang tepat.

Jika Anda ternyata menggunakan kondom yang terlalu sempit, Anda pasti merasakan rasa sakit, tidak nyaman, bahkan kondom berpotensi robek atau rusak.

Sementara itu, jikka kondom memiliki ukuran yang lebih besar daripada penis Anda, kondom akan cenderung melorot atau mudah lepas saat digunakan. Hal ini bisa mengurangi efektivitas kondom bagi Anda dan pasangan yang sedang berhubungan seksual.

Ada pula risiko lain yang mungkin Anda alami jika ukuran yang Anda gunakan tidak sesuai atau pas, misalnya:

  • Jika terlalu longgar, Anda berisiko mengalami kondom tertinggal di dalam vagina dan menyebabkan infeksi.
  • Jika ukuran kondom terlalu kecil dan ketat ketika dipakai, kondom bisa menyebabkan penyumbatan darah pada penis, karena aliran darah dari dan menuju penis tidak lancar.
  • Kondom yang ukurannya terlalu besar, akan meningkatkan risiko Anda tertular atau menulari penyakit kelamin kepada pasangan.
  • Anda juga menjadi lebih rentan terkena HIV dan AIDS atau herpes.

Hal lain yang bisa dipertimbangkan saat membeli kondom

Selain sesuai dengan ukuran penis, ada hal lain yang sebaiknya menjadi pertimbangan Anda dalam menentukan ukuran kondom. Mulai dari bahan, desain, hingga pelumas.

Bahan kondom

Bahan kondom bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi Anda saat memilih kondom. Biasanya, bahan kondom yang paling sering digunakan adalah lateks, polyutrethane, polyisoprene, dan lambskin. Anda bisa menggunakan kondom dengan berbagai bahan yang berbeda sebagai percobaan, sehingga Anda bisa memilih kondom yang paling nyaman untuk Anda.

Desain kondom

Desain kondom juga salah satu hal yang menjadi salah satu faktor pertimbangan Anda dalam memilih kondom. Kondom tersedia dalam berbagai jenis, baik tekstur dan bentuk yang berbeda. Untuk mengetahui bentuk dan tekstur dari kondom yang mungkin Anda suka, Anda mungkin bisa eksplor berbagai desain kondom sebelum menentukan preferensi Anda.

Pelumas untuk kondom

Ada beberapa merek kondom tertentu yang memiliki pelumas yang sudah menjadi satu paket dengan kondom. Hal ini mungkin bisa menjadi pertimbangan saat hendak membeli kondom. Jika Anda lebih suka dengan kondom yang sudah dilengkapi dengan pelumas, tentu Anda akan lebih suka dengan jenis kondom yang satu ini.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 5, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 12, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca