home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kondom Juga Ternyata Bisa Kedaluwarsa. Seperti Ini Ciri-cirinya

Kondom Juga Ternyata Bisa Kedaluwarsa. Seperti Ini Ciri-cirinya

Seperti halnya makanan, ternyata kondom juga ada tanggal kedaluwarsanya. Biasanya tanggal kedaluwarsa (expiration date) kondom tercantum pada kemasannya. Akan tetapi, mungkin saja tanggal yang dicantumkan sudah pudar sehingga sulit dibaca. Bisa juga terjadi kesalahan pada proses produksi sehingga informasi kedaluwarsanya tidak sesuai. Untuk menghindari risiko berhubungan seks menggunakan alat kontrasepsi yang sudah tidak layak lagi, langsung simak berbagai ciri kondom kedaluwarsa berikut ini.

Berapa lama umur simpan kondom yang aman?

Setiap jenis kondom memiliki daya simpan yang berbeda-beda, tergantung pada bahan dasar dan kemasannya. Namun, secara umum kondom bisa disimpan selama dua hingga lima tahun setelah kondom diproduksi. Ingat, daya simpan ini berlaku sejak kondom dibuat di pabrik, bukan sejak Anda membeli kondom dari toko. Maka, cara paling tepat dan efektif untuk mengetahui umur simpannya adalah memeriksa tanggal kedaluwarsa pada setiap kemasan kondom.

Anda dianjurkan untuk memerhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli kondom. Jangan membeli kondom yang tidak ada informasi tanggal produksi maupun kedaluwarsanya. Jika kondom yang Anda miliki sudah melampaui batas kedaluwarsa, segera buang dan jangan dipakai.

Ciri-ciri kondom kedaluwarsa

Bila kondom yang sudah terlanjur Anda beli tidak ada tanggal expired-nya, buka kemasan dan perhatikan kondom Anda. Kalau tekstur kondom tersebut terasa kering dan kaku, itu berarti kondom sudah tidak layak pakai.

Namun, jika Anda membeli kondom yang mengandung spermisida atau lubrikan, biasanya teksturnya justru terasa lengket. Seolah-olah permukaannya saling menempel dan sulit diurai. Ini artinya kondom tersebut telah kedaluwarsa.

Dalam beberapa kasus, kemasan kondom juga bisa mengindikasikan apakah kondom Anda masih layak digunakan. Setiap kemasan kondom baru yang masih bagus seharusnya terasa sedikit menggembung karena udara yang melindungi kondom dalam plastik atau kertas timah. Kalau kemasan kondom terasa kempes, berarti udara di dalam kemasan sudah bocor. Besar kemungkinan kondom di dalamnya sudah rusak dan tak layak pakai. Buang dan ganti dengan kondom baru yang kemasannya masih bagus.

Mengapa tidak boleh pakai kondom kedaluwarsa?

Kondom dibuat dari bahan yang rentan kerusakan seiring berjalannya waktu. Ada kondom yang terbuat dari lateks (getah karet) dan ada juga yang bahan dasarnya poliuretan (plastik sintetis). Bahan-bahan tersebut bisa mengalami degradasi atau kehancuran secara alami.

Bayangkan kantong plastik belanja yang didiamkan selama bertahun-tahun. Lama-lama plastik tersebut akan hancur dan berlubang, meskipun Anda tidak menggunakannya. Hal ini jugalah yang akan terjadi pada kondom kedaluwarsa.

Meskipun belum hancur dan berlubang, ketahanan kondom yang sudah expired sudah sangat jauh berkurang. Akibatnya kondom jadi mudah robek dan bocor ketika digunakan untuk berhubungan seks.

Bahaya pakai kondom kedaluwarsa

Bila Anda nekat menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa, ada berbagai risiko yang mungkin muncul. Kondom yang robek berisiko menyebabkan penularan penyakit kelamin seperti gonore, klamidia, hepatitis, hingga HIV/ AIDS. Di samping penularan penyakit, pasangan juga mungkin jadi hamil. Ingat, masih jauh lebih murah beli kondom baru daripada nantinya harus mengeluarkan banyak uang untuk mengobati penyakit.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Condom Expiration Dates. http://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/condom-expiration-dates Diakses pada 22 Maret 2017.

How Can You Tell If A Condom Is Expired? http://kidshealth.org/en/teens/condom-check.html Diakses pada 22 Maret 2017.

Latex rubber condoms: predicting and extending shelf life.  https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8706440 Diakses pada 22 Maret 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 11/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x