Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kelompok peneliti farmasi Universitas Brawijaya melakukan analisis atau tinjauan pustaka sistematis dalam upaya mengetahui potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau. 

Ketua studi tersebut, Oktavia Eka Puspita, memaparkan hasil temuan timnya dalam sebuah diskusi Kamis (4/2/2021). 

Apakah hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) dapat mengurangi dampak buruk merokok?

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau

Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) adalah hasil tembakau yang dibuat dari daun tembakau selain cigaret, cerutu, rokok daun, dan tembakau iris. HPTL dibuat dengan cara lain sesuai perkembangan teknologi dan selera konsumen. Beberapa caranya yakni meliputi ekstrak dan esens tembakau, tembakau molasses, tembakau hirup (snuff tobacco), atau tembakau kunyah (chewing tobacco). 

Riset yang dipimpin Oktavia menunjukkan adanya potensi pengurangan dampak buruk dari tembakau dalam HPTL  dibandingkan tembakau dalam bentuk rokok konvensional. 

Studi berjudul Potensi Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) sebagai Produk Alternatif Dalam Upaya Tobacco Harm Reduction adalah penelitian tinjauan pustaka terhadap 30 literatur ilmiah terkait HPTL. 

Kami melakukan peninjauan menggunakan metode systematic literature review untuk mengetahui apakah mungkin HPTL dapat mengurangi risiko kesehatan dibandingkan dengan rokok konvensional,” kata Oktavia ketika memberikan pengantar mengenai hasil studi yang telah dilakukan.

Hasilnya, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan produk tembakau HPTL seperti vape atau tembakau yang dipanaskan (HTP), snus, dan kantong nikotin, memiliki risiko terhadap kesehatan yang lebih rendah dibandingkan rokok konvensional. Ini hasil dari tinjauan pada nilai tanda senyawa hasil pembakaran tembakau (biomarker of exposure/BOE). 

Nilai BOE, tekanan darah, denyut nadi, dan pengaruh terhadap pembuluh darah pada pengguna HPTL lebih rendah dibandingkan pada perokok konvensional.

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa penggunaan HPTL yang tepat dapat berpotensi membantu menurunkan risiko konsumsi nikotin.

Karena itu dalam kesimpulan kedua, peneliti mencatat, produk HPTL dinilai membantu menurunkan frekuensi penggunaan rokok konvensional (smoking reduction).

“Berdasarkan salah satu hasil penelitian, sebagian besar pengguna vape mampu bertahan untuk berhenti merokok dalam 12 bulan,” jelas Oktavia. 

Menurutnya, temuan ini menunjukkan bahwa HPTL dapat digunakan dalam program penurunan frekuensi merokok yang diawasi secara medis.

Perbandingan rokok konvensional dan produk HPTL Vape

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau

Rokok vs vape masih kerap disandingkan untuk dicari tahu mana yang lebih aman atau lebih bahaya dibandingkan yang lainnya.

Meskipun studi di atas menunjukkan adanya potensi pengurangan dampak buruk tembakau dalam produk HPTL, namun produk tersebut tetap mengandung senyawa berbahaya dari tembakau. Misalnya pada cairan vape, terdapat kandungan nikotin, propilen glikol, gliserin, perasa, dan bahan kimia lainnya. Sama seperti rokok, asap vape atau aerosolnya mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Istilah social smoker yaitu sebutan bagi yang hanya merokok saat bersosialisasi. Namun, apa Anda tahu dampak kesehatannya sama saja seperti perokok aktif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Daftar Kandungan Berbahaya Dalam Liquid Vape yang Merusak Kesehatan

Kata siapa vape tidak berbahaya dan mengandung bahan yang aman? Agar tidak keliru, ketahui dulu berbagai kandungan dalam liquid vape berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 16 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Perokok pasif punya bahaya kesehatan yang sama dengan perokok aktif. Jangan tunda lagi, praktikkan cara membersihkan paru-paru untuk perokok pasif berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya vape rokok elektrik

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
perokok pasif wanita mandul

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses pembekuan darah koagulasi

Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit