Rokok Filter vs Kretek: Mana yang Lebih Berbahaya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bagi kebanyakan orang, rokok sudah menjadi kebutuhan pokok keempat setelah sandang, pangan, dan papan meski tahu betul apa bahayanya. Maka itu, pabrik dan produsen rokok mulai menciptakan rokok dengan filter pada awal tahun 1950-an dengan tujuan untuk mengurangi zat-zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Namun benarkah rokok filter lebih aman untuk tubuh dibanding dengan rokok tanpa filter?

Rokok filter terbuat dari apa?

Filter pada umumnya dibuat dari selulosa asetat, yang biasa didapat dari olahan kayu. Materi ini digunakan oleh karena kemampuannya untuk menyaring tar dan nikotin dari rokok.

Satu filter rokok dapat memiliki 12.000 serabut yang terbuat dari selulosa asetat, dan serabut ini dapat ikut terhisap ke dalam paru-paru bersamaan dengan asap rokok.

Selain itu, filter juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena selulosa asetat tidak dapat diurai oleh alam. Diperkirakan bahwa 845.000 ton rokok berfilter dibuang setiap tahunnya. Filter yang tersebar di lautan juga memiliki dampak negatif terhadap makhluk hidup yang mencernanya secara tidak sengaja.

Apa fungsi dari filter rokok?

Filter dapat mengurangi tar dan nikotin secara signifikan dari setiap isapan. Hal ini dipercaya dapat menurunkan efek negatif dari rokok terhadap tubuh.

Kandungan tar yang tinggi pada rokok dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker paru pada perokok. Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa rokok nonfilter dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker paru-paru dibanding yang dengan filter.

Dampak filter rokok bagi tubuh manusia

Walaupun filter selama ini dipercaya dapat menyaring jumlah nikotin dan tar, namun kenyataannya juga berdampak negatif terhadap tubuh kita.

Salah satunya adalah bahwa serabut-serabut pada filter dapat terhirup bersamaan dengan asapnya. Serabut tersebut juga dapat mengandung tar dari asap rokok, yang mengandung zat-zat berbahaya penyebab kanker.

Di samping itu, banyak perokok yang beranggapan bahwa rokok dengan filter jauh lebih aman dibandingkan rokok tanpa filter, sehingga mereka cenderung meningkatkan jumlah rokok yang dikonsumsi per hari.

Perokok filter juga cenderung menghirup asap rokok lebih dalam dibanding perokok non-filter. Maka sebetulnya akan semakin banyak kandungan berbahaya rokok yang terhisap masuk ke dalam paru-paru.

Pada akhirnya, rokok akan tetap memiliki dampak negatif terhadap tubuh manusia, baik dengan atau tanpa filter. Oleh karena itu sebaiknya kita membatasi penggunaan rokok dikarenakan dampak negatif dari rokok terhadap tubuh dan terhadap lingkungan serta membahayakan makhluk hidup di sekitar kita.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Bagaimana bentuk wajah Anda saat berkaca? Apakah posisi mata, telinga, dan bagian muka lainnya sudah tepat atau tidak simetris?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Peneliti farmasi Universitas Brawijaya mencari tahu potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau melalui produk HPTL. Bagaimana hasilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Emfisema

Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) paling umum. Kondisi ini terjadi karena kerusakan kantung udara di paru-paru.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pernapasan, PPOK 8 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Selama ini Anda sudah tahu stroke bisa menyerang otak. Namun, ternyata Anda juga bisa kena serangan stroke mata. Apa itu stroke mata dan apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara berhenti merokok

12 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
obat berhenti merokok

4 Jenis Obat di Apotek untuk Membantu Anda Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
bahaya vape rokok elektrik

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
perokok pasif wanita mandul

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit