Nama Generik: Comfrey

Manfaat

Comfrey untuk apa?

Comfrey adalah tanaman herbal yang biasa digunakan sebagai obat kumur untuk penyakit gusi dan sakit tenggorokan. Comfrey juga bisa dioleskan pada kulit untuk ulkus, luka, radang sendi, memar, rheumatoid arthritis, encok, dan patah tulang.

Namun karena kandungan racunnya yang bisa merusak hati, comfrey tidak disarankan untuk ditelan. Daun, akar, dan batang akar (rimpang) comfrey yang biasa diolah untuk membuat obat mengandung bahan kimia beracun, disebut alkaloid pyrrolizidine (PA).

Jumlah PA yang ditemukan pada akar comfrey lebih tinggi 10 kali lipat dibanding pada daunnya.

Beberapa produk berlabel “common comfrey” atau Symphytum officinale sebenarnya mengandung spesies Symphytum asperum atau “Russian comfrey” (Symphytum x uplandicum. Keduanya adalah jenis tanaman comfrey yang beracun.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa allantoin, zat kimia dalam comfrey, merangsang pembelahan sel dan mempercepat penyembuhan luka.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk comfrey untuk orang dewasa?

Risiko kerusakan hati akibat racun dari comfrey begitu tinggi, sehingga obat herbal ini tidak dianjurkan untuk diminum. Metode pengobatan lainnya seperti krim atau salep oles diperbolehkan karena alkaloid yang terserap oleh kulit bisa langsung dibuang lewat urin. Meski begitu, dosis alkaloid yang diperbolehkan dalam obat krim tidak boleh melebihi 100 microgram (mcg)/hari.

Dosis dari salep herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja comfrey tersedia?

Suplemen herbal ini tersedia dalam bentuk salep.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh comfrey?

Comfrey dapat menyebabkan beberapa efek samping termasuk:

  • Mual, muntah, anoreksia, nyeri perut, hepatomegali, hepatotoksisitas, hepatic adenoma (semua reaksi dari penggunaan oral)
  • Tumor kandung kemih
  • Reaksi hipersensitivitas

Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

 

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi comfrey?

Simpan comfrey di tempat yang sejuk dan kering, jauhkan dari panas dan kelembapan. Jangan menggunakan comfrey selama lebih dari 6 minggu dalam 1 tahun. Jangan gunakan ramuan ini pada kulit yang terluka. Comfrey digunakan hanya untuk pemakaian luar. Pasalnya, penggunaan internal dapat menyebabkan hepatotoksisitas fatal.

Seberapa amankah  comfrey?

Distribusi dan penggunaan suplemen herbal tidak diatur ketat oleh BPOM layaknya obat medis. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanannya. Sebelum menggunakan, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut untuk memastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya.

Comfrey sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan menyusui. Herbal ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak. Comfrey adalah salah satu tanaman yang tidak boleh digunakan oleh orang yang hipersensitif terhadap ramuan ini atau memiliki penyakit hati.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi comfrey?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 7, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 7, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan