Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda diminta untuk menjalani operasi tertentu oleh dokter, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Kebanyakan prosedur medis membutuhkan Anda untuk berpuasa selama beberapa jam menjelang waktu operasi. Kadang, konsumsi obat tertentu tetap dibolehkan di waktu-waktu ini dengan persyaratan tertentu dari dokter. Tapi yang perlu Anda perhatikan adalah, jangan sembarangan minum obat herbal. Sebab, ada beberapa suplemen herbal yang harus Ada hindari menjelang operasi yang jika diminum mungkin dapat meningkatkan risiko komplikasi. Apa saja?

Kenapa tak boleh minum suplemen herbal menjelang operasi?

Banyak orang yang tidak tahu bahwa ada beberapa suplemen herbal yang harus dihindari ketika menjelang operasi. Mereka menganggap kalau semua suplemen herbal tersebut dibuat dari bahan alami, dan tidak menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Namun, faktanya beberapa suplemen herbal justru berbahaya bagi pasien yang akan menjalani tindakan medis tertentu. Masing-masing tanaman menimbulkan efek samping pada tubuh dan hal tersebut dapat mengganggu masa pemulihan setelah selesai operasi. Maka dari itu American Society of Anesthesiologist menyarankan kalau penggunaan suplemen sebaiknya dihentikan 2-3 minggu sebelum operasi medis dilakukan.

Jadi, jangan terkecoh dengan embel-embel alami yang dimiliki suplemen. Memang, tidak semua suplemen buruk bagi tubuh – dan begitu pun sebaliknya. Bila Anda memiliki suatu kondisi medis tertentu dan ingin mengonsumsi suplemen sebagai pendamping obat agar cepat pulih, maka sebaiknya Anda bicarakan dulu pada dokter yang menangani Anda.

Lalu, suplemen herbal apa saja yang harus dihindari menjelang operasi medis?

Menurut Journal of the American Medical Association, ada beberapa ekstrak tanaman herbal yang cukup berbahaya bila dikonsumsi menjelang operasi, karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko komplikasi pasca operasi yang dapat membahayakan. Berikut daftarnya

Suplemen yang dapat menimbulkan masalah perdarahan jika diminum menjelang operasi:

  • Gingko biloba
  • Ginseng
  • Minyak ikan
  • Ekstrak bawang putih
  • Dong quai

Suplemen yang bisa meningkatkan risiko gangguan fungsi jantung jika diminum menjelang operasi

herbal untuk HIV

Apa saja dampak yang ditimbulkan jika mengonsumsi suplemen herbal tersebut menjelang operasi?

Berbagai suplemen yang telah disebutkan sebelumnya sudah terbukti memilki dampak yang kurang baik untuk tubuh pasien operasi. Konsumsi obat-obatan herbal ini menjelang waktu operasi akan menimbulkan beberapa gangguan fungsi tubuh, seperti:

  • Menurunkan kemampuan tubuh untuk menggumpalkan darah. Hal ini akan meimbulkan risiko perdarahan, karena darah pasien tidak dapat membeku dengan cepat
  • Mengencerkan darah, yang berisiko memicu perdarahan hebat selama dan pasca operasi
  • Memperlambat pembekuan darah untuk pemulihan pasca operasi
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti stroke
  • Bekerja bertolak belakang dengan obat medis yang diberikan dokter. Hal ini akan membuat pemulihan Anda akan semakin lama.
  • Menurunkan kadar gula darah (hipoglikemia), contohnya suplemen ekstrak ginseng.

Bagaimana setelah operasi selesai, apakah suplemen herbal tersebut juga harus dihindari?

Beberapa suplemen yang telah disebutkan sebelumnya, juga harus dihindari saat Anda masih dalam masa pemulihan operasi. Biasanya, suplemen ini harus dihindari selama kurang lebih 1-2 minggu setelah operasi. Bila Anda bingung, suplemen apa saja yang harus dihindari setelah menjalani operasi, maka sebaiknya Anda tanyakan pada dokter yang menangani Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit