home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Khasiat Minyak Neroli untuk Kesehatan Tubuh

5 Khasiat Minyak Neroli untuk Kesehatan Tubuh

Minyak neroli adalah minyak yang dihasilkan dari ekstrak bunga pohon jeruk (Citrus aurantium). Minyak ini awalnya dibudidayakan di negara India, Afrika, dan pegunungan Himalaya. Lalu bangsa Spanyol zaman dulu membawa minyak tersebut dan membudidayakannya di Florida, Amerika Serikat.

Minyak neroli mengeluarkan aroma bunga yang manis dan cukup kuat, sehingga tak jarang diolah menjadi parfum. Namun, adakah manfaatnya untuk kesehatan?

Manfaat minyak neroli untuk kesehatan

Selain diproduksi dalam bentuk parfum, minyak neroli juga tersedia dalam bentuk minyak esensial alami yang bisa dioleskan langsung ke kulit atau diteteskan ke medium lain untuk dihirup sebagai aromaterapi. Apa saja manfaatnya untuk kesehatan?

1. Mengurangi peradangan dan nyeri

Sejumlah penelitian berbeda melaporkan bahwa minyak esensial neroli dapat meredakan nyeri dan peradangan. Salah satunya diterbitkan dalam Journal of Natural Medicines yang menunjukkan zat aktif dalam minyak ini bisa mengurangi peradangan kulit akut maupun kronis.

Meski begitu, penelitian-penelitian ini masih bersifat terbatas ujicoba pada tikus lab saja. Belum ada bukti yang cukup kuat untuk membuktikan minyak neroli benar-benar efektif mengobati peradangan kulit pada manusia. Dosis amannya untuk penggunaan manusia pun belum diketahui pasti.

2. Mengurangi stres

Aroma floral yang dihasilkan oleh minyak esensial neroli bisa meredakan stres. Konsentrat neroli kaya akan berbagai kandungan dan senyawa yang mampu memengaruhi hormon, enzim, tekanan darah, dan detak jantung yang kemudian menjernihkan pikiran.

Caranya cukup dengan campurkan 1-2 tetes minyak neroli dengan 1 sdm minyak kelapa atau minyak zaitun. Kemudian oleskan dan pijat lembut pada leher belakang atau seluruh tubuh Anda sebelum tidur untuk membuat tubuh Anda lebih rileks.

Anda juga bisa meneteskan minyak esensial tersebut ke baskom berisi air hangat dan hirup uapnya untuk melemaskan otot-otot yang tegang.

3. Meringankan gejala menopause

Sebuah studi tahun 2014 dari Korea University School of Nursing melaporkan bahwa menghirup minyak esensial neroli bisa membantu meringankan gejala menopause.

Setidaknya 63 wanita usia menopause dalam penelitian tersebut melaporkan bahwa gejala-gejala yang mereka alami mereda setelah 5 hari berturut-turut menghirup minyak neroli daripada kelompok wanita yang menghirup minyak esensial almond.

3. Melawan infeksi

Penelitian asal Pakistan yang diterbitkan dalam Pakistan Journal of Biological Sciences menunjukkan bahwa sifat antioksidan dan antibakteri dari neroli diyakini mampu membunuh 6 jenis bakteri, 2 jenis ragi, dan 3 jenis jamur penyebab infeksi.

Penelitian yang sama terutama melaporkan bahwa minyak ini ampuh melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa.

4. Mengatasi gejala kejang

Sebuah studi tahun 2014 menyebutkan bahwa minyak neroli mengandung zat antikonvulsan yang bisa membantu mengatasi gejala kejang pada pengidap epilepsi dan mencegahnya kambuh kembali.

Meski demikian, penelitian ini baru dilakukan sebatas pada mencit saja. Belum diketahui dengan pasti apakah minya neroli akan memberikan manfaat yang sama pada manusia. Tentu saja dosis efektif dan batas dosis amannya pun belum diketahui.

Bila Anda ingin mencoba pakai minyak neroli di rumah, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap bahan tersebut. Cara mengetahuinya adalah dengan mengoleskan sedikit minyak pada punggung tangan dan tunggu 1×24 jam untuk melihat apakah ada reaksi seperti bengkak kemerahan dan gatal yang muncul pada kulit. Jika tidak, Anda bisa menggunakannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

https://draxe.com/neroli-essential-oil/ Diakses pada 24 Mei 2018.

https://articles.mercola.com/herbal-oils/neroli-oil.aspx  Diakses pada 24 Mei 2018.

 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 06/06/2018
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri