Pijat Refleksi Banyak Manfaatnya, Tapi Tak Semua Orang Boleh Dipijat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pijat refleksi bisa dijadikan pilihan untuk memanjakan diri di sela-sela kesibukan Anda. Berbeda dengan pijat atau urut biasa, pijat refleksi lebih fokus pada titik-titik yang ada di tubuh, terutama pada kaki dan tangan. Titik-titik tubuh tersebut terhubung langsung dengan saraf-saraf organ, sehingga ketika dipijat akan mempengaruhi fungsi organ.

Ada yang bilang pijat refleksi mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Tetapi, sebagian lain mengatakan melakukan pijat ini ada risikonya. Lalu apa saja manfaat dan risiko jika melakukan pijat ini?

Manfaat pijat refleksi bagi kesehatan

Walaupun belum terlalu banyak, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pijat refleksi baik dilakukan dan mempunyai manfaat bagi tubuh. Berikut adalah manfaatnya:

1. Mengurangi tingkat kegelisahan

Sebuah penelitian yang melibatkan kelompok perempuan yang memasuki masa premenopause (yang mempunyai tingkat stres dan depresi yang cukup tinggi) menunjukkan bahwa pijat refleksi dapat membantu kondisi psikologis yang terganggu. Hal ini juga dibuktikan dalam penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2015. Dalam penelitian tersebut pasien yang mendapat pijat refleksi sebelum melakukan operasi varises vena dilaporkan cenderung memiliki kecemasan dan rasa sakit yang rendah selama operasi hingga perawatan berlangsung.

2. Membantu pengobatan kanker

Titik-titik yang ditekan ketika melakukan pijat refleksi mempengaruhi kerja organ atau kelenjar yang ada di dalam tubuh. Hal ini terbukti cukup membantu pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker. Pijat refleksi yang dilakukan pada pasien kanker dapat meningkatkan nafsu makan, mencegah berbagai gangguan pencernaan, mencegah kelelahan dan gangguan tidur, serta menjaga suasana hati.

Sebuah penelitian yang memberikan pijat refleksi pada 87 pasien kanker, menunjukkan adanya peningkatan 100% terhadap kualitas hidup pasien tersebut. Sedangkan studi lain juga menyebutkan bahwa pasien yang melakukan pijat ini cenderung mengalami rasa sakit dan nyeri yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang tidak.

3. Melancarkan peredaran darah

Salah satu titik di telapak kaki berhubungan langsung dengan jantung dan pembuluh darah di tubuh, sehingga saat dilakukan pijat refleksi akan mempengaruhi fungsi jantung. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa melakukan refleksi dapat meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini disebabkan oleh dampak dari tekanan yang diterima saat refleksiologi sama dengan refleks baroreseptor yang ditimbulkan tubuh untuk mengontrol fungsi jantung.

4. Berdampak baik bagi penderita diabetes mellitus tipe 2

Studi yang dilakukan pada tahun 2014 lalu, meneliti hubungan antara pemberian reflexology dengan gejala dan tanda yang dialami oleh para penderita diabetes. Dari penelitian ini diketahui bahwa penderita diabetes yang rutin pijat refleksi memiliki kadar gula darah yang terkontrol serta mengalami gejala dan komplikasi yang lebih sedikit.

5. Meredakan sakit kepala

Sebanyak 220 pasien yang sering mengalami sakit kepala diberikan terapi refleksi selama enam bulan. Kemudian dalam 3 bulan menjalani terapi, 81% pasien mengaku bahwa gejala sakit kepala yang mereka sering alami berkurang dan 19% dari mereka yang selalu mengonsumsi obat penghilang rasa sakit mengungkapkan telah menghentikan penggunaan obat tersebut.

Lalu, siapa saja yang tidak boleh dipijat refleksi?

Sebenarnya terapi refleksi sangat aman untuk dilakukan dan tidak ada dampak yang buruk bagi kesehatan. Namun ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat Anda tidak boleh melakukan pijat refleksi, yaitu:

  • Cedera kaki. Tentu saja saat mengalami cedera, luka, asam urat, atau peradangan di bagian kaki maka sebaiknya Anda tidak melakukan terapi refleksi. Terapi yang Anda lakukan hanya akan membuat cedera Anda bertambah parah.
  • Kehamilan. Terapi refleksi lebih baik dihindari oleh wanita yang sedang hamil, terutama ketika kehamilan masih berada di trimester pertama. Tekanan yang diterima pada telapak kaki akan merangsang kontraksi pada ibu hamil.
  • Memiliki masalah pembekuan darah. Terapi refleksiologi bisa meningkatkan sirkulasi yang kemudian berpotensi mengakibatkan gumpalan darah di daerah jantung dan otak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Menurut penelitian, desahan wanita belum jadi jaminan kalau ia merasa cukup terangsang. Lalu apa artinya? Ini dia jawaban dari para ahli!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Minuman campuran lemon dan madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan imun tubuh, apa saja manfaat campuran lemon dan madu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ilustrasi pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat daun sirih daun sirih merah, rebusan daun sirih, manfaat daun sirih untuk wajah, manfaat daun sirih untuk kewanitaan

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit